Is there a vaccine for Human Immunodeficiency Virus (HIV)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 20, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Vaksin HIV Saat Ini Belum Tersedia

Tidak ada vaksin HIV yang efektif dan tersedia untuk pencegahan infeksi HIV saat ini, meskipun penelitian terus berlanjut dengan harapan pengembangan di masa depan.

Status Pengembangan Vaksin HIV

Meskipun upaya intensif selama hampir 4 dekade, vaksin HIV yang protektif masih belum berhasil dikembangkan 1, 2. Tantangan utama meliputi:

  • Variabilitas antigenik virus HIV yang sangat tinggi membuat pengembangan vaksin menjadi sangat sulit 3
  • Kegagalan imunitas alami - tidak seperti penyakit infeksi lainnya, tubuh manusia tidak dapat membersihkan infeksi HIV secara alami, sehingga tidak ada model imunitas protektif yang dapat ditiru 4
  • Kebutuhan respons imun ganda - vaksin HIV memerlukan respons antibodi yang kuat DAN respons imun seluler yang kuat, bukan hanya salah satunya 2

Hasil Uji Klinis Vaksin HIV

Hanya 2 kandidat vaksin HIV yang pernah mencapai uji klinis fase III 2:

  • Vaksin AIDSVAXgp120 (VaxGen) - mengalami kegagalan dengan hasil mengecewakan 5
  • Vaksin MRKAd5 HIV-1 Gag/Pol/Nef - juga gagal menunjukkan efikasi 5
  • Uji RV144 di Thailand menunjukkan efikasi vaksin yang modest (terbatas), namun tidak cukup untuk implementasi praktis 5

Implikasi Klinis Penting

Karena tidak ada vaksin HIV yang tersedia, strategi pencegahan harus fokus pada:

  • Terapi antiretroviral (ARV) tetap menjadi satu-satunya pengobatan efektif untuk individu yang terinfeksi HIV 1
  • Pencegahan transmisi melalui edukasi, penggunaan kondom, dan program harm reduction
  • Pre-exposure prophylaxis (PrEP) untuk individu berisiko tinggi

Peringatan Khusus

Pasien HIV-positif tidak boleh menerima vaksin virus hidup seperti vaksin vaccinia (smallpox), karena risiko komplikasi berat termasuk vaccinia progresif yang dapat fatal 6. Risiko komplikasi vaksinasi pada pasien HIV tidak diketahui dengan pasti, namun setidaknya satu kasus vaccinia generalisata berat telah dilaporkan pada rekrut militer yang terinfeksi HIV 6.

Perspektif Masa Depan

Meskipun tantangannya sangat besar, para ilmuwan tetap optimis bahwa dengan komitmen ilmiah dan komersial jangka panjang yang memadai, vaksin HIV preventif pada akhirnya dapat dikembangkan 3, 5. Penelitian saat ini menunjukkan pendekatan vaksin yang lebih baik sedang dikembangkan dalam model primata dan uji klinis awal 3.

References

Research

HIV vaccine: Can it be developed in the 21st century?

Human vaccines & immunotherapeutics, 2016

Research

Recent update in HIV vaccine development.

Clinical and experimental vaccine research, 2016

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.