Differential Diagnosis untuk Demam 3 Hari
- Single Most Likely Diagnosis
- Infeksi Virus: Demam 3 hari dapat disebabkan oleh infeksi virus seperti influenza, demam berdarah, atau infeksi saluran pernapasan atas. Gejala-gejala seperti batuk, pilek, dan sakit kepala juga dapat menyertai demam.
- Other Likely Diagnoses
- Infeksi Bakteri: Infeksi bakteri seperti pneumonia, tonsilitis, atau infeksi saluran kemih juga dapat menyebabkan demam. Gejala-gejala seperti batuk, kesulitan bernapas, atau nyeri saat buang air kecil dapat menyertai demam.
- Malaria: Jika pasien telah melakukan perjalanan ke daerah endemis malaria, maka malaria dapat menjadi salah satu kemungkinan diagnosis. Gejala-gejala seperti demam, menggigil, dan nyeri kepala dapat menyertai demam.
- Do Not Miss (ddxs yang tidak mungkin, tapi dapat berakibat fatal jika tidak didiagnosis)
- Septikemia: Infeksi bakteri yang masuk ke dalam aliran darah dapat menyebabkan septikemia, yang dapat berakibat fatal jika tidak diobati dengan cepat. Gejala-gejala seperti demam tinggi, menggigil, dan nyeri tubuh dapat menyertai demam.
- Meningitis: Infeksi bakteri yang masuk ke dalam selaput otak dapat menyebabkan meningitis, yang dapat berakibat fatal jika tidak diobati dengan cepat. Gejala-gejala seperti demam, nyeri kepala, dan kejang dapat menyertai demam.
- Rare Diagnoses
- Leptospirosis: Infeksi bakteri yang disebabkan oleh Leptospira dapat menyebabkan demam, nyeri kepala, dan nyeri tubuh. Gejala-gejala ini dapat menyertai demam, terutama jika pasien telah melakukan kontak dengan air atau tanah yang terkontaminasi.
- Brucellosis: Infeksi bakteri yang disebabkan oleh Brucella dapat menyebabkan demam, nyeri kepala, dan nyeri tubuh. Gejala-gejala ini dapat menyertai demam, terutama jika pasien telah melakukan kontak dengan hewan yang terinfeksi.