Kombinasi Diethylpropion dan Semaglutide untuk Terapi Obesitas
Tidak ada bukti yang mendukung penggunaan kombinasi diethylpropion dan semaglutide, dan kombinasi ini tidak direkomendasikan karena tidak ada data keamanan atau efikasi untuk terapi kombinasi obat anti-obesitas. 1
Bukti Mengenai Terapi Kombinasi
- Pedoman American College of Physicians tahun 2005 secara eksplisit menyatakan bahwa "tidak ada bukti untuk peningkatan penurunan berat badan dengan terapi kombinasi" obat anti-obesitas 1
- Pedoman American Gastroenterological Association tahun 2022 mengidentifikasi terapi kombinasi sebagai "knowledge gap" dan tidak memberikan rekomendasi untuk kombinasi obat anti-obesitas 1
- Tidak ada uji klinis yang mengevaluasi keamanan atau efikasi kombinasi diethylpropion dengan semaglutide atau agonis GLP-1 lainnya 1
Rekomendasi Monoterapi yang Didukung Bukti
Semaglutide 2.4 mg harus diprioritaskan sebagai monoterapi karena menghasilkan penurunan berat badan paling besar (10.76% lebih tinggi dibanding plasebo) dengan bukti kepastian tinggi. 1
Profil Efikasi Monoterapi:
- Semaglutide 2.4 mg: Penurunan berat badan 14.9-17.4% dalam 68 minggu, dengan 69-79% pasien mencapai ≥10% penurunan berat badan 1, 2, 3
- Diethylpropion: Penurunan berat badan 5.36% (95% CI: 3.50-7.23%) berdasarkan bukti kepastian rendah, hanya disetujui untuk penggunaan jangka pendek (12 minggu) 1
Pertimbangan Klinis Penting:
- Diethylpropion adalah simpatomimetik yang disetujui FDA hanya untuk penggunaan jangka pendek, bukan untuk manajemen jangka panjang yang diperlukan obesitas sebagai penyakit kronis 1, 4
- Semaglutide memiliki manfasin glukoreglatori tambahan dan disetujui untuk penggunaan jangka panjang dengan data keamanan kardiovaskular yang lebih baik 1, 5
- Kombinasi obat simpatomimetik dengan agonis GLP-1 dapat meningkatkan risiko efek samping kardiovaskular tanpa data keamanan yang mendukung 1, 5
Algoritma Pengobatan yang Direkomendasikan
Untuk pasien dengan BMI ≥30 kg/m² atau BMI ≥27 kg/m² dengan komplikasi terkait berat badan:
Mulai dengan semaglutide 2.4 mg sebagai lini pertama dengan titrasi bertahap (mulai 0.25 mg/minggu, tingkatkan hingga 2.4 mg/minggu) 1, 5
Evaluasi respons pada 12-16 minggu: Jika penurunan berat badan <5%, pertimbangkan untuk menghentikan dan beralih ke pilihan lain 5
Jika semaglutide tidak tersedia atau kontraindikasi, pilihan monoterapi alternatif berdasarkan bukti kepastian sedang hingga tinggi: 1
- Liraglutide 3.0 mg (penurunan berat badan 4.81%)
- Phentermine-topiramate ER (penurunan berat badan 8.45%)
- Naltrexone-bupropion ER (penurunan berat badan 3.01%)
Diethylpropion hanya dipertimbangkan jika semua pilihan di atas gagal atau tidak tersedia, dengan pemahaman bahwa ini hanya untuk penggunaan jangka pendek dan memiliki bukti kepastian rendah 1, 4
Peringatan Penting
- Jangan mengombinasikan obat anti-obesitas tanpa data uji klinis yang mendukung keamanan dan efikasi kombinasi tersebut 1
- Diethylpropion memiliki potensi penyalahgunaan (zat terkontrol jadwal IV) dan dapat menyebabkan stimulasi SSP, takikardia, dan peningkatan tekanan darah 1
- Semaglutide dapat menyebabkan mual, muntah, dan pengosongan lambung yang tertunda; titrasi bertahap diperlukan untuk meminimalkan efek samping gastrointestinal 1, 5
- Kedua obat memerlukan pemantauan tekanan darah dan denyut jantung secara berkala 1, 5
- Jika beberapa obat gagal, operasi bariatrik harus dipertimbangkan dengan kuat karena memberikan penurunan berat badan yang superior dan lebih tahan lama dibanding pilihan farmakologis apapun 4