When is hemostasis considered achieved?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 9, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Kapan Hemostasis Tercapai?

Hemostasis dianggap tercapai ketika perdarahan berhenti sepenuhnya, yang secara klinis didefinisikan sebagai tidak adanya perdarahan aktif yang terlihat atau ketika kecepatan transfusi menurun hingga satu unit darah atau kurang dalam periode 60 menit. 1, 2

Definisi Klinis Hemostasis

Hemostasis adalah proses fisiologis kompleks yang menghentikan perdarahan dan meminimalkan kehilangan darah 3, 4. Proses ini berkembang melalui dua fase berurutan:

  • Hemostasis primer: melibatkan interaksi trombosit dengan pembuluh darah yang rusak 5
  • Hemostasis sekunder: melibatkan aktivasi kaskade koagulasi pada permukaan trombosit dan sel yang rusak 5

Kriteria Pencapaian Hemostasis dalam Praktik Klinis

Perdarahan Eksternal

Dalam konteks pertolongan pertama dan perdarahan eksternal, hemostasis tercapai ketika:

  • Penghentian perdarahan lengkap: tidak ada lagi darah yang keluar dari luka 1
  • Waktu pencapaian: dengan tekanan langsung, hemostasis biasanya tercapai dalam 5 menit pada 51% pasien menggunakan kasa berlapis chitosan, dibandingkan 32,5% dengan tekanan standar saja 1
  • Setelah prosedur endovaskular: waktu hemostasis berkisar 4,6-17,8 menit dengan dressing hemostatik, dibandingkan 12,4-43,5 menit dengan tekanan manual saja 1

Perdarahan Gastrointestinal

Dalam konteks perdarahan GI, hemostasis tercapai ketika:

  • Tidak ada bukti perdarahan lebih lanjut: baik secara endoskopik maupun klinis 1
  • Stabilitas hemodinamik: pasien tidak lagi memerlukan transfusi atau resusitasi aktif 1
  • Kecepatan transfusi minimal: definisi modern menggunakan ambang batas ≤1 unit darah per 60 menit dalam 4 jam pertama 2

Implikasi Klinis Pencapaian Hemostasis

Untuk Terapi Antiplatelet

Aspirin untuk pencegahan sekunder harus dimulai kembali segera setelah hemostasis tercapai 1, 6:

  • Penghentian aspirin untuk pencegahan sekunder meningkatkan risiko kejadian kardiovaskular mayor tiga kali lipat 1, 6
  • Untuk pasien dengan stent koroner pada DAPT, inhibitor P2Y12 harus dimulai kembali dalam maksimal 5 hari karena risiko tinggi trombosis stent setelah waktu ini 1, 6, 7

Untuk Antikoagulan

Waktu memulai kembali antikoagulasi bergantung pada risiko trombotik 8:

  • Pasien risiko trombotik tinggi (katup jantung mekanik, VTE baru <3 bulan): pertimbangkan memulai kembali dalam 48 jam setelah hemostasis tercapai 8
  • Pasien risiko trombotik rendah: tunggu setidaknya 7 hari sebelum memulai kembali antikoagulasi 8

Peringatan Penting

  • Jangan menunda endoskopi atau intervensi radiologi untuk koreksi koagulopati ketika perdarahan GI mengancam jiwa 8
  • Memulai kembali antikoagulasi terlalu dini (sebelum 48 jam pada pasien risiko tinggi atau sebelum 7 hari pada pasien risiko rendah) dapat meningkatkan risiko perdarahan ulang dua kali lipat 8
  • Untuk clopidogrel, karena waktu paruh metabolit aktifnya pendek, mungkin dapat memulihkan hemostasis dengan pemberian trombosit eksogen, namun transfusi trombosit dalam 4 jam dari dosis loading atau 2 jam dari dosis pemeliharaan mungkin kurang efektif 7
  • Pencapaian hemostasis dini (dalam 4 jam pertama) secara independen terkait dengan peningkatan kelangsungan hidup pada 4 jam, 24 jam, dan 28 hari 2

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Milestones and perspectives in coagulation and hemostasis.

Seminars in thrombosis and hemostasis, 2009

Research

An overview of hemostasis.

Toxicologic pathology, 1993

Research

Laboratory hemostasis: from biology to the bench.

Clinical chemistry and laboratory medicine, 2018

Guideline

Management of Aspirin Therapy in Patients with Heme Positive Stool

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Management of Anticoagulation in Patients with Potential GI Bleeding

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.