From the Guidelines
Pengobatan ITP primer harus dimulai dengan kortikosteroid seperti prednisone dengan dosis 1-2 mg/kg/hari selama 2-4 minggu, diikuti dengan penurunan dosis secara perlahan-lahan 1. Pengobatan ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah trombosit dan mencegah perdarahan. Beberapa pilihan lain untuk pengobatan ITP primer termasuk:
- Intravena immunoglobulin (IVIG) dengan dosis 1 g/kg/hari selama 1-2 hari untuk meningkatkan jumlah trombosit dengan cepat dalam situasi darurat
- Transfusi trombosit untuk memberikan dukungan sementara dalam kasus perdarahan berat
- Terapi kedua seperti agonis reseptor trombopoietin (TPO-RA) seperti eltrombopag (25-75 mg/hari) atau romiplostim (1-10 μg/kg/minggu), rituximab (375 mg/m²/minggu selama 4 minggu), atau splenektomi
Pilihan pengobatan tergantung pada tingkat keparahan perdarahan, jumlah trombosit, usia pasien, komorbiditas, dan profil efek samping obat. Tujuan pengobatan adalah untuk mempertahankan jumlah trombosit di atas 30.000/μL atau lebih tinggi jika ada risiko perdarahan, sambil meminimalkan komplikasi yang terkait dengan pengobatan 1.
Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam pengobatan ITP primer adalah:
- Kortikosteroid dapat menyebabkan efek samping seperti penambahan berat badan, katarak, perubahan mood, hipertensi, dan infeksi
- Penggunaan TPO-RA dapat meningkatkan produksi trombosit dan mengurangi kejadian perdarahan
- Rituximab dapat mengurangi produksi antibodi yang menyebabkan trombositopenia
- Splenektomi dapat menghilangkan sumber utama destruksi trombosit dan produksi antibodi, tetapi memiliki risiko bedah dan infeksi yang lebih tinggi.
Dalam memilih pengobatan, perlu dipertimbangkan kebutuhan dan kondisi individu pasien, serta kemungkinan efek samping dan komplikasi yang terkait dengan pengobatan.
From the FDA Drug Label
Nplate is a prescription medicine used to treat low blood platelet counts (thrombocytopenia) in: adults with immune thrombocytopenia (ITP) when certain medicines or surgery to remove your spleen have not worked well enough The safety and efficacy of Nplate in adults with ITP were assessed in two double-blind, placebo-controlled clinical studies, an open-label single-arm study, and in an open-label extension study Study 1 evaluated patients who had not undergone a splenectomy Study 2 evaluated patients who had undergone a splenectomy
Pengobatan ITP primer dapat menggunakan Nplate (romiplostim) jika pasien telah mencoba pengobatan lain dan tidak berhasil. Nplate digunakan untuk meningkatkan jumlah trombosit dalam darah dan mengurangi risiko perdarahan. Penggunaan Nplate harus diawasi oleh dokter dan dilakukan dengan hati-hati karena dapat menyebabkan efek sampingan.
- Dosis: Nplate diberikan secara subkutan satu kali seminggu.
- Efek sampingan: Nplate dapat menyebabkan efek sampingan seperti sakit kepala, nyeri sendi, dan perdarahan.
- Kontraindikasi: Nplate tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi tertentu, seperti mielodisplasia atau trombositopenia yang disebabkan oleh kondisi lain selain ITP. 2 2 2
From the Research
Pengobatan ITP Primer
Pengobatan ITP primer melibatkan beberapa pilihan terapi, termasuk:
- Corticosteroid, yang merupakan terapi lini pertama yang umum digunakan 3, 4, 5, 6
- Imunoglobulin intravena (IVIG), yang dapat digunakan sebagai terapi lini pertama atau kedua 3, 7, 4
- Anti-RhD imunoglobulin, yang dapat digunakan sebagai terapi lini pertama atau kedua 3, 4
- Agen trombopoietik, yang dapat digunakan sebagai terapi lini kedua atau ketiga 3
- Rituximab, yang dapat digunakan sebagai terapi lini kedua atau ketiga 3, 4
- Splenektomi, yang dapat digunakan sebagai terapi lini kedua atau ketiga 3, 4
Pilihan Terapi
Pilihan terapi untuk ITP primer tergantung pada beberapa faktor, termasuk:
- Tingkat keparahan trombositopenia
- Adanya gejala perdarahan
- Kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan
- Riwayat respons terhadap terapi sebelumnya
Efikasi dan Keamanan
Efikasi dan keamanan dari berbagai pilihan terapi untuk ITP primer telah dipelajari dalam beberapa penelitian, termasuk:
- Penelitian yang menunjukkan bahwa IVIG 2g/kg memiliki efikasi yang lebih baik daripada prednisone 2mg/kg dalam meningkatkan jumlah trombosit pada pasien anak 7
- Penelitian yang menunjukkan bahwa terapi dengan dexamethasone dosis tinggi (HDD) memiliki efikasi yang lebih baik daripada prednisone dalam meningkatkan jumlah trombosit pada pasien dewasa, namun dengan efek sampingan yang lebih sedikit 5