When can antiplatelet therapy be restarted after gastrointestinal bleeding is controlled?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 9, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Kapan Anti Platelet Dapat Diberikan Setelah Perdarahan GIT

Untuk aspirin yang digunakan sebagai pencegahan sekunder, mulai kembali segera setelah hemostasis tercapai; untuk inhibitor P2Y12 (seperti clopidogrel), mulai kembali dalam maksimal 5 hari setelah perdarahan terkontrol. 1

Aspirin untuk Pencegahan Sekunder

  • Aspirin tidak boleh dihentikan secara rutin pada pasien dengan indikasi pencegahan sekunder (misalnya pasca infark miokard, stroke, atau penyakit arteri perifer yang sudah terbukti) 1

  • Jika aspirin dihentikan, mulai kembali segera setelah hemostasis tercapai dengan rekomendasi kuat berdasarkan bukti kualitas sedang 1

  • Studi menunjukkan mortalitas 10 kali lebih rendah pada kelompok yang melanjutkan aspirin (1,3% vs 12,9%) meskipun risiko perdarahan ulang sedikit lebih tinggi 1

  • Pasien yang menghentikan aspirin memiliki peningkatan risiko hampir 7 kali lipat untuk kematian atau kejadian kardiovaskular akut (HR 6,9; 95% CI 1,4-34,8) 1

Inhibitor P2Y12 (Clopidogrel, Ticagrelor, Prasugrel)

  • Terapi inhibitor P2Y12 harus dimulai kembali dalam maksimal 5 hari setelah hemostasis tercapai dengan rekomendasi kuat 1

  • Jangka waktu 5 hari ini berdasarkan risiko tinggi trombosis setelah periode ini, terutama pada pasien dengan stent koroner 1

  • Label FDA untuk clopidogrel menyatakan: "Resume clopidogrel as soon as hemostasis is achieved" 2

Terapi Antiplatelet Ganda (DAPT)

  • Pada pasien dengan DAPT, jangan menghentikan kedua agen antiplatelet secara bersamaan karena risiko tinggi trombosis stent 1

  • Strategi yang direkomendasikan: lanjutkan aspirin dan hentikan sementara inhibitor P2Y12 1

  • Median waktu terjadinya trombosis stent koroner hanya 7 hari jika kedua obat dihentikan, dibandingkan 122 hari jika hanya clopidogrel yang dihentikan 1

  • Pada pasien dengan stent drug-eluting, mulai kembali inhibitor P2Y12 dalam 5 hari setelah hemostasis endoskopik 1

Aspirin untuk Pencegahan Primer

  • Aspirin untuk pencegahan primer harus dihentikan secara permanen setelah perdarahan GIT dengan rekomendasi lemah 1

  • Risiko perdarahan melebihi manfaat pada populasi pencegahan primer 1

Pertimbangan Khusus Berdasarkan Lokasi Perdarahan

Perdarahan Saluran Cerna Atas (UGIB)

  • Pada UGIB dengan ketersediaan endoskopi darurat dan hemostasis yang mapan, terapi antiplatelet dapat dilanjutkan 1

  • Setelah hemostasis endoskopik dikonfirmasi, aspirin dapat dimulai kembali segera 1

Perdarahan Saluran Cerna Bawah (LGIB)

  • Pada LGIB berat, mungkin perlu menghentikan sementara terapi antiplatelet, tetapi ini harus terbatas pada inhibitor P2Y12 saja 1

  • Aspirin sebaiknya tetap dilanjutkan bahkan pada LGIB berat 1

Risiko Perdarahan Ulang vs Kejadian Trombotik

  • Sebagian besar perdarahan ulang terjadi dalam 5 hari pertama setelah kejadian indeks pada pasien yang menggunakan agen antiplatelet tunggal 1

  • Studi kohort menunjukkan bahwa pasien yang menghentikan aspirin memiliki lebih sedikit kejadian perdarahan ulang tetapi secara signifikan lebih banyak kejadian kardiovaskular dan kematian 1

  • Lokasi perdarahan identik pada 61,8% kasus perdarahan ulang 3

Peringatan Penting

  • Jangan memberikan transfusi trombosit secara rutin pada pasien dengan perdarahan GIT yang menggunakan agen antiplatelet, karena tidak mengurangi perdarahan ulang tetapi dikaitkan dengan mortalitas yang lebih tinggi 1

  • Diskusikan dengan kardiolog sebelum menghentikan terapi antiplatelet, terutama pada pasien dengan sindrom koroner akut dalam 6 bulan terakhir 1

  • Pada pasien dengan risiko trombotik tinggi (misalnya katup jantung prostetik logam di posisi mitral), pertimbangkan terapi heparin berat molekul rendah pada 48 jam setelah perdarahan 1

Algoritma Praktis

  1. Identifikasi indikasi antiplatelet: Pencegahan primer vs sekunder
  2. Untuk pencegahan sekunder:
    • Aspirin: Lanjutkan atau mulai kembali segera setelah hemostasis
    • Inhibitor P2Y12: Mulai kembali dalam ≤5 hari
    • DAPT: Lanjutkan aspirin, mulai kembali inhibitor P2Y12 dalam ≤5 hari
  3. Untuk pencegahan primer: Hentikan permanen
  4. Konfirmasi hemostasis endoskopik sebelum memulai kembali terapi
  5. Berikan PPI dosis tinggi untuk mengurangi risiko perdarahan ulang 1

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.