Derajat Dehidrasi pada Diare
Penilaian derajat dehidrasi pada pasien diare harus menggunakan kombinasi tanda klinis spesifik dan parameter laboratorium, dengan memahami bahwa tidak ada satu metode standar yang tervalidasi sempurna untuk semua kelompok usia.
Klasifikasi Derajat Dehidrasi
Berdasarkan pedoman IDSA 2017, dehidrasi diklasifikasikan menjadi 1:
Dehidrasi Ringan-Sedang
- Dapat ditangani dengan oralit (ORS)
- Tanda klinis yang paling valid untuk anak 2-24 bulan meliputi 2:
- Rasa haus
- Mukosa mulut kering
- Kelemahan
- Mata cekung
- Tangisan serak
- Ubun-ubun cekung (pada bayi)
- Air mata berkurang
- Bibir kering
Dehidrasi Berat
- Memerlukan cairan intravena (Ringer Laktat atau NaCl 0.9%)
- Indikasi 1:
- Syok
- Perubahan status mental
- Kegagalan terapi ORS
- Ileus
Parameter Klinis Berdasarkan Usia
Anak 2-24 Bulan
Dalam analisis multivariat, temuan klinis yang signifikan untuk diagnosis dehidrasi 2:
- Frekuensi diare (semakin sering = dehidrasi lebih berat)
- Waktu anuria terakhir (semakin lama = dehidrasi lebih berat)
- pH serum rendah (<7.30)
- Bikarbonat rendah (<15 mmol/L)
- Hiperurisemia (>5.8 mg/dL)
Anak ≥5 Tahun dan Dewasa
Skor NIRUDAK (2021) menggunakan 7 parameter 3:
- Usia
- Jenis kelamin
- Mata cekung
- Nadi radial
- Kedalaman respirasi
- Turgor kulit
- Episode muntah dalam 24 jam
Skor 0-3: Tidak dehidrasi
Skor 4-6: Dehidrasi sedang
Skor 7-13: Dehidrasi berat
Sensitivitas 78%, spesifisitas 61% untuk dehidrasi berat.
Parameter Laboratorium
Yang Paling Berguna 4:
- Bikarbonat serum dan base excess: Dapat membedakan semua derajat dehidrasi (p<0.001)
- Ureum dan kreatinin: Spesifisitas 99% dan 100% untuk dehidrasi berat, tetapi tidak dapat membedakan dehidrasi ringan-sedang
- Analisis gas darah: Berguna untuk diagnosis derajat dehidrasi
Peringatan Penting
Keterbatasan Skala WHO dan Gorelick
Penelitian menunjukkan skala WHO dan Gorelick tidak berguna untuk menilai dehidrasi pada anak kecil 5. Meskipun demikian, pedoman IDSA mencatat bahwa berbagai skala tersedia tetapi tidak ada metode standar tervalidasi tunggal 1.
Hipernatremia Dapat Menutupi Tanda Dehidrasi
Tanda dehidrasi dapat tersamarkan pada anak dengan hipernatremia 1 - perhatikan khusus pada kasus ini.
Ultrasonografi sebagai Alternatif
Rasio aorta/IVC dengan USG memiliki sensitivitas 93% dan spesifisitas 59% untuk dehidrasi berat 6, dapat membantu panduan klinis terutama di setting dengan keterbatasan sumber daya.
Algoritma Praktis
- Tanyakan riwayat: Frekuensi diare, waktu buang air kecil terakhir, episode muntah
- Periksa tanda klinis kunci: Haus, mukosa kering, kelemahan, mata cekung, tangisan serak
- Jika tersedia, periksa: pH darah, bikarbonat, base excess
- Untuk dehidrasi berat yang dicurigai: Ureum dan kreatinin untuk konfirmasi
- Tentukan terapi:
- Ringan-sedang → ORS
- Berat/syok/perubahan mental → IV cairan isotonis