What is the treatment for primary Immune Thrombocytopenic Purpura (ITP)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: May 8, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

From the Guidelines

Pengobatan ITP primer harus dimulai dengan kortikosteroid seperti prednisone dengan dosis 1-2 mg/kg/hari selama 2-4 minggu, diikuti dengan penurunan dosis secara perlahan-lahan 1. Pengobatan ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah trombosit dan mencegah perdarahan. Beberapa pilihan lain untuk pengobatan ITP primer termasuk:

  • Intravena immunoglobulin (IVIG) dengan dosis 1 g/kg/hari selama 1-2 hari untuk meningkatkan jumlah trombosit dengan cepat dalam situasi darurat
  • Transfusi trombosit untuk memberikan dukungan sementara dalam kasus perdarahan berat
  • Terapi kedua seperti agonis reseptor trombopoietin (TPO-RA) seperti eltrombopag (25-75 mg/hari) atau romiplostim (1-10 μg/kg/minggu), rituximab (375 mg/m²/minggu selama 4 minggu), atau splenektomi

Pilihan pengobatan tergantung pada tingkat keparahan perdarahan, jumlah trombosit, usia pasien, komorbiditas, dan profil efek samping obat. Tujuan pengobatan adalah untuk mempertahankan jumlah trombosit di atas 30.000/μL atau lebih tinggi jika ada risiko perdarahan, sambil meminimalkan komplikasi yang terkait dengan pengobatan 1.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam pengobatan ITP primer adalah:

  • Kortikosteroid dapat menyebabkan efek samping seperti penambahan berat badan, katarak, perubahan mood, hipertensi, dan infeksi
  • Penggunaan TPO-RA dapat meningkatkan produksi trombosit dan mengurangi kejadian perdarahan
  • Rituximab dapat mengurangi produksi antibodi yang menyebabkan trombositopenia
  • Splenektomi dapat menghilangkan sumber utama destruksi trombosit dan produksi antibodi, tetapi memiliki risiko bedah dan infeksi yang lebih tinggi.

Dalam memilih pengobatan, perlu dipertimbangkan kebutuhan dan kondisi individu pasien, serta kemungkinan efek samping dan komplikasi yang terkait dengan pengobatan.

From the FDA Drug Label

Nplate is a prescription medicine used to treat low blood platelet counts (thrombocytopenia) in: adults with immune thrombocytopenia (ITP) when certain medicines or surgery to remove your spleen have not worked well enough The safety and efficacy of Nplate in adults with ITP were assessed in two double-blind, placebo-controlled clinical studies, an open-label single-arm study, and in an open-label extension study Study 1 evaluated patients who had not undergone a splenectomy Study 2 evaluated patients who had undergone a splenectomy

Pengobatan ITP primer dapat menggunakan Nplate (romiplostim) jika pasien telah mencoba pengobatan lain dan tidak berhasil. Nplate digunakan untuk meningkatkan jumlah trombosit dalam darah dan mengurangi risiko perdarahan. Penggunaan Nplate harus diawasi oleh dokter dan dilakukan dengan hati-hati karena dapat menyebabkan efek sampingan.

  • Dosis: Nplate diberikan secara subkutan satu kali seminggu.
  • Efek sampingan: Nplate dapat menyebabkan efek sampingan seperti sakit kepala, nyeri sendi, dan perdarahan.
  • Kontraindikasi: Nplate tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi tertentu, seperti mielodisplasia atau trombositopenia yang disebabkan oleh kondisi lain selain ITP. 2 2 2

From the Research

Pengobatan ITP Primer

Pengobatan ITP primer melibatkan beberapa pilihan terapi, termasuk:

  • Corticosteroid, yang merupakan terapi lini pertama yang umum digunakan 3, 4, 5, 6
  • Imunoglobulin intravena (IVIG), yang dapat digunakan sebagai terapi lini pertama atau kedua 3, 7, 4
  • Anti-RhD imunoglobulin, yang dapat digunakan sebagai terapi lini pertama atau kedua 3, 4
  • Agen trombopoietik, yang dapat digunakan sebagai terapi lini kedua atau ketiga 3
  • Rituximab, yang dapat digunakan sebagai terapi lini kedua atau ketiga 3, 4
  • Splenektomi, yang dapat digunakan sebagai terapi lini kedua atau ketiga 3, 4

Pilihan Terapi

Pilihan terapi untuk ITP primer tergantung pada beberapa faktor, termasuk:

  • Tingkat keparahan trombositopenia
  • Adanya gejala perdarahan
  • Kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan
  • Riwayat respons terhadap terapi sebelumnya

Efikasi dan Keamanan

Efikasi dan keamanan dari berbagai pilihan terapi untuk ITP primer telah dipelajari dalam beberapa penelitian, termasuk:

  • Penelitian yang menunjukkan bahwa IVIG 2g/kg memiliki efikasi yang lebih baik daripada prednisone 2mg/kg dalam meningkatkan jumlah trombosit pada pasien anak 7
  • Penelitian yang menunjukkan bahwa terapi dengan dexamethasone dosis tinggi (HDD) memiliki efikasi yang lebih baik daripada prednisone dalam meningkatkan jumlah trombosit pada pasien dewasa, namun dengan efek sampingan yang lebih sedikit 5

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.