From the Guidelines
Ya, Ewing sarcoma dengan penyakit progresif dapat diobati dengan kombinasi kemoterapi dan radioterapi. Pendekatan standar biasanya melibatkan regimen kemoterapi multiagen intensif seperti VDC/IE (vinkristin, doxorubisin, siklofosfamid bergantian dengan ifosfamid dan etoposid) untuk 14-17 siklus, dengan radioterapi sering diberikan setelah beberapa siklus kemoterapi awal. Untuk penyakit progresif, pilihan kemoterapi lini kedua mungkin termasuk irinotekan dengan temozolomida, siklofosfamid dengan topotekan, atau ifosfamid dosis tinggi. Dosis radioterapi biasanya berkisar dari 45-60 Gy tergantung pada lokasi tumor, usia pasien, dan respon terhadap kemoterapi 1.
Pendekatan kombinasi ini sangat penting untuk Ewing sarcoma karena highly radiosensitif dan kemosenitif. Integrasi kedua modalitas pengobatan membantu mengatasi kontrol tumor lokal (radioterapi) dan penyakit sistemik (kemoterapi), yang sangat penting karena Ewing sarcoma memiliki kecenderungan tinggi untuk penyebaran mikrometastatik bahkan ketika secara klinis terlokalisasi. Keputusan pengobatan harus disesuaikan berdasarkan usia pasien, status kinerja, luas penyakit, pengobatan sebelumnya, dan potensi toksisitas.
Beberapa pilihan kemoterapi yang dapat digunakan untuk Ewing sarcoma dengan penyakit progresif termasuk:
- Irinotekan dengan temozolomida
- Siklofosfamid dengan topotekan
- Ifosfamid dosis tinggi
- Kemoterapi dosis tinggi dengan resku pasien stem sel perifer 1.
Radioterapi dapat diberikan sebelum atau setelah pembedahan atau sebagai pengobatan definitif. Indikasi relatif untuk radioterapi preoperatif termasuk respon radiologis yang buruk terhadap kemoterapi induksi, reseksi marginal yang diharapkan, atau keuntungan teknis dari pemberian preoperatif (misalnya lokasi anatomi seperti panggul atau iga yang memungkinkan definisi volume tumor yang lebih baik atau volume pengobatan yang lebih kecil daripada pengobatan postoperatif) 1.
Teknik seperti radioterapi intensitas modulasi (IMRT) umumnya digunakan untuk memastikan pengiriman dosis radioterapi yang optimal. Terapi partikel (PBT atau CIRT) mungkin bermanfaat di mana ada struktur kritis lokal (misalnya sumsum tulang belakang), dan untuk pasien yang lebih muda yang menjalani pengobatan kuratif untuk mengurangi risiko keganasan yang diinduksi radiasi 1.
From the Research
Ewing Sarcoma dengan Progresive Disease
Penderita Ewing sarcoma dengan progresive disease dapat diberikan kemoterapi disertai radioterapi. Berikut beberapa poin yang perlu dipertimbangkan:
- Kemoterapi dapat digunakan sebagai terapi neoadjuvant sebelum pemberian radioterapi atau surgery 2
- Radioterapi dapat digunakan sebagai terapi lokal untuk mengontrol tumor, terutama pada pasien dengan penyakit yang telah menyebar ke tulang atau jaringan lunak 3, 4
- Kemoterapi dan radioterapi dapat digunakan secara kombinasi untuk meningkatkan efektivitas terapi 4, 5
- Pilihan terapi harus disesuaikan dengan kondisi pasien, termasuk lokasi dan ukuran tumor, serta kemampuan pasien untuk menjalani terapi 5, 6
Kemoterapi dan Radioterapi
Beberapa studi telah menunjukkan bahwa kemoterapi dan radioterapi dapat efektif dalam mengobati Ewing sarcoma dengan progresive disease. Berikut beberapa contoh:
- Studi oleh 2 menunjukkan bahwa kemoterapi neoadjuvant dengan ifosfamide dan etoposide dapat meningkatkan hasil terapi pada pasien dengan Ewing sarcoma
- Studi oleh 4 menunjukkan bahwa kombinasi kemoterapi dan radioterapi dapat meningkatkan efektivitas terapi pada pasien dengan Ewing sarcoma yang telah menyebar ke paru-paru
- Studi oleh 5 menunjukkan bahwa radioterapi dapat digunakan sebagai terapi lokal untuk mengontrol tumor pada pasien dengan Ewing sarcoma yang telah menyebar ke tulang atau jaringan lunak
Kesimpatan dari Studi
Beberapa studi telah menunjukkan bahwa kemoterapi dan radioterapi dapat efektif dalam mengobati Ewing sarcoma dengan progresive disease. Namun, pilihan terapi harus disesuaikan dengan kondisi pasien dan harus dipertimbangkan secara hati-hati oleh tim medis.