What is the function of the 3 Ps (Presentation, Past medical history, Physical examination) in patient assessment?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 26, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Fungsi 3 P dalam Penilaian Pasien

3 P (Presentation/Keluhan Utama, Past Medical History/Riwayat Medis Terdahulu, dan Physical Examination/Pemeriksaan Fisik) merupakan komponen inti evaluasi klinis yang secara sistematis mengidentifikasi diagnosis, mengarahkan strategi pengobatan, dan memprediksi prognosis pasien. 1

Presentation (Keluhan Utama/History of Present Illness)

Fungsi utama: Mengidentifikasi alasan kunjungan pasien dan mengarahkan seluruh proses pemeriksaan serta pengambilan keputusan klinis. 1

Elemen yang Harus Didokumentasikan:

  • Onset dan durasi: Kapan gejala dimulai, berapa lama berlangsung, dan bagaimana perkembangannya dari waktu ke waktu 2
  • Karakteristik gejala: Sifat spesifik keluhan (misalnya untuk nyeri dada: lokasi, kualitas, radiasi, intensitas) 2, 3
  • Tingkat keparahan: Kuantifikasi intensitas menggunakan skala yang sesuai (misalnya skala 0-10 untuk nyeri) untuk menetapkan baseline 2, 3
  • Faktor yang memperburuk dan meringankan: Apa yang membuat gejala lebih baik atau lebih buruk 2, 3
  • Dampak fungsional: Bagaimana gejala mempengaruhi aktivitas sehari-hari, tidur, mood, dan kualitas hidup 2, 3
  • Gejala terkait: Dokumentasi gejala lain yang dapat membantu menegakkan diagnosis 2

Contoh Aplikasi Klinis:

Untuk pasien dengan keluhan kardiovaskular, dokumentasikan: dispnea (onset, durasi), ortopnea, paroxysmal nocturnal dyspnea, nyeri dada (karakteristik lengkap), perubahan berat badan, edema, dan kelelahan. 1, 4

Past Medical History (Riwayat Medis Terdahulu)

Fungsi utama: Memberikan konteks medis dan bedah yang mempengaruhi evaluasi penyakit saat ini dan menentukan pendekatan pengobatan yang berbeda. 1

Informasi yang Harus Dikumpulkan:

  • Kondisi kronis: Penyakit ginjal, paru, demensia, depresi, penyakit hati, penyakit kolagen vaskular, penyakit muskuloskeletal, keganasan 4
  • Durasi kondisi kronis: Berapa lama diagnosis ditegakkan 4
  • Riwayat prosedur kardiovaskular: Termasuk penilaian fungsi ventrikel kiri 1
  • Riwayat keluarga 3 generasi: Khususnya untuk kardiomiopati, untuk mengidentifikasi kemungkinan penyakit herediter 1
  • Riwayat imunisasi: Influenza dan pneumokokal dengan tanggal pemberian 4
  • Obat-obatan: Termasuk obat resep, over-the-counter, pengobatan komplementer/alternatif, atau zat terlarang 1
  • Alergi obat: Dokumentasi reaksi alergi sebelumnya 1
  • Pengobatan sebelumnya: Intervensi yang pernah dicoba dan efektivitasnya 2

Peringatan Penting:

Pasien dengan riwayat medis negatif akan dievaluasi secara berbeda dibandingkan pasien dengan multiple masalah medis/bedah kompleks. 1 Untuk obat-obatan dengan risiko spesifik (misalnya stimulan), tanyakan riwayat pribadi kelainan jantung struktural atau riwayat keluarga aritmia maligna/kematian jantung mendadak. 1

Physical Examination (Pemeriksaan Fisik)

Fungsi utama: Memberikan informasi diagnostik langsung yang dapat mengarah ke diagnosis atau mempersempit diagnosis diferensial secara signifikan. 1

Komponen Pemeriksaan yang Harus Dilakukan:

  • Tanda vital: Tekanan darah, nadi, laju pernapasan, suhu—harus dinilai pada setiap kunjungan 1, 4
  • Tanda kongesti klinis: Distensi vena jugularis, ortopnea, bendopnea, respons square-wave terhadap manuver Valsalva, edema tungkai 1
  • Pemeriksaan kardiovaskular dan pulmoner: Evaluasi menyeluruh sistem jantung dan paru 1
  • Pemeriksaan neurologis dan muskuloskeletal: Sesuai keluhan 1, 3
  • Pemeriksaan luka pasca-prosedur: Jika relevan 1
  • Pemeriksaan sendi dan neuromuskular: Untuk kondisi nyeri kronis 1

Nilai Prognostik:

Kongesti klinis yang dinilai melalui pemeriksaan fisik merupakan faktor risiko buruk yang penting pada pasien gagal jantung dan memberikan informasi prognostik independen bahkan dari peptida natriuretik atau skor risiko MAGGIC. 1 Pemeriksaan fisik juga mengidentifikasi "petunjuk klinis sederhana" untuk gagal jantung lanjut yang memerlukan rujukan ke pusat gagal jantung lanjut. 1

Integrasi 3 P dalam Praktik Klinis

Algoritma penggunaan:

  1. Mulai dengan Presentation: Identifikasi keluhan utama dan karakteristik lengkapnya untuk mengarahkan pemeriksaan selanjutnya 1, 2
  2. Kumpulkan Past Medical History: Tentukan konteks medis yang mempengaruhi interpretasi keluhan saat ini 1, 4
  3. Lakukan Physical Examination: Konfirmasi atau persempit diagnosis diferensial berdasarkan temuan objektif 1
  4. Gabungkan ketiga komponen: Temuan dari ketiga elemen harus dikombinasikan untuk memberikan dasar rencana pengobatan individual 1

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari:

  • Mengabaikan dampak fungsional: Efek gejala pada aktivitas sehari-hari memberikan konteks krusial untuk keputusan pengobatan 2
  • Tidak menilai kongesti pada setiap kunjungan: Kongesti klinis adalah target penyesuaian obat dan berhubungan dengan kualitas hidup serta prognosis 1
  • Melewatkan faktor risiko relevan: Penilaian risiko individual sangat penting untuk diagnosis dan manajemen akurat 2
  • Tidak mengkomunikasikan temuan: Komunikasi aktif dengan penyedia layanan kesehatan primer dan tim perawatan lain diperlukan untuk manajemen optimal 1

Dokumentasi:

Buat catatan tertulis yang mencerminkan evaluasi pasien dan berisi rencana perawatan dengan prioritas detail untuk reduksi risiko dan rehabilitasi. 1 Hindari "copy/paste" seluruh catatan tanpa editing karena dapat menyebarkan kesalahan faktual dan data kontradiktif. 4

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Comprehensive History of Present Illness for Initial Assessment

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Evaluación y Manejo del Dolor Profundo

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Comprehensive Medical History Collection

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.