What vancomycin dosing regimen should be used for a 115 kg patient with an estimated glomerular filtration rate (eGFR) of 36 mL/min/1.73 m²?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: September 29, 2026 • View editorial policy

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.

Dosis Vancomycin untuk Pasien dengan eGFR 36 mL/min/1.73 m² dan BB 115 kg

Untuk pasien ini, berikan loading dose 2000-2300 mg (sekitar 20 mg/kg berdasarkan berat badan aktual) diinfus selama 2 jam, diikuti dengan maintenance dose sekitar 1000-1250 mg setiap 24 jam, dengan monitoring ketat kadar trough sebelum dosis keempat untuk mencapai target 15-20 mg/L.

Rasional Dosis Loading

Guideline IDSA/ASHP/SIDP menekankan bahwa dosis vancomycin harus dihitung berdasarkan berat badan aktual, termasuk pada pasien obesitas 1. Untuk mencapai konsentrasi terapeutik awal yang optimal (AUC₀₋₂₄ 400-500 μg·h/mL), loading dose sekitar 20 mg/kg sangat penting 2.

Pada pasien dengan BB 115 kg:

  • Loading dose = 20 mg/kg × 115 kg = 2300 mg
  • Karena dosis >1 gram, perpanjang waktu infus menjadi 1.5-2 jam untuk mengurangi risiko reaksi terkait infus 1, 3

Rasional Maintenance Dose dengan Gangguan Ginjal Sedang

Dengan eGFR 36 mL/min/1.73 m², pasien ini memiliki CKD stage 3b (gangguan ginjal sedang-berat). FDA label menyatakan bahwa penyesuaian dosis wajib dilakukan pada gangguan fungsi ginjal 3.

Perhitungan Berdasarkan Clearance Creatinine

Menggunakan rumus dari FDA label 3:

  • Dosis vancomycin (mg/24 jam) ≈ 15 × GFR (mL/min)
  • Untuk eGFR 36: 15 × 36 = 540 mg/24 jam

Namun, ini adalah estimasi konservatif. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa untuk pasien overweight/obesitas dengan eGFR 30-60 mL/min/1.73 m², maintenance dose sekitar 16.2 mg/kg/hari diperlukan untuk mencapai AUC target 2:

  • 16.2 mg/kg × 115 kg = 1863 mg/hari

Rekomendasi Praktis

Mengingat variabilitas farmakokinetik yang tinggi dan risiko nefrotoksisitas pada fungsi ginjal yang sudah terganggu, mulai dengan dosis konservatif 1000-1250 mg setiap 24 jam sebagai maintenance dose 3, 4. Ini memberikan keseimbangan antara:

  • Mencapai target trough 15-20 mg/L untuk infeksi serius 1
  • Menghindari akumulasi berlebihan yang meningkatkan risiko nefrotoksisitas

Monitoring Wajib

Ukur kadar trough vancomycin sebelum dosis keempat (steady-state) 1. Ini krusial karena:

  • Target trough untuk infeksi serius (bakteremia, endokarditis, osteomielitis, pneumonia nosokomial): 15-20 mg/L 1
  • Pasien dengan gangguan ginjal memiliki risiko tinggi akumulasi obat
  • Fungsi ginjal yang tidak stabil memerlukan monitoring lebih ketat 1

Tanda Nefrotoksisitas

Waspadai nefrotoksisitas yang didefinisikan sebagai peningkatan kreatinin serum ≥0.5 mg/dL atau ≥50% dari baseline pada 2-3 pengukuran berturut-turut setelah beberapa hari terapi 1.

Pertimbangan Khusus untuk Pasien Ini

Obesitas (BB 115 kg)

  • Gunakan berat badan aktual, bukan adjusted body weight, untuk perhitungan dosis 1, 3
  • Volume distribusi vancomycin meningkat pada obesitas, memerlukan loading dose yang adekuat 2

Gangguan Ginjal Sedang-Berat

  • Interval dosis harus diperpanjang (setiap 24 jam atau lebih) daripada mengurangi ukuran dosis 3, 4
  • Pertimbangkan interval 24-48 jam tergantung respons kadar trough 3
  • CKD-EPI equation lebih akurat untuk prediksi clearance vancomycin dibanding Cockcroft-Gault pada pasien dengan fungsi ginjal terganggu 5, 6

Penyesuaian Dosis Berdasarkan Hasil TDM

Setelah mendapat hasil kadar trough:

  • Jika trough <15 mg/L: Tingkatkan dosis maintenance atau perpendek interval
  • Jika trough 15-20 mg/L: Pertahankan regimen
  • Jika trough >20 mg/L: Kurangi dosis atau perpanjang interval untuk menghindari nefrotoksisitas

Catatan penting: Nomogram konvensional tidak dirancang untuk mencapai target AUC/MIC ≥400, sehingga penyesuaian farmakokinetik individual dan verifikasi pencapaian konsentrasi target sangat direkomendasikan 1.

Related Questions

What is the appropriate vancomycin loading and maintenance dosing for a 60‑kg patient with an estimated GFR of 40–50 ml/min/1.73 m² (CKD stage G3b)?
What vancomycin dosing regimen should be used for a 50‑kg patient with an estimated glomerular filtration rate (eGFR) less than 30 mL/min/1.73 m²?
What is the appropriate vancomycin dose for a 115‑kg patient with an eGFR of 36 mL/min/1.73 m², and how should it be combined with meropenem and moxifloxacin?
What are the appropriate vancomycin and meropenem dosing regimens for a patient with an estimated glomerular filtration rate of 27 mL/min?
In a 75‑kg patient with a serum creatinine of 0.7 mg/dL (normal renal function), what is the appropriate vancomycin dosing for septic arthritis?
Can the plasma aldosterone concentration (PAC), plasma renin activity (PRA), and aldosterone-to-renin ratio (ARR) be ordered at the same time, or should the ARR be ordered separately?
For a hypertensive patient with hypokalemia (serum potassium ~3.6 mmol/L) who cannot safely discontinue beta‑blockers, ACE inhibitors (angiotensin‑converting‑enzyme inhibitors) or angiotensin receptor blockers, and who has chronic kidney disease, how should primary aldosteronism screening be performed and interpreted?
Does C-reactive protein (CRP) rise in the presence of multiple pulmonary emboli?
Can tramadol cause gastrointestinal bleeding?
In a 59-year-old patient with liver lesions measuring 0.9 cm and 1.1 cm identified one year ago, when should follow-up imaging be performed?
Does a nitroglycerin intravenous infusion affect heart rate?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.