What are the differences between common arterial trunk, tetralogy of Fallot, and pulmonary atresia on fetal (fetal) echocardiography?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: October 31, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Perbedaan Common Arterial Trunk dan Tetralogy of Fallot dengan Pulmonary Atresia pada Fetal Echocardiography

Perbedaan utama antara Common Arterial Trunk dan Tetralogy of Fallot dengan Pulmonary Atresia pada fetal echocardiography terletak pada karakteristik anatomi arteri besar, sumber aliran darah pulmonal, dan keberadaan katup trunkus tunggal versus atresia pulmonal.

Karakteristik Common Arterial Trunk (Truncus Arteriosus)

  • Ditandai dengan satu pembuluh arteri besar tunggal (trunkus) yang keluar dari jantung, memberikan asal secara berurutan pada arteri koroner, satu atau lebih arteri pulmonal, dan sirkulasi arteri sistemik 1
  • Memiliki satu katup trunkus tunggal yang menampung aliran dari kedua ventrikel 1
  • Selalu disertai dengan ventricular septal defect (VSD) 1
  • Arteri pulmonalis biasanya berasal langsung dari trunkus arteriosus 1
  • Aliran darah pulmonal berasal langsung dari trunkus arteriosus 1
  • Sering dikaitkan dengan sindrom 22q11.2 deletion, yang memerlukan skrining genetik 1, 2

Karakteristik Tetralogy of Fallot dengan Pulmonary Atresia

  • Memiliki empat komponen dasar Tetralogy of Fallot: VSD malalignment, obstruksi aliran keluar ventrikel kanan, override aorta, dan hipertrofi ventrikel kanan 1
  • Pada varian dengan pulmonary atresia, terdapat atresia (tidak adanya lubang) pada katup pulmonal, bukan hanya stenosis 1
  • Tidak ada aliran langsung dari ventrikel kanan ke arteri pulmonalis 1, 3
  • Aliran darah pulmonal dapat berasal dari:
    • Patent ductus arteriosus (PDA) dengan arteri pulmonalis konfluen 1, 3
    • Major aortopulmonary collateral arteries (MAPCAs) dengan arteri pulmonalis konfluen tetapi hipoplastik 1, 3
    • MAPCAs dengan arteri pulmonalis non-konfluen 1, 3
  • Arteri pulmonalis dapat bervariasi dari bentuk normal konfluen hingga tidak ada sama sekali 3, 4

Perbedaan Kunci pada Fetal Echocardiography

  • Pada Common Arterial Trunk:

    • Terlihat satu pembuluh arteri besar tunggal yang keluar dari jantung 1
    • Katup trunkus tunggal terlihat di atas VSD 1
    • Arteri pulmonalis berasal langsung dari trunkus arteriosus 1
  • Pada Tetralogy of Fallot dengan Pulmonary Atresia:

    • Terlihat aorta yang override di atas VSD 1, 4
    • Tidak terlihat aliran dari ventrikel kanan ke arteri pulmonalis 3, 4
    • Perlu penilaian sumber aliran darah pulmonal (PDA atau MAPCAs) 3, 4
    • Penting untuk mengevaluasi anatomi arteri pulmonalis (konfluen atau non-konfluen) 3

Tantangan Diagnosis pada Fetal Echocardiography

  • Kedua kondisi ini dapat sulit dibedakan pada pemeriksaan prenatal 5
  • Pada Common Arterial Trunk, penting untuk mengidentifikasi katup trunkus tunggal dan asal arteri pulmonalis dari trunkus 1
  • Pada Tetralogy of Fallot dengan Pulmonary Atresia, penting untuk menilai:
    • Anatomi arteri pulmonalis sentral dan cabang 3
    • Keberadaan PDA 3
    • Keberadaan dan distribusi MAPCAs 3, 4
  • Akurasi fetal echocardiography dalam menentukan anatomi arteri pulmonalis mencapai 89%, status PDA 83%, dan keberadaan MAPCAs 94% 3

Implikasi Klinis dan Tindak Lanjut

  • Kedua kondisi memerlukan pemantauan ketat selama kehamilan dengan fetal echocardiography setiap 2-4 minggu 2
  • Skrining untuk 22q11.2 deletion syndrome direkomendasikan untuk kedua kondisi 1, 2
  • Persalinan sebaiknya direncanakan di pusat pelayanan tersier dengan keahlian dalam perawatan jantung neonatal 2
  • Kedua kondisi memerlukan intervensi bedah, dengan strategi yang berbeda tergantung pada anatomi spesifik 1
  • Prognosis jangka panjang bervariasi berdasarkan kompleksitas anatomi dan keberhasilan intervensi bedah 1, 6

Dengan pemahaman yang baik tentang perbedaan anatomi ini pada fetal echocardiography, diagnosis yang tepat dapat ditegakkan, memungkinkan konseling prenatal yang lebih akurat dan perencanaan manajemen postnatal yang optimal.

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Management of Fetus Diagnosed with Common Arterial Trunk and Tetralogy of Fallot with Pulmonary Atresia

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Prenatal diagnosis of tetralogy of Fallot with pulmonary atresia using: Fetal Intelligent Navigation Echocardiography (FINE).

The journal of maternal-fetal & neonatal medicine : the official journal of the European Association of Perinatal Medicine, the Federation of Asia and Oceania Perinatal Societies, the International Society of Perinatal Obstetricians, 2019

Research

Tetralogy of Fallot.

Orphanet journal of rare diseases, 2009

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.