Penyakit yang Menyebabkan Munculnya Pembuluh Darah di Mata
Munculnya pembuluh darah baru di mata (neovaskularisasi) paling sering disebabkan oleh retinopati diabetik, degenerasi makula terkait usia (AMD), dan oklusi vena/arteri retina, yang semuanya dipicu oleh iskemia retina dan ketidakseimbangan faktor pro-angiogenik seperti VEGF.
Penyebab Utama Berdasarkan Lokasi Pembuluh Darah
1. Retinopati Diabetik Proliferatif (PDR)
Ini adalah penyebab paling umum neovaskularisasi retina 1:
Mekanisme: Penutupan bertahap pembuluh darah retina menyebabkan iskemia retina global, yang memicu pertumbuhan pembuluh darah baru
Lokasi pembuluh darah baru:
- Pada atau dekat diskus optikus (NVD - neovascularization of disc)
- Di tempat lain pada retina (NVE - neovascularization elsewhere)
- Dapat tumbuh pada iris dan struktur sudut bilik mata anterior (menyebabkan glaukoma neovaskuler)
Tanda-tanda progresif: Kelainan vena (dilatasi, beading, loops), IRMA (intraretinal microvascular abnormalities), perdarahan retina yang meningkat
Komplikasi serius:
- Perdarahan vitreus (pembuluh darah baru mudah berdarah)
- Ablasio retina traksi
- Glaukoma neovaskuler
- Kehilangan penglihatan berat
PDR risiko tinggi didefinisikan ketika: pembuluh darah baru disertai perdarahan vitreus, ATAU NVD menempati ≥1/4 hingga 1/3 area diskus bahkan tanpa perdarahan 1
2. Degenerasi Makula Terkait Usia (AMD) Tipe Basah
Neovaskularisasi koroid (CNV) adalah ciri khas AMD basah 2:
Karakteristik: Pembuluh darah baru tumbuh dari koroid ke bawah atau melalui epitel pigmen retina
Jenis CNV:
- Classic CNV (>50% dari lesi)
- Occult CNV
- Fibrovascular pigment epithelial detachment
Komplikasi: Peningkatan permeabilitas vaskular menyebabkan edema retina, perdarahan, dan kehilangan penglihatan sentral
3. Oklusi Vena/Arteri Retina
Penyumbatan pembuluh darah retina menyebabkan iskemia yang memicu neovaskularisasi 3, 4
4. Retinopati Prematuritas (ROP)
Pada bayi prematur, terjadi neovaskularisasi retina abnormal 5, 3, 4
5. Uveitis dengan Komplikasi
Peradangan intraokular dapat menyebabkan neovaskularisasi, terutama jika disertai nonperfusi retina 6:
- Paling sering mengenai retina dan diskus optikus
- Dapat juga timbul dari iris, badan siliar, dan koroid
- Ditentukan oleh tingkat keparahan inflamasi dan adanya nonperfusi retina
6. Vaskulitis Sistemik
Peradangan pembuluh darah sistemik dapat melibatkan mata dan menyebabkan neovaskularisasi 7
Mekanisme Patofisiologi Umum
Ketidakseimbangan faktor angiogenik adalah kunci 5, 3, 4:
- Faktor pro-angiogenik dominan: VEGF (vascular endothelial growth factor), PlGF (placental growth factor)
- Faktor anti-angiogenik menurun: PEDF (pigment epithelium-derived growth factor)
- Pemicu utama: Kondisi iskemik/hipoksia retina
Peringatan Penting
- Pembuluh darah baru di mata adalah tanda penyakit serius yang mengancam penglihatan dan memerlukan evaluasi oftalmologi segera
- Pasien diabetes dengan HbA1c tinggi memiliki risiko lebih tinggi mengembangkan retinopati diabetik 1
- Diabetes tipe 1 berkembang lebih cepat ke retinopati dibanding tipe 2 (20.1% vs 7.2% dalam 3 tahun) 1
- Pasien dapat memiliki penglihatan baik namun tetap memiliki penyakit signifikan yang memerlukan pengobatan 1
Kapan Harus Waspada
Segera rujuk ke dokter mata jika:
- Pasien diabetes dengan kontrol gula darah buruk
- Penurunan penglihatan mendadak
- Floaters atau kilatan cahaya baru
- Perdarahan di mata
- Riwayat oklusi vaskular retina
- Penyakit sistemik seperti hipertensi tidak terkontrol atau vaskulitis