From the Research
Pasien dengan metastase tulang dan gangguan ginjal harus mendapatkan dosis ibandronat yang disesuaikan berdasarkan fungsi ginjal. Untuk pasien dengan gangguan ginjal ringan hingga sedang (klarifikasi kreatinin ≥30 mL/menit), dosis standar 6 mg ibandronat intravena dapat diberikan setiap 3-4 minggu. Namun, untuk pasien dengan gangguan ginjal berat (klarifikasi kreatinin <30 mL/menit), dosis harus dikurangi menjadi 2 mg ibandronat intravena dengan waktu infus yang sama dan frekuensi yang sama 1. Ibandronat oral (50 mg harian atau 150 mg bulanan) tidak direkomendasikan untuk pasien dengan klarifikasi kreatinin di bawah 30 mL/menit karena data klinis terbatas pada populasi ini. Fungsi ginjal harus dipantau secara teratur selama pengobatan, terutama pada pasien dengan gangguan ginjal sebelumnya. Hidrasi yang cukup harus dipertahankan selama terapi, dan kreatinin serum harus diperiksa sebelum setiap dosis. Ibandronat lebih disukai pada pasien dengan gangguan ginjal dibandingkan dengan bisfosfonat lain seperti asam zoledronat karena memiliki nefrotoksisitas yang lebih rendah sambil masih efektif mengurangi kejadian skeletal-related pada pasien dengan metastase tulang 2, 1.
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa ibandronat memiliki profil keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan zoledronic acid, terutama pada pasien dengan gangguan ginjal 3, 1. Oleh karena itu, ibandronat merupakan pilihan yang lebih baik untuk pasien dengan metastase tulang dan gangguan ginjal. Namun, perlu diingat bahwa setiap pasien memiliki kebutuhan dan kondisi yang unik, sehingga dosis dan pengobatan harus disesuaikan dengan kebutuhan individu pasien. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, ibandronat dapat menjadi pilihan yang efektif dan aman untuk pasien dengan metastase tulang dan gangguan ginjal.