What is the treatment for a patient with Chronic Kidney Disease (CKD) grade IV and diabetes?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 23, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Pengobatan CKD Grade IV dengan Diabetes

Pasien dengan CKD grade IV (eGFR 15-29 mL/min/1.73 m²) dan diabetes harus diobati dengan inhibitor SGLT2 sebagai terapi lini pertama bersama metformin (jika eGFR ≥30), ditambah agonis reseptor GLP-1 kerja panjang jika target glikemik tidak tercapai, dikombinasikan dengan penghambat sistem renin-angiotensin untuk pasien dengan albuminuria dan hipertensi. 1

Terapi Farmakologis Antihiperglikemik

Inhibitor SGLT2 (Terapi Lini Pertama)

  • Inhibitor SGLT2 direkomendasikan untuk semua pasien dengan diabetes tipe 2 dan CKD dengan eGFR ≥20 mL/min/1.73 m², memberikan perlindungan kardiovaskular dan ginjal yang substansial terlepas dari efek penurunan glukosa 1
  • Pada CKD grade IV, inhibitor SGLT2 dapat dilanjutkan bahkan ketika eGFR turun di bawah 30 mL/min/1.73 m² selama ditoleransi dengan baik dan terapi penggantian ginjal tidak segera diperlukan 1
  • Penurunan eGFR yang sedang dalam beberapa minggu pertama bersifat hemodinamik dan reversibel, bukan alasan untuk menghentikan terapi karena preservasi eGFR jangka panjang telah terbukti 1
  • Pasien harus diedukasi tentang risiko kontraksi volume ringan, penurunan tekanan darah, dan penurunan berat badan; pertimbangkan mengurangi dosis diuretik pada pasien yang berisiko hipovolemia 1

Metformin

  • Metformin direkomendasikan untuk pasien dengan eGFR ≥30 mL/min/1.73 m² sebagai terapi lini pertama bersama inhibitor SGLT2 1, 2
  • Pada CKD grade IV (eGFR 15-29), metformin harus dihindari atau dihentikan karena risiko akumulasi dan asidosis laktat 2
  • Dosis metformin harus disesuaikan ketika eGFR <45 mL/min/1.73 m² 2

Agonis Reseptor GLP-1 Kerja Panjang

  • Agonis reseptor GLP-1 kerja panjang direkomendasikan jika target glikemik tidak tercapai dengan metformin dan inhibitor SGLT2, atau jika obat tersebut tidak dapat digunakan 1
  • Agonis GLP-1 mengurangi kejadian kardiovaskular dan mungkin mencegah makroalbuminuria atau penurunan eGFR 1, 3
  • Dapat digunakan pada pasien dengan eGFR serendah 15 mL/min/1.73 m² 1
  • Kemungkinan besar mencegah kematian semua penyebab pada 116 dari setiap 1000 orang dengan CKD stage 3-5 yang diobati selama 1 tahun 3

Insulin

  • Untuk diabetes tipe 1, manajemen harus mengikuti pedoman diabetes umum dengan terapi berbasis insulin 1
  • Pada CKD lanjut, kebutuhan insulin dapat berkurang atau dieliminasi karena penurunan klirens ginjal insulin, namun kontrol glikemik tetap menantang 4
  • Jika menggunakan insulin atau sulfonilurea dan memenuhi target glikemik, pertimbangkan mengurangi atau menarik dosis untuk mencegah hipoglikemia saat menambahkan inhibitor SGLT2 1

Penghambat Sistem Renin-Angiotensin

  • ACE inhibitor atau ARB harus dimulai dan dititrasi hingga dosis tertinggi yang disetujui dan ditoleransi pada pasien dengan diabetes, hipertensi, dan albuminuria 1
  • Terapi ini memperlambat progresivitas CKD pada pasien dengan diabetes 1
  • Monitor fungsi ginjal dan kalium serum secara teratur 1

