Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: October 30, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Differential Diagnosis untuk Demam 3 Hari

  • Single Most Likely Diagnosis
    • Infeksi Virus: Demam 3 hari dapat disebabkan oleh infeksi virus seperti influenza, demam berdarah, atau infeksi saluran pernapasan atas. Gejala-gejala seperti batuk, pilek, dan sakit kepala juga dapat menyertai demam.
  • Other Likely Diagnoses
    • Infeksi Bakteri: Infeksi bakteri seperti pneumonia, tonsilitis, atau infeksi saluran kemih juga dapat menyebabkan demam. Gejala-gejala seperti batuk, kesulitan bernapas, atau nyeri saat buang air kecil dapat menyertai demam.
    • Malaria: Jika pasien telah melakukan perjalanan ke daerah endemis malaria, maka malaria dapat menjadi salah satu kemungkinan diagnosis. Gejala-gejala seperti demam, menggigil, dan nyeri kepala dapat menyertai demam.
  • Do Not Miss (ddxs yang tidak mungkin, tapi dapat berakibat fatal jika tidak didiagnosis)
    • Septikemia: Infeksi bakteri yang masuk ke dalam aliran darah dapat menyebabkan septikemia, yang dapat berakibat fatal jika tidak diobati dengan cepat. Gejala-gejala seperti demam tinggi, menggigil, dan nyeri tubuh dapat menyertai demam.
    • Meningitis: Infeksi bakteri yang masuk ke dalam selaput otak dapat menyebabkan meningitis, yang dapat berakibat fatal jika tidak diobati dengan cepat. Gejala-gejala seperti demam, nyeri kepala, dan kejang dapat menyertai demam.
  • Rare Diagnoses
    • Leptospirosis: Infeksi bakteri yang disebabkan oleh Leptospira dapat menyebabkan demam, nyeri kepala, dan nyeri tubuh. Gejala-gejala ini dapat menyertai demam, terutama jika pasien telah melakukan kontak dengan air atau tanah yang terkontaminasi.
    • Brucellosis: Infeksi bakteri yang disebabkan oleh Brucella dapat menyebabkan demam, nyeri kepala, dan nyeri tubuh. Gejala-gejala ini dapat menyertai demam, terutama jika pasien telah melakukan kontak dengan hewan yang terinfeksi.

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.