Resusitasi Neonatus dan Penimbangan Berat Badan
Selama resusitasi neonatus, tidak dianjurkan untuk menghentikan resusitasi hanya untuk mengukur berat badan bayi karena dapat mengganggu proses resusitasi yang sedang berlangsung dan berpotensi membahayakan nyawa bayi. 1
Prioritas dalam Resusitasi Neonatus
- Resusitasi yang efektif dan tanpa interupsi adalah kunci keberhasilan resusitasi neonatus, dengan fokus utama pada ventilasi yang adekuat 1
- Intervensi resusitasi harus dilakukan tanpa penundaan yang tidak perlu untuk memaksimalkan kelangsungan hidup dan meminimalkan risiko morbiditas 1
- Selama resusitasi aktif, semua upaya harus difokuskan pada stabilisasi bayi, bukan pada pengukuran berat badan 1
Kapan Sebaiknya Mengukur Berat Badan
- Berat badan sebaiknya diukur setelah bayi stabil, yaitu setelah resusitasi berhasil dan kondisi bayi sudah membaik 1
- Jika diperlukan estimasi berat badan untuk penghitungan dosis obat selama resusitasi, gunakan perkiraan berat badan berdasarkan usia gestasi yang telah diketahui sebelum kelahiran 2
- Metode alternatif untuk memperkirakan berat badan adalah dengan menggunakan pita pengukur khusus yang mengukur panjang dan lingkar kepala bayi, yang telah terbukti lebih akurat daripada perkiraan visual, terutama untuk bayi dengan berat lahir rendah 2
Alasan Tidak Menghentikan Resusitasi untuk Penimbangan
- Interupsi resusitasi dapat menyebabkan keterlambatan dalam pemberian ventilasi yang adekuat, yang merupakan komponen kritis dalam resusitasi neonatus 1
- Setiap detik sangat berharga selama resusitasi, terutama dalam 10 menit pertama kehidupan, yang merupakan periode kritis untuk menentukan kelangsungan hidup dan hasil neurologis 1
- Pedoman resusitasi menekankan pentingnya ventilasi yang efisien dan tanpa gangguan sebagai kunci keberhasilan resusitasi bayi baru lahir 3
Pertimbangan Khusus untuk Penghitungan Dosis Obat
- Jika obat-obatan diperlukan selama resusitasi, dosis dapat dihitung berdasarkan:
- Perkiraan berat badan berdasarkan usia gestasi yang diketahui sebelumnya 2
- Penggunaan pita pengukur khusus yang mengkonversi panjang atau lingkar kepala menjadi perkiraan berat badan (dengan tingkat kesalahan hanya sekitar 1,2% untuk bayi <2 kg) 2
- Untuk bayi prematur atau kecil untuk usia kehamilan (SGA), pengukuran lingkar kepala dengan pita khusus lebih akurat (kesalahan 7,8%) dibandingkan perkiraan visual (kesalahan 26%) 2
Kapan Resusitasi Dapat Dihentikan
- Jika tidak ada denyut jantung yang terdeteksi selama 10 menit meskipun upaya resusitasi terus dilakukan, dapat dipertimbangkan untuk menghentikan resusitasi 1
- Keputusan untuk melanjutkan upaya resusitasi setelah 10 menit tanpa denyut jantung harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti etiologi yang diduga, usia gestasi bayi, ada atau tidaknya komplikasi, dan keinginan orang tua 1
- Pada bayi dengan Apgar score 0 setelah 10 menit resusitasi, jika denyut jantung tetap tidak terdeteksi, dapat dipertimbangkan untuk menghentikan resusitasi, namun keputusan harus diindividualisasi 1
Kesimpulan
Prioritas utama dalam resusitasi neonatus adalah melakukan tindakan resusitasi yang efektif tanpa interupsi yang tidak perlu. Penimbangan berat badan sebaiknya dilakukan setelah bayi stabil, dan jika diperlukan estimasi berat badan selama resusitasi, gunakan perkiraan berdasarkan usia gestasi atau pita pengukur khusus. Keselamatan dan kelangsungan hidup bayi harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan selama proses resusitasi.