Target Glikemik dan Monitoring

  • Target HbA1c individual berkisar dari <6.5% hingga <8.0% tergantung pada risiko hipoglikemia dan komorbiditas 1, 2
  • HbA1c tetap menjadi alat utama untuk monitoring kontrol glikemik pada CKD grade IV 2
  • Continuous glucose monitoring (CGM) dapat berguna pada pasien dengan diskordansi antara HbA1c dan gejala klinis karena tidak dipengaruhi oleh fungsi ginjal 2, 5
  • Monitor eGFR lebih sering ketika <60 mL/min/1.73 m² dan nilai untuk efek samping obat, terutama hipoglikemia 2

Intervensi Gaya Hidup

Diet

  • Konsumsi diet individual tinggi sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, serat, kacang-kacangan, protein nabati, lemak tak jenuh, dan kacang; rendah daging olahan, karbohidrat olahan, dan minuman manis 1, 2
  • Pertahankan asupan protein harian 0.8 g/kg berat badan sesuai rekomendasi WHO untuk populasi umum 1
  • Batasi asupan natrium <2 g/hari (atau <5 g natrium klorida/hari) 1, 2

Aktivitas Fisik

  • Lakukan aktivitas fisik intensitas sedang untuk durasi kumulatif minimal 150 menit per minggu, disesuaikan dengan toleransi kardiovaskular dan fisik 1, 2
  • Pasien harus dihindari dari perilaku sedentari 1
  • Peningkatan aktivitas fisik menawarkan manfaat kardiometabolik, ginjal, dan kognitif serta meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup secara keseluruhan 1

Manajemen Risiko Kardiovaskular Komprehensif

Terapi Lipid

  • Statin direkomendasikan untuk semua pasien dengan diabetes tipe 1 atau tipe 2 dan CKD: intensitas sedang untuk pencegahan primer ASCVD atau intensitas tinggi untuk pasien dengan ASCVD yang diketahui 1
  • Untuk beberapa pasien, pertimbangkan intensifikasi terapi statin, penambahan ezetimibe, atau penambahan inhibitor PCSK-9 berdasarkan risiko ASCVD dan konsentrasi kolesterol LDL yang dicapai 1

Kontrol Tekanan Darah

  • Kontrol tekanan darah merupakan komponen penting dari strategi komprehensif untuk mengurangi risiko progresivitas penyakit ginjal dan penyakit kardiovaskular 1

Terapi Antiplatelet

  • Aspirin umumnya harus digunakan seumur hidup untuk pencegahan sekunder pada mereka dengan penyakit kardiovaskular yang sudah ada 1
  • Aspirin dapat dipertimbangkan untuk pencegahan primer pada individu berisiko tinggi, tetapi harus diseimbangkan dengan peningkatan risiko perdarahan termasuk trombositopati dengan GFR rendah 1

Program Edukasi Manajemen Mandiri

  • Program edukasi manajemen mandiri diabetes terstruktur harus diimplementasikan untuk memberdayakan pasien mengembangkan pengetahuan dan keterampilan manajemen mandiri 1
  • Program dapat disampaikan secara tatap muka sebagai program satu-satu atau berbasis kelompok atau melalui platform teknologi 1
  • Pendekatan terbaik disesuaikan dengan preferensi dan gaya belajar individual 1

Peringatan Penting

  • Hindari sulfonilurea generasi pertama pada CKD grade IV karena peningkatan risiko hipoglikemia; jika diperlukan sulfonilurea, pilih glipizid atau gliclazide 2
  • Pada CKD lanjut, banyak agen antihiperglikemik memiliki data efikasi terbatas, sehingga pemilihan obat harus hati-hati 4
  • Seiring fungsi ginjal memburuk, perubahan jenis dan dosis obat sering perlu disesuaikan 1
  • Manajemen anemia, gangguan mineral dan tulang, gangguan cairan dan elektrolit, dan akhirnya dialisis dan transplantasi menjadi semakin dominan pada CKD grade IV 1

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Management of Hyperinsulinemia in Patients with Chronic Kidney Disease

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Treatment of diabetes in patients with advanced chronic kidney disease or kidney failure.

Nephrology, dialysis, transplantation : official publication of the European Dialysis and Transplant Association - European Renal Association, 2025

Research

Continuous Glucose Monitoring to Optimize Management of Diabetes in Patients with Advanced CKD.

Clinical journal of the American Society of Nephrology : CJASN, 2023

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.