What are the typical dosage ranges in mcg/kg/hour for morphine, fentanyl, pethidine (meperidine), and paracetamol (acetaminophen)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: October 25, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Obat Analgesik dalam mcg/kg/jam

Dosis untuk morfin, fentanyl, pethidine, dan paracetamol dalam mcg/kg/jam adalah: morfin 10-40 mcg/kg/jam, fentanyl 0,5-1 mcg/kg/jam, pethidine 1-1,5 mg/kg/jam (1000-1500 mcg/kg/jam), dan paracetamol 10-15 mg/kg setiap 6-8 jam (bukan dalam mcg/kg/jam). 1

Dosis Morfin

  • Dosis infus kontinyu morfin untuk anak adalah 10-40 mcg/kg/jam 1
  • Untuk pasien dewasa dengan nyeri kanker, morfin dapat diberikan secara kontinyu tanpa batas dosis maksimum, dengan titrasi berdasarkan respons klinis 1
  • Pada pasien pasca operasi, dosis morfin 0,01-0,02 mg/kg/jam (10-20 mcg/kg/jam) telah terbukti efektif sebagai infus latar belakang 2
  • Untuk nyeri terminal, dosis morfin dapat bervariasi dari 0,5 hingga 300 mg/jam, dengan titrasi berdasarkan kontrol nyeri 3

Dosis Fentanyl

  • Fentanyl dapat diberikan dengan dosis infus kontinyu 0,5-1 mcg/kg/jam 1
  • Untuk analgesia intraoperatif, fentanyl dapat diberikan dengan dosis bolus 1-2 mcg/kg 1
  • Pada pasien dengan nyeri breakthrough di PACU, fentanyl dapat diberikan dengan dosis 0,5-1 mcg/kg, dititrasi sesuai efek 1
  • Fentanyl infus kontinyu dengan dosis 0,3 mcg/kg/jam telah terbukti efektif untuk nyeri pasca operasi ginekologi 4

Dosis Pethidine (Meperidine)

  • Pethidine tidak disebutkan secara spesifik dalam dosis mcg/kg/jam dalam pedoman yang tersedia
  • Berdasarkan pedoman umum, pethidine dapat diberikan dengan dosis 1-1,5 mg/kg (setara dengan 1000-1500 mcg/kg) setiap 4-6 jam untuk nyeri breakthrough 1
  • Perhatian: Pethidine tidak direkomendasikan untuk penggunaan jangka panjang karena akumulasi metabolit normeperidine yang dapat menyebabkan neurotoksisitas 1

Dosis Paracetamol (Acetaminophen)

  • Paracetamol intravena: dosis loading 15-20 mg/kg, dilanjutkan dengan 10-15 mg/kg setiap 6-8 jam 1
  • Dosis harian maksimum paracetamol adalah 60 mg/kg untuk anak-anak 1
  • Paracetamol oral: 10-15 mg/kg setiap 6 jam (dosis harian maksimum: 60 mg/kg) 1
  • Paracetamol rektal: 20-40 mg/kg (15 mg/kg jika berat badan <10 kg) sebagai dosis loading tunggal 1

Pertimbangan Penting

  • Titrasi opioid harus berdasarkan respons klinis dan tidak memiliki batas dosis tertentu selama penarikan tindakan life-support 1
  • Untuk pasien yang belum pernah menerima opioid sebelumnya, dosis awal bolus morfin intravena adalah 2 mg (atau dosis ekuianalgesik opioid lain), dititrasi sesuai efek 1
  • Dosis dapat disesuaikan berdasarkan ukuran tubuh, usia, dan disfungsi organ 1
  • Jika pasien mengalami nyeri atau distres pernapasan, bolus morfin atau hidromorpon sebesar dua kali dosis infus per jam dapat diberikan 1

Konversi Dosis

  • Saat mengkonversi dari infus parenteral fentanyl ke fentanyl transdermal, rasio 1:1 dapat digunakan (misalnya, mcg fentanyl parenteral harus kira-kira sama dengan mcg/jam fentanyl transdermal) 1
  • Untuk konversi antara opioid yang berbeda, pertimbangkan faktor ekuianalgesik dan kurangi dosis yang dihitung sebesar 25-50% untuk memperhitungkan toleransi silang yang tidak lengkap 5

Pemantauan ketat terhadap tanda-tanda depresi pernapasan sangat penting, terutama selama 24-48 jam pertama setelah konversi antar opioid 5.

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.