Apa itu Syringomielia?
Syringomielia adalah kelainan langka yang ditandai dengan terbentuknya rongga kistik berisi cairan di dalam medula spinalis, yang menyebabkan mielopati progresif. 1, 2, 3
Definisi dan Karakteristik Dasar
- Syringomielia merupakan kavitasi sentral medula spinalis dengan insiden sekitar 8,4 kasus baru per tahun per 100.000 populasi 2
- Rongga kistik biasanya berlokasi di medula spinalis servikal, meskipun dapat meluas ke atas atau ke bawah 2
- Istilah "syringobulbia" digunakan ketika kavitasi melibatkan medula oblongata 1
- Dilatasi abnormal dari kanalis sentralis disebut sebagai hidromielia atau "slit-like syrinx" 3
Patofisiologi
Penyebab mendasar dari semua jenis syringomielia adalah gangguan dinamika aliran cairan serebrospinal (CSS) yang fisiologis. 2, 3
- Gangguan aliran CSS di ruang subaraknoid menyebabkan perubahan kecepatan aliran yang akhirnya membentuk syrinx 3
- Syrinx dapat dianggap analog dengan hidrosefalus dalam hal mekanisme pembentukannya 4
Klasifikasi Berdasarkan Etiologi
Dalam urutan frekuensi menurun 2:
- Syringomielia terkait malformasi Chiari I - bentuk paling umum 2, 4
- Syringomielia pasca-trauma vertebra 2
- Syringomielia terkait invaginasi basilar 2
- Syringomielia terkait hidrosefalus 2
- Syringomielia terkait tumor intramedular 3, 4
- Syringomielia terkait tethered cord syndrome - sangat jarang 5
Manifestasi Klinis
Gejala paralisis, kehilangan sensorik, dan nyeri kronik biasanya berkembang pada dekade ketiga/keempat kehidupan. 3
Perjalanan Penyakit Progresif
- Riwayat alamiah syringomielia adalah deteriorasi neurologis bertahap dan bertingkat yang berlangsung bertahun-tahun 3
- Patologi berkembang dari perubahan sensorik minor hingga kelemahan dan atrofi otot 1
- Pada syringobulbia, dapat terjadi kompromi respirasi bahkan kematian 1
Gejala Spesifik
- Perubahan sensorik dimulai distal pada tungkai dan menjadi lebih proksimal seiring waktu 6
- Kadang dapat terjadi "suspended sensory loss" dengan sensasi yang terpelihara di atas dan di bawah area abnormalitas 6
- Nyeri punggung dan/atau tungkai yang bervariasi - dapat tumpul dan pegal, tajam seperti listrik, atau disestetik 6
- Disfungsi kandung kemih dan usus - urgensi, inkontinensia, infeksi saluran kemih 6
- Deformitas ortopedik kaki dan skoliosis progresif 6
Diagnosis
MRI adalah modalitas diagnostik utama untuk syringomielia. 3, 4
Protokol Pencitraan yang Direkomendasikan 3:
- Sekuens morfologi: T1, T2, FLAIR, T2*, T1 dengan kontras
- MRI dinamik: studi kecepatan CSS (sekuens CISS, cine-MR)
- Evaluasi hati-hati terhadap junction kranioservikal
Indikasi MRI pada Pasien Skoliosis
MRI spine lengkap diindikasikan pada pasien skoliosis dengan faktor risiko abnormalitas aksis neural, bukan untuk skoliosis idiopatik rutin. 6, 7
Faktor risiko yang memerlukan MRI 6:
- Kurva torakal kiri
- Kurva segmen pendek (4-6 level)
- Tidak adanya lordosis segmen apikal (hiperkilosis)
- Progresi kurva cepat (>1° per bulan)
- Nyeri yang mengganggu fungsi
- Temuan neurologis fokal
- Jenis kelamin laki-laki
- Pes cavus
Temuan pada Malformasi Mielomeningokel
Syringomielia ditemukan pada 40-80% kasus malformasi mielomeningokel 6
Manajemen
Prinsip Umum
Pengobatan konservatif tidak direkomendasikan karena prosedur bedah menghentikan progresi penyakit dengan perbaikan klinis sebagai aturan umum. 2
Indikasi Pembedahan
Pengobatan bedah dini sangat direkomendasikan sebelum terjadi defisit neurologis yang berat. 2
- Deteriorasi klinis
- MRI follow-up menunjukkan peningkatan ukuran dan ekstensi kavitas syringomielik
- Syringomielia simptomatik dengan penyebab yang dapat diidentifikasi
Strategi Bedah
Langkah pertama dalam pengobatan bedah adalah diagnosis etiologi yang tepat untuk mengarahkan pengobatan pada penyebab mendasar. 2
Pilihan Bedah Berdasarkan Etiologi 2, 3:
Rekonstruksi kontinuitas ruang subaraknoid - pilihan pengobatan pertama 2
- Pelebaran junction kranioservikal dengan duraplasti (untuk malformasi Chiari) 3
Arachnoidolysis - berdasarkan mekanisme patogenik 3
Prosedur shunting - ketika reestablishment jalur terbukti tidak mungkin atau sebagai prosedur kedua 2, 3
Un-tethering surgery - untuk syringomielia terkait tethered cord 5
Kasus Khusus
- Syringomielia terkait tumor intramedular: resolusi spontan setelah reseksi tumor 3
- Syringomielia asimptomatik insidental atau hidromielia: tidak ada bukti untuk pembedahan 3
Peringatan Penting
Kontroversi tentang Syrinx Asimptomatik
Terdapat perdebatan mengenai signifikansi klinis syrinx asimptomatik yang terisolasi. 6
- Beberapa studi menunjukkan syrinx asimptomatik dan terisolasi tidak memiliki implikasi prognostik atau pengobatan yang substansial 6
- Studi lain menyarankan deteksi syrinx mendasar mungkin penting, terutama pada malformasi Chiari I 6
- Pada studi 69 pasien dengan Chiari I yang menjalani dekompresi kranioservikal: tidak ada dari 49 pasien dengan kurva <20° yang mengalami progresi, sementara 21 dari 30 pasien dengan kurva >20° mengalami progresi 6
Kapan Tidak Mengasumsikan Syrinx sebagai Penyebab
Jangan mengasumsikan syrinx torakal menyebabkan nyeri kepala - cari penjelasan alternatif terlebih dahulu seperti malformasi Chiari. 8
- Disrupsi simpatik korda torakal menyebabkan disfungsi otonom yang mengarah ke sinkop, bukan gejala sefalik 8
- Malformasi Arnold Chiari adalah bentuk paling umum dari syringomielia yang dapat dikaitkan dengan nyeri kepala 8
- Nyeri kepala postural menunjukkan kebocoran CSS atau hipotensi intrakranial daripada syrinx itu sendiri 8
Prognosis dan Follow-up
- Syringomielia adalah penyakit berat dengan dampak tinggi pada kualitas hidup 3
- Nyeri kronik adalah gejala jangka panjang utama yang memerlukan pengobatan medis 3
- Direkomendasikan untuk mengobati tanpa penundaan pada syringomielia yang evolutif 3
- Syringomielia memerlukan pendekatan multidisiplin yang didedikasikan 3