How to treat schizophrenia?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 21, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Pengobatan Skizofrenia

Mulai dengan monoterapi antipsikotik oral pada dosis 5-10 mg/hari (target 10 mg/hari), dan jika gagal setelah dua percobaan monoterapi yang adekuat, beralih ke clozapine sebagai terapi lini ketiga.

Pendekatan Farmakologis Bertahap

Lini Pertama: Monoterapi Antipsikotik

  • Inisiasi dengan satu agen antipsikotik tunggal yang bekerja sebagai antagonis atau agonis parsial reseptor dopamin D2 1, 2
  • Dosis awal 5-10 mg/hari dengan target 10 mg/hari dalam beberapa hari, efektivitas terbukti pada rentang dosis 10-15 mg/hari 3
  • Berikan dosis terapeutik minimal 4 minggu untuk menilai efikasi secara adekuat 4
  • Pilih agen dengan sifat antikolinergik minimal untuk menghindari gangguan kognitif yang dapat menurunkan kualitas hidup 2
  • Pantau efektivitas dan efek samping secara ketat sejak awal pengobatan 1

Lini Kedua: Percobaan Monoterapi Alternatif

  • Jika antipsikotik pertama gagal setelah dosis dan durasi yang adekuat, coba antipsikotik kedua yang berbeda sebagai monoterapi 1, 2
  • Pertimbangkan antipsikotik injeksi kerja panjang (long-acting injectable) atau pengukuran konsentrasi darah untuk memastikan kepatuhan dan kadar serum yang tepat sebelum menyimpulkan kegagalan terapi 1
  • Singkirkan faktor lain yang dapat mengurangi efek pengobatan seperti ketidakpatuhan, penyalahgunaan zat, atau kondisi medis komorbid 1

Lini Ketiga: Clozapine

  • Clozapine harus dimulai jika dua percobaan monoterapi dengan antipsikotik non-clozapine telah gagal dan tidak ada kontraindikasi absolut 1, 2
  • Sekitar 34% pasien memerlukan clozapine untuk skizofrenia resisten pengobatan 2
  • Clozapine juga direkomendasikan jika risiko bunuh diri tetap substansial meskipun pengobatan lain 1
  • Clozapine dapat dipertimbangkan jika risiko perilaku agresif tetap tinggi meskipun pengobatan lain 1

Lini Keempat: Polifarmasi Antipsikotik (Hanya Jika Diperlukan)

  • Polifarmasi antipsikotik hanya boleh dipertimbangkan setelah langkah-langkah di atas gagal menghasilkan hasil yang memuaskan 1, 2
  • Kombinasi aripiprazole dengan clozapine menunjukkan risiko hospitalisasi psikiatrik terendah (HR 0.86,95% CI 0.79-0.94) dibandingkan monoterapi clozapine 4
  • Polifarmasi antipsikotik menyebabkan lebih banyak efek samping daripada monoterapi, sehingga harus dihindari kecuali benar-benar diperlukan 1

Intervensi Psikososial Esensial

Terapi Berbasis Bukti yang Wajib

  • Terapi kognitif-perilaku untuk psikosis (CBTp) menunjukkan efek positif yang moderat namun bertahan lama pada kognisi dan gejala 1, 2
  • Psikoedukasi untuk pasien dan keluarga dapat meningkatkan fungsi keseluruhan dan mengurangi tingkat kekambuhan 1, 4, 2
  • Remediasi kognitif untuk meningkatkan fungsi kognitif 1, 2
  • Layanan dukungan kerja (supported employment services) 1

Program Perawatan Khusus

  • Pasien dengan episode psikosis pertama harus diobati dalam program perawatan khusus terkoordinasi (coordinated specialty care program) 1
  • Assertive community treatment untuk pasien dengan riwayat keterlibatan layanan yang buruk yang menyebabkan kekambuhan atau gangguan sosial yang sering 1
  • Intervensi keluarga untuk pasien yang memiliki kontak berkelanjutan dengan keluarga 1, 4

Manajemen Efek Samping

Gejala Ekstrapiramidal

  • Distonia akut: obati dengan obat antikolinergik 1
  • Parkinsonisme: turunkan dosis antipsikotik, ganti ke antipsikotik lain, atau obati dengan antikolinergik 1
  • Akathisia: turunkan dosis, ganti antipsikotik, tambahkan benzodiazepin, atau tambahkan beta-blocker 1

Tardive Dyskinesia

  • Pasien dengan tardive dyskinesia sedang hingga berat atau melumpuhkan harus diobati dengan inhibitor reversibel vesicular monoamine transporter 2 (VMAT2) 1

Efek Metabolik

  • Pantau efek metabolik secara teratur, terutama dengan clozapine atau olanzapine 4
  • Pertimbangkan metformin untuk efek samping metabolik 4

Strategi Kepatuhan

  • Psikoedukasi pasien sangat penting untuk kepatuhan pengobatan 4
  • Antipsikotik injeksi kerja panjang harus dipertimbangkan untuk pasien yang lebih menyukai pengobatan tersebut atau memiliki riwayat kepatuhan yang buruk atau tidak pasti 1, 2
  • Sekitar 70% pasien memerlukan pengobatan jangka panjang, bahkan seumur hidup, untuk mengontrol gejala 1, 2

Peringatan Penting

Keterbatasan Antipsikotik

  • Antipsikotik efektif mengurangi gejala positif tetapi mungkin tidak secara signifikan memperbaiki gejala negatif atau defisit kognitif 1, 2
  • Setidaknya 20% individu tidak mengalami respons substansial dari monoterapi antipsikotik 1, 2
  • 70% pasien tidak mencapai pemulihan lengkap meskipun pengobatan 1, 2

Kesalahan yang Harus Dihindari

  • Jangan gunakan polifarmasi antipsikotik kecuali setelah percobaan clozapine gagal 4, 2
  • Jangan mengabaikan gejala mood saat fokus pada gejala psikotik 4
  • Jangan melakukan durasi percobaan pengobatan yang tidak adekuat (minimal 4 minggu) 4
  • Jangan mengabaikan pemantauan dan intervensi kesehatan fisik 4
  • Intervensi dini sangat penting, karena penundaan pengobatan dapat mengakibatkan penurunan kognitif yang ireversibel 2

Pemantauan Berkelanjutan

  • Penilaian rutin gejala target, respons pengobatan, dan efek samping 4
  • Pemantauan risiko bunuh diri 4
  • Evaluasi kesehatan fisik secara teratur 4
  • Pemantauan kondisi psikiatrik komorbid, termasuk penyalahgunaan zat 4

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Primary Treatment Approach for Schizophrenia and Dopamine Management

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Schizoaffective Disorder Treatment Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.