Kriteria Mayor dan Minor Rhinosinusitis
Kriteria Diagnostik Rhinosinusitis Akut
Diagnosis rhinosinusitis akut memerlukan minimal 2 dari 4 gejala kardinal (nyeri/tekanan wajah, hiposmia/anosmia, sekret nasal, obstruksi nasal) yang berlangsung kurang dari 4 minggu, ditambah bukti objektif inflamasi sinonasal. 1
Gejala Mayor (Cardinal Symptoms)
- Sekret nasal purulen (anterior atau posterior) 1
- Obstruksi/kongesti nasal 1, 2
- Nyeri atau tekanan wajah (terutama unilateral atau pada area malar) 1
- Hiposmia atau anosmia (penurunan atau hilangnya kemampuan penciuman) 1, 2
Gejala Minor
- Demam (>37.5°C suhu aksila atau >39°C untuk kasus berat) 1, 3
- Sakit kepala frontal 1
- Batuk (terutama yang memburuk di malam hari) 1
- Halitosis (bau mulut) 1
- Malaise dan fatigue 1
- Nyeri gigi atau rahang atas 1
- Nyeri telinga atau rasa penuh di telinga 1
Kriteria Rhinosinusitis Bakterial Akut (ABRS)
Antibiotik hanya diindikasikan jika memenuhi kriteria rhinosinusitis bakterial, bukan viral. 1, 4, 5
Indikasi Antibiotik (salah satu dari):
- Gejala persisten ≥7-10 hari tanpa perbaikan 1, 4, 3
- Gejala berat (demam >39°C + sekret nasal purulen + nyeri wajah) selama ≥3 hari berturut-turut 1, 3
- "Double sickening" - perburukan gejala setelah perbaikan awal dalam 10 hari pertama 1, 3
Kriteria EPOS 2020 untuk ABRS:
Memerlukan 2 gejala mayor (sekret purulen + nyeri wajah unilateral) ATAU 1 mayor + 1 minor (sakit kepala frontal atau demam), berlangsung 7-28 hari, DITAMBAH bukti objektif (air-fluid level atau opasifikasi pada foto sinus atau kultur bakteri positif dari pungsi sinus). 1
Kriteria Rhinosinusitis Kronik (CRS)
Rhinosinusitis kronik didiagnosis jika minimal 2 dari 4 gejala kardinal berlangsung ≥12 minggu berturut-turut, ditambah bukti objektif inflamasi pada pemeriksaan fisik atau radiologi. 1, 2
Bukti Objektif yang Diperlukan:
- Endoskopi nasal menunjukkan polip, sekret mukopurulen, atau edema mukosa di meatus medius 1, 2
- CT scan sinus menunjukkan perubahan mukosa di kompleks ostiomeatal atau sinus 1, 2
Klasifikasi CRS:
Perbedaan Rhinosinusitis Viral vs Bakterial
Rhinosinusitis Viral (Tidak Perlu Antibiotik):
- Durasi <10 hari 1, 5, 3
- Gejala membaik secara bertahap 1, 3
- Sekret nasal jernih atau mukoid 6
- Tidak ada demam tinggi 6, 3
Rhinosinusitis Bakterial (Pertimbangkan Antibiotik):
- Durasi ≥10 hari tanpa perbaikan 1, 4, 3
- Sekret nasal purulen persisten 1, 3
- Nyeri wajah unilateral dengan sekret purulen 4, 3
- Demam >39°C 1, 3
Pitfalls yang Harus Dihindari
- Jangan diagnosis rhinosinusitis bakterial pada gejala <7 hari - kemungkinan besar masih viral 1, 5
- Jangan lakukan imaging rutin untuk rhinosinusitis akut tanpa komplikasi karena tingginya false positive dan false negative 1, 5
- Jangan berikan antibiotik untuk rhinosinusitis viral - 40-60% kasus sembuh spontan 4, 5
- Jangan abaikan tanda bahaya seperti edema periorbital, diplopia, atau nyeri kepala berat yang memerlukan evaluasi segera untuk kemungkinan komplikasi 1