What is the administration method for Zometa (zoledronic acid)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: May 16, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

From the Guidelines

Zometa (zoledronic acid) harus diberikan sebagai infus intravena 4 mg selama minimal 15 menit. Sebelum pemberian, pasien harus cukup terhidrasi, terutama mereka yang menerima diuretik. Pemeriksaan darah untuk memeriksa fungsi ginjal, kalsium, fosfat, dan magnesium harus dilakukan sebelum setiap dosis. Untuk kondisi kanker, Zometa biasanya diberikan setiap 3-4 minggu, sedangkan untuk osteoporosis, diberikan sekali setahun. Selama pemberian, pasien harus dipantau untuk reaksi fase akut (gejala seperti flu), yang umum terjadi dalam tiga hari pertama setelah infus. Untuk meminimalkan risiko hipokalsemia, suplemen kalsium dan vitamin D biasanya diresepkan bersamaan dengan Zometa. Pasien harus menjaga kebersihan mulut yang baik dan menjalani pemeriksaan gigi sebelum memulai pengobatan untuk mengurangi risiko osteonekrosis rahang. Zometa bekerja dengan menghambat resorpsi tulang yang dimediasi oleh osteoklas, sehingga mengurangi perubahan tulang dan memperkuat struktur tulang. Mekanisme ini membantu mengelola hiperkalsemia malignan, mencegah kejadian skeletal yang terkait dengan kanker pada pasien dengan metastasis tulang, dan mengobati osteoporosis 1.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat pemberian Zometa adalah:

  • Pasien harus memiliki fungsi ginjal yang cukup sebelum pemberian Zometa, karena Zometa dapat menyebabkan kerusakan ginjal 1.
  • Pasien dengan riwayat penyakit gigi harus berhati-hati saat menerima Zometa, karena Zometa dapat meningkatkan risiko osteonekrosis rahang 1.
  • Pasien harus dipantau untuk gejala seperti nyeri tulang, karena Zometa dapat menyebabkan gejala ini 1.

Dengan memperhatikan hal-hal di atas, Zometa dapat diberikan dengan aman dan efektif untuk mengelola kondisi kanker dan osteoporosis.

From the FDA Drug Label

Zoledronic acid injection (4 mg per 5 mL) harus segera dilarutkan dalam 100 mL larutan garam fisiologis steril 0,9% atau 5% Dextrose Injection, USP, setelah teknik aseptik yang tepat, dan diberikan kepada pasien dengan infus intravena. Jangan menyimpan larutan zoledronic acid injection (4 mg per 5 mL) yang tidak dilarutkan dalam suntikan, untuk menghindari injeksi yang tidak disengaja. Untuk mempersiapkan dosis yang dikurangi untuk pasien dengan CrCl dasar kurang dari atau sama dengan 60 mL/menit, tarik volume yang ditentukan dari zoledronic acid injection (4 mg per 5 mL) dari vial untuk dosis yang diperlukan.

Cara pemberian zometa (zoledronic acid) adalah:

  • Dilarutkan dalam 100 mL larutan garam fisiologis steril 0,9% atau 5% Dextrose Injection, USP
  • Diberikan melalui infus intravena
  • Dosis tunggal tidak boleh melebihi 4 mg
  • Durasi infus harus minimal 15 menit 2

From the Research

Cara Pemberian Zometa

  • Zometa (zoledronic acid) diberikan melalui infus intravena selama 15 menit 3, 4, 5.
  • Dosis yang direkomendasikan adalah 4 mg 3, 4, 5.
  • Pemberian Zometa dapat dilakukan setiap 3-4 minggu 6.
  • Zometa dapat diberikan dalam kombinasi dengan terapi antitumor untuk mengurangi komplikasi skeletal pada pasien dengan kanker lanjut 3, 5.

Efek Samping dan Kontraindikasi

  • Efek samping yang umum dari Zometa termasuk gejala seperti flu, kelelahan, reaksi gastrointestinal, anemia, kelemahan, dan edema 3, 5.
  • Zometa dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal, sehingga perlu dilakukan pemantauan kreatinin serum selama pengobatan 5.

Ketersediaan dan Biaya

  • Zometa tersedia dalam bentuk infus intravena dan dapat diberikan di rumah sakit atau klinik 4.
  • Biaya Zometa dapat bervariasi tergantung pada lokasi dan penyedia layanan kesehatan 7.

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.