What are the health benefits of consuming jengkol fruit?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 17, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Manfaat dan Risiko Konsumsi Buah Jengkol

Buah jengkol (djenkol bean/jering) memiliki potensi manfaat untuk diabetes tetapi membawa risiko serius kerusakan ginjal akut yang dapat mengancam jiwa, sehingga konsumsi harus sangat dibatasi atau dihindari sama sekali.

Risiko Kesehatan yang Serius

Kerusakan Ginjal Akut (Djenkolism)

  • Jengkol mengandung asam djenkolat yang dapat membentuk kristal tajam di saluran kemih, menyebabkan gagal ginjal akut, nyeri hebat, hematuria (darah dalam urin), dan anuria (tidak bisa buang air kecil) 1, 2, 3
  • Kristal asam djenkolat yang tajam dapat menyumbat ureter dan uretra, memerlukan intervensi medis darurat termasuk pemasangan stent ureter bilateral 3
  • Pemeriksaan mikroskopis urin menunjukkan hematuria non-glomerular dan sedimen kristal berbentuk jarum yang tajam 1, 2

Kerusakan Organ

  • Studi pada hewan menunjukkan konsumsi jengkol kronis menyebabkan nekrosis tubular akut pada ginjal, dengan beberapa nekrosis sel glomerular 4
  • Pada tikus normal, konsumsi jengkol kronis menyebabkan hipertrofi dan lesi pada jantung, ginjal, hati, paru-paru, dan pankreas 5
  • Kadar asam djenkolat dalam jengkol berkisar 0.3-1.3 gram per 100 gram, dengan 93% dalam bentuk bebas yang mudah diserap 4

Potensi Manfaat (Dengan Catatan Penting)

Efek pada Diabetes

  • Studi pada tikus diabetes menunjukkan jengkol dapat menurunkan glukosa darah ke level normal setelah sekitar 12 minggu 5
  • Jengkol meningkatkan nafsu makan, berat badan, status oksidatif organ, dan jumlah pulau Langerhans yang aktif pada tikus diabetes 5
  • Jengkol menunjukkan efek menguntungkan pada lensa mata, paru-paru, dan pankreas tikus diabetes 5

Namun, manfaat ini TIDAK membenarkan konsumsi jengkol karena risiko toksisitas pada organ vital tetap tinggi, bahkan pada individu diabetes 5

Rekomendasi Klinis

Hindari atau Batasi Sangat Ketat

  • Mengingat risiko gagal ginjal akut yang dapat terjadi bahkan setelah konsumsi 12 buah jengkol pada anak, buah ini sebaiknya dihindari 2
  • Jika tetap dikonsumsi (tidak direkomendasikan), jumlah harus sangat minimal dan dengan hidrasi agresif serta alkalinisasi urin 1

Alternatif yang Lebih Aman

  • Untuk manfaat kesehatan umum, konsumsi buah-buahan lain yang terbukti aman lebih dianjurkan, seperti berry (blueberry) yang mengurangi risiko diabetes tipe 2 sebesar 18% tanpa risiko toksisitas 6
  • Sayuran dan buah-buahan berwarna gelap, sayuran cruciferous, dan buah sitrus memberikan manfaat kardiovaskular dan pencegahan kanker yang terdokumentasi dengan baik 7

Tanda Bahaya yang Harus Diwaspadai

  • Mual, muntah, nyeri pinggang bilateral, hematuria gross, dan oliguria/anuria setelah konsumsi jengkol memerlukan evaluasi medis segera 1, 3
  • Terapi konservatif meliputi rehidrasi dengan normal saline dan alkalinisasi urin dengan natrium bikarbonat 1
  • Kegagalan terapi konservatif memerlukan intervensi urologi darurat 3

Kesimpulan Praktis

Meskipun jengkol memiliki potensi manfaat untuk diabetes berdasarkan studi hewan, risiko kerusakan ginjal akut dan toksisitas organ multipel jauh melebihi manfaat potensialnya. Prioritas pada morbiditas dan mortalitas mengharuskan rekomendasi untuk menghindari atau sangat membatasi konsumsi jengkol, terutama pada anak-anak dan individu dengan riwayat penyakit ginjal 1, 2, 3, 5.

References

Research

Djenkol bean poisoning (djenkolism): an unusual cause of acute renal failure.

American journal of kidney diseases : the official journal of the National Kidney Foundation, 1995

Research

Djenkol bean as a cause of urolithiasis.

The Southeast Asian journal of tropical medicine and public health, 1978

Research

Studies on djenkol bean poisoning (djenkolism) in experimental animals.

The Southeast Asian journal of tropical medicine and public health, 1976

Guideline

Cardiovascular and Metabolic Benefits of Blueberry Consumption

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.