What is the significance of the albumin (Albumin) to globulin (Globulin) ratio?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: May 8, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

From the Guidelines

Nilai albumin dan globulin ratio yang normal biasanya berkisar dari 1,2 hingga 2,0, dengan kadar albumin antara 3,5-5,0 g/dL dan kadar globulin antara 2,0-3,5 g/dL. Rasio ini membantu menilai fungsi hati, fungsi ginjal, dan status sistem kekebalan tubuh. Rasio albumin dan globulin yang rendah (di bawah 1,2) mungkin menunjukkan penyakit hati, penyakit ginjal, gangguan autoimun, atau infeksi tertentu, karena produksi albumin menurun sementara kadar globulin meningkat selama peradangan atau respons imun 1. Di sisi lain, rasio albumin dan globulin yang tinggi (di atas 2,0) mungkin menunjukkan kondisi seperti analbuminemia genetik atau hipogammaglobulinemia. Rasio albumin dan globulin sangat berharga karena dapat mendeteksi abnormalitas bahkan ketika kadar protein total tampak normal, membuatnya menjadi alat skrining yang berguna untuk berbagai kondisi kesehatan. Pemantauan teratur rasio ini direkomendasikan untuk pasien dengan kondisi hati atau ginjal kronis untuk melacak kemajuan penyakit dan efektivitas pengobatan 1.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam menilai rasio albumin dan globulin adalah:

  • Kadar albumin yang rendah dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk penyakit hati, penyakit ginjal, dan gangguan autoimun 1.
  • Kadar globulin yang tinggi dapat disebabkan oleh peradangan atau respons imun, serta kondisi lain seperti infeksi atau kanker 1.
  • Rasio albumin dan globulin yang abnormal dapat menunjukkan adanya kondisi kesehatan yang mendasarinya, sehingga penting untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan penyebab pastinya 1.

Dalam praktek klinis, penting untuk memantau rasio albumin dan globulin secara teratur pada pasien dengan kondisi hati atau ginjal kronis untuk melacak kemajuan penyakit dan efektivitas pengobatan 1. Selain itu, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti rasio albumin dan globulin yang abnormal 1.

From the Research

Nilai Albumin dan Globulin Ratio

Nilai albumin dan globulin ratio (AGR) merupakan salah satu parameter yang digunakan untuk menilai kondisi kesehatan seseorang. Berikut beberapa poin penting terkait AGR:

  • AGR dihitung dengan menggunakan rumus: serum albumin (g/L)/[serum total protein (g/L)-serum albumin (g/L)] 2
  • Nilai AGR yang rendah telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit ginjal kronis (CKD) 2
  • Pada pasien dengan kanker lambung metastatik, AGR yang rendah juga terkait dengan hasil yang buruk dalam hal kesintasan dan waktu bebas progresi 3
  • Nilai AGR dapat digunakan sebagai alat prognostik yang berguna dalam menilai kondisi pasien dengan penyakit tertentu, seperti CKD dan kanker lambung metastatik 2, 3

Kaitan dengan Penyakit

AGR juga terkait dengan beberapa penyakit lain, seperti:

  • Penyakit hati kronis, di mana ursodeoxycholic acid (UDCA) dapat digunakan sebagai terapi untuk memperbaiki fungsi hati 4, 5, 6
  • Kanker lambung metastatik, di mana AGR dapat digunakan sebagai alat prognostik untuk menilai hasil pasien 3
  • Penyakit ginjal kronis, di mana AGR dapat digunakan sebagai alat prognostik untuk menilai risiko penyakit 2

Kesimpulan Tidak Diperlukan

Informasi di atas menyajikan beberapa poin penting terkait AGR dan kaitannya dengan beberapa penyakit. Perlu diingat bahwa AGR hanya salah satu parameter yang digunakan dalam menilai kondisi kesehatan seseorang, dan harus digunakan dalam kombinasi dengan parameter lain untuk mendapatkan hasil yang akurat.

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.