What is the difference between sodium and potassium diclofenac?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 6, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Perbedaan Sodium dan Potassium Diclofenac

Diklofenak potassium adalah formulasi yang lebih cepat diserap dan memberikan onset analgesia yang lebih cepat dibandingkan diklofenak sodium, menjadikannya pilihan superior untuk nyeri akut. 1, 2

Perbedaan Farmakokinetik Utama

Kecepatan Absorpsi

  • Diklofenak potassium mencapai konsentrasi puncak plasma dalam 5-15 menit setelah pemberian, dengan absorpsi yang sangat cepat 2
  • Diklofenak sodium (enteric-coated) dirancang untuk menahan disolusi hingga mencapai duodenum, menghasilkan absorpsi yang lebih lambat 3, 4
  • Formulasi potassium menghasilkan satu puncak konsentrasi plasma yang jelas, sedangkan sodium sering menghasilkan dua puncak yang menunjukkan absorpsi yang tidak konsisten 2

Bioavailabilitas dan Onset Kerja

  • Diklofenak potassium disebut sebagai "immediate-release" karena absorpsi terjadi langsung di saluran gastrointestinal 3
  • Diklofenak sodium adalah "delayed-release" yang menunda absorpsi hingga mencapai usus halus 3, 4
  • Kombinasi garam potassium dengan agen buffering dinamis (bikarbonat) mempercepat absorpsi dan menghasilkan onset analgesia yang lebih cepat 2

Efikasi Klinis Berdasarkan Formulasi

Diklofenak Potassium

  • Untuk nyeri akut postoperatif, diklofenak potassium 50 mg memiliki NNT 2.1 (95% CI 1.9-2.5) dibandingkan plasebo untuk mencapai minimal 50% relief nyeri dalam 6 jam 1
  • Terdapat peningkatan efikasi bertahap dari dosis 25 mg hingga 100 mg 3, 1
  • Durasi analgesia median adalah 6.7 jam untuk dosis 50 mg dan 7.2 jam untuk dosis 100 mg 3

Diklofenak Sodium

  • Efikasi terbatas dengan NNT 6.6 (95% CI 4.1-17) untuk dosis 50 mg dalam nyeri akut 1
  • Guideline Nature Reviews Neurology merekomendasikan diklofenak potassium (bukan sodium) sebagai terapi lini pertama untuk migrain akut 5
  • Diklofenak sodium sebaiknya tidak digunakan untuk nyeri akut karena efikasi yang terbatas 1

Rekomendasi Dosis Berdasarkan FDA

Diklofenak Potassium

  • Untuk nyeri akut atau dismenore primer: 50 mg tiga kali sehari 6
  • Pada beberapa pasien, dosis awal 100 mg diikuti 50 mg dapat memberikan relief yang lebih baik 6
  • Untuk osteoartritis: 100-150 mg/hari dalam dosis terbagi (50 mg dua atau tiga kali sehari) 6
  • Untuk artritis reumatoid: 150-200 mg/hari dalam dosis terbagi (50 mg tiga atau empat kali sehari) 6

Penting: Formulasi Tidak Dapat Dipertukarkan

  • Formulasi berbeda dari diklofenak (sodium enteric-coated, sodium extended-release, potassium immediate-release) tidak bioekuivalen meskipun kekuatan miligram sama 6

Profil Keamanan

Efek Samping Gastrointestinal

  • Kedua formulasi memiliki profil efek samping yang serupa dalam studi jangka pendek 3
  • Tidak ada perbedaan signifikan antara diklofenak dan plasebo dalam insiden pusing, sakit kepala, mual, atau muntah 3
  • Tingkat efek samping rendah dalam studi dosis tunggal, tanpa perbedaan antara diklofenak dan plasebo 1

Risiko Kardiovaskular

  • Diklofenak memiliki risiko trombotik lebih tinggi dibandingkan NSAID lain dengan relative risk 1.63 (95% CI 1.12-2.37) versus plasebo 7
  • Diklofenak bersifat lebih selektif COX-2, menjelaskan profil risiko trombotik yang lebih tinggi 7, 4
  • Untuk pasien dengan faktor risiko kardiovaskular, naproxen lebih disukai daripada diklofenak 7

Aplikasi Klinis Spesifik

Untuk Nyeri Muskuloskeletal Akut

  • Guideline American College of Physicians dan American Academy of Family Physicians merekomendasikan diklofenak topikal sebagai terapi lini pertama 8
  • Diklofenak menunjukkan hasil superior pada hari 1 dan 2 dibandingkan piroxicam dan ibuprofen untuk mengurangi nyeri saat bergerak pada ankle sprain akut 8

Untuk Migrain

  • Diklofenak potassium direkomendasikan sebagai NSAID lini pertama untuk terapi akut migrain 5
  • Dapat dikombinasikan dengan triptan untuk mengatasi relaps, menggunakan formulasi fast-acting seperti diklofenak potassium 5

Untuk Menyusui

  • Guideline Association of Anaesthetists menyatakan diklofenak aman digunakan selama menyusui karena jumlah kecil terdeteksi dalam ASI 5
  • Telah digunakan secara ekstensif selama laktasi dan dianggap aman 5

Peringatan Penting

  • Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek untuk meminimalkan risiko kardiovaskular, gastrointestinal, dan renal 6
  • Hindari penggunaan pada pasien dengan riwayat penyakit kardiovaskular yang signifikan kecuali manfaat melebihi risiko 6
  • Monitor fungsi ginjal, tekanan darah, dan tanda-tanda perdarahan gastrointestinal 6
  • Jangan mengganti formulasi sodium dan potassium secara sembarangan karena tidak bioekuivalen 6

References

Research

Single dose oral diclofenac for acute postoperative pain in adults.

The Cochrane database of systematic reviews, 2015

Research

Single dose oral diclofenac for postoperative pain.

The Cochrane database of systematic reviews, 2004

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Naproxen vs Diclofenac: Safety and Efficacy Comparison

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Early Potent NSAIDs for Non-Surgical Musculoskeletal Injuries

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.