Penanganan PIE dan PIH: Rekomendasi Berbasis Bukti
Rekomendasi Utama
Untuk Post-Inflammatory Hyperpigmentation (PIH), asam azelaic adalah agen topikal terbaik yang direkomendasikan sebagai terapi adjuvan yang berguna, dengan retinoid dan hydroxy acids sebagai alternatif yang didukung bukti berkualitas tinggi. 1, 2 Untuk Post-Inflammatory Erythema (PIE), bukti menunjukkan intense pulsed light (IPL) therapy efektif, meskipun opsi topikal lebih terbatas. 3
Algoritma Penanganan PIH
Langkah 1: Kontrol Inflamasi yang Mendasari
- Identifikasi dan tangani kondisi inflamasi aktif terlebih dahulu (misalnya jerawat aktif) sebelum memulai terapi depigmentasi 4, 5
- Inflamasi yang berkelanjutan dapat sangat halus terutama pada fenotip kulit lebih gelap, sehingga evaluasi menyeluruh diperlukan 2
Langkah 2: Fotoproteksi Wajib
- Gunakan sunscreen broad-spectrum SPF 30 atau lebih tinggi setiap hari pada area yang terpapar, terlepas dari musim 1, 2
- Sunscreen yang mengandung zinc oxide atau titanium dioxide lebih disukai karena hypoallergenic 1
- Hindari paparan matahari secara konsekuen dan gunakan pakaian pelindung 1
Langkah 3: Terapi Topikal Lini Pertama
Pilihan Utama:
- Asam azelaic: Direkomendasikan secara khusus dalam guideline American Academy of Dermatology untuk penanganan postinflammatory dyspigmentation pada jerawat 1
- Retinoid topikal: Didukung oleh studi berkualitas tinggi terbanyak bersama hydroxy acids 2
- Hydroxy acids: Memiliki bukti berkualitas tinggi untuk efektivitas 2
Pilihan Alternatif dengan Bukti Kuat:
- Niacinamide 2
- Thiamidol 2
- Kortikosteroid topikal (penggunaan jangka pendek) 2
- Produk berbasis tanaman tertentu 2
Langkah 4: Terapi Kombinasi
- Kombinasi agen topikal yang mempengaruhi aspek berbeda dari patogenesis hiperpigmentasi dapat berguna 1
- Hydroquinone, kojic acid, arbutin, dan ekstrak licorice tertentu sebagai tyrosinase inhibitors dapat efektif mencerahkan area hypermelanosis 4
- Agen depigmentasi lain termasuk mequinol, ascorbic acid, N-acetyl glucosamine, dan soy 4
Algoritma Penanganan PIE
Terapi Prosedural
- Intense pulsed light (IPL) therapy adalah pilihan efektif dan aman untuk PIE terkait jerawat 3
- Protokol: 3-7 sesi dengan interval 4-6 minggu, menggunakan cut-off filters secara sekuensial (640 nm, 590 nm, 560 nm) 3
- Studi menunjukkan 81.7% pasien mencapai clearance lengkap atau parsial dari eritema 3
Pertimbangan Topikal untuk PIE
- Bukti untuk terapi topikal PIE lebih terbatas dibandingkan PIH 3
- Fokus pada kontrol inflamasi yang mendasari tetap menjadi prioritas 5
Terapi untuk Kasus Rekalsitran
Prosedur Tambahan
- Chemical peeling: Dapat membantu menangani hiperpigmentasi yang rekalsitran, terutama untuk PIH epidermal 4, 5
- Laser therapy: Opsi untuk kasus yang tidak responsif terhadap terapi topikal 4
Prognosis Berdasarkan Kedalaman
- PIH epidermal memiliki probabilitas resolusi lebih baik dibandingkan PIH dermal 5
- Perjalanan klinis PIH bersifat kronis dan tidak dapat diprediksi 5
Peringatan Penting dan Pitfalls
Hindari Iritasi
- Gunakan hati-hati dengan semua terapi untuk mencegah iritasi yang dapat memperburuk PIH 4
- Hindari obat jerawat topikal yang dapat mengiritasi dan memperburuk kondisi karena efek pengeringan 1
- Retinoid topikal dapat mengiritasi; systemic retinoids dapat memperburuk xerosis 1
Efek Samping Umum
- Desquamation, burning, stinging, kekeringan, dan pruritus adalah efek samping umum dari terapi topikal 2
- Monitor perubahan keparahan secara teratur 1
Penggunaan Steroid Topikal
- Steroid topikal dapat menyebabkan perioral dermatitis dan atrofi kulit jika digunakan tidak tepat 1
- Harus digunakan di bawah supervisi dermatologist 1
Perawatan Kulit Suportif
Moisturizer dan Emolien
- Aplikasikan emolien hypoallergenic sekali sehari untuk menghaluskan kulit dan mencegah kekeringan 1
- Hindari krim berminyak untuk perawatan dasar karena dapat memfasilitasi perkembangan folikulitis 1
- Gunakan oil-in-water creams atau ointments, hindari lotion atau gel yang mengandung alkohol 1
Praktik Kebersihan
- Gunakan sabun lembut dan shampo dengan formulasi pH5 neutral dan air hangat 1
- Tepuk-tepuk kulit hingga kering setelah mandi, hindari menggosok 1
- Kenakan pakaian katun halus daripada bahan sintetis 1