Pola RSR' di Lead II, III, dan aVF
Pola RSR' di lead inferior (II, III, aVF) paling sering menunjukkan gangguan konduksi mural atau kelainan depolarisasi ventrikel, dan dapat mengindikasikan jaringan parut infark miokard inferior, terutama jika disertai dengan pelebaran QRS. 1
Interpretasi Berdasarkan Durasi QRS
Makna klinis pola RSR' di lead inferior sangat bergantung pada durasi kompleks QRS:
Jika QRS Sempit (<120 ms pada dewasa)
- Bukan RBBB atau LBBB klasik - Pedoman AHA/ACCF/HRS 2009 menyatakan bahwa istilah "rsr'" tidak direkomendasikan untuk mendeskripsikan pola ini karena dapat diinterpretasikan secara beragam 2
- Pada anak-anak, pola rsr' di V1-V2 dengan durasi QRS normal adalah varian normal 2
- Pada dewasa, pola ini dapat menunjukkan:
Jika QRS Lebar (≥120 ms pada dewasa)
Pertimbangkan Left Posterior Fascicular Block (LPFB) jika memenuhi kriteria 2:
- Aksis frontal antara 90° hingga 180° pada dewasa
- Pola rS di lead I dan aVL
- Pola qR di lead III dan aVF (bukan RSR')
- Durasi QRS <120 ms
Namun, jika pola RSR' dengan QRS lebar (≥110 ms):
- Ini menunjukkan defek konduksi mural yang tidak khas - bukan RBBB atau LBBB klasik 1
- Sangat spesifik (meskipun kurang sensitif) untuk jaringan parut infark miokard dengan akinesia atau diskinesia segmental 1
- Timbul dari keterlambatan konduksi terminal depolarisasi ventrikel kiri dalam jaringan yang rusak di sekitar parut infark 1
Implikasi Prognostik
Pola fQRS (termasuk RSR' di lead inferior) memiliki nilai prognostik penting:
- Prediktor independen untuk kejadian aritmia ventrikel pada pasien dengan penyakit jantung koroner dan kardiomiopati dilatasi 3
- Dikaitkan dengan penurunan waktu hingga kejadian aritmia pertama dibandingkan dengan QRS normal atau QRS lebar tanpa fragmentasi 3
- Pada pasien yang menjalani CABG, fQRS berhubungan dengan LVEF lebih rendah, EUROSCORE lebih tinggi, dan peningkatan MACE di rumah sakit 4
Langkah Evaluasi Klinis
- Ukur durasi QRS - tentukan apakah <120 ms atau ≥120 ms
- Tentukan aksis QRS frontal - untuk menyingkirkan LPFB
- Cari gelombang Q patologis - menunjukkan infark lama
- Evaluasi lead prekordial - untuk menyingkirkan RBBB (yang menunjukkan pola RSR' di V1-V2, bukan di lead inferior)
- Pertimbangkan ekokardiografi atau pencitraan jantung - untuk mendeteksi kelainan gerakan dinding segmental atau jaringan parut jika ada pola RSR' dengan QRS lebar di lead inferior 1
Peringatan Penting
- Jangan salah diagnosis sebagai RBBB - RBBB menunjukkan pola rsr', rsR', atau rSR' di lead V1 atau V2, bukan di lead inferior 2
- Konteks usia penting - pada anak-anak, pola rsr' umumnya adalah varian normal, sedangkan pada dewasa dengan QRS lebar, ini menunjukkan patologi 2
- Pola RSR' di lead inferior dengan QRS lebar memiliki spesifisitas tinggi untuk jaringan parut infark, meskipun sensitivitasnya rendah 1