Can diethylpropion and semaglutide be combined for obesity therapy?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 29, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Kombinasi Diethylpropion dan Semaglutide untuk Terapi Obesitas

Tidak ada bukti yang mendukung penggunaan kombinasi diethylpropion dan semaglutide, dan kombinasi ini tidak direkomendasikan karena tidak ada data keamanan atau efikasi untuk terapi kombinasi obat anti-obesitas. 1

Bukti Mengenai Terapi Kombinasi

  • Pedoman American College of Physicians tahun 2005 secara eksplisit menyatakan bahwa "tidak ada bukti untuk peningkatan penurunan berat badan dengan terapi kombinasi" obat anti-obesitas 1
  • Pedoman American Gastroenterological Association tahun 2022 mengidentifikasi terapi kombinasi sebagai "knowledge gap" dan tidak memberikan rekomendasi untuk kombinasi obat anti-obesitas 1
  • Tidak ada uji klinis yang mengevaluasi keamanan atau efikasi kombinasi diethylpropion dengan semaglutide atau agonis GLP-1 lainnya 1

Rekomendasi Monoterapi yang Didukung Bukti

Semaglutide 2.4 mg harus diprioritaskan sebagai monoterapi karena menghasilkan penurunan berat badan paling besar (10.76% lebih tinggi dibanding plasebo) dengan bukti kepastian tinggi. 1

Profil Efikasi Monoterapi:

  • Semaglutide 2.4 mg: Penurunan berat badan 14.9-17.4% dalam 68 minggu, dengan 69-79% pasien mencapai ≥10% penurunan berat badan 1, 2, 3
  • Diethylpropion: Penurunan berat badan 5.36% (95% CI: 3.50-7.23%) berdasarkan bukti kepastian rendah, hanya disetujui untuk penggunaan jangka pendek (12 minggu) 1

Pertimbangan Klinis Penting:

  • Diethylpropion adalah simpatomimetik yang disetujui FDA hanya untuk penggunaan jangka pendek, bukan untuk manajemen jangka panjang yang diperlukan obesitas sebagai penyakit kronis 1, 4
  • Semaglutide memiliki manfasin glukoreglatori tambahan dan disetujui untuk penggunaan jangka panjang dengan data keamanan kardiovaskular yang lebih baik 1, 5
  • Kombinasi obat simpatomimetik dengan agonis GLP-1 dapat meningkatkan risiko efek samping kardiovaskular tanpa data keamanan yang mendukung 1, 5

Algoritma Pengobatan yang Direkomendasikan

Untuk pasien dengan BMI ≥30 kg/m² atau BMI ≥27 kg/m² dengan komplikasi terkait berat badan:

  1. Mulai dengan semaglutide 2.4 mg sebagai lini pertama dengan titrasi bertahap (mulai 0.25 mg/minggu, tingkatkan hingga 2.4 mg/minggu) 1, 5

  2. Evaluasi respons pada 12-16 minggu: Jika penurunan berat badan <5%, pertimbangkan untuk menghentikan dan beralih ke pilihan lain 5

  3. Jika semaglutide tidak tersedia atau kontraindikasi, pilihan monoterapi alternatif berdasarkan bukti kepastian sedang hingga tinggi: 1

    • Liraglutide 3.0 mg (penurunan berat badan 4.81%)
    • Phentermine-topiramate ER (penurunan berat badan 8.45%)
    • Naltrexone-bupropion ER (penurunan berat badan 3.01%)
  4. Diethylpropion hanya dipertimbangkan jika semua pilihan di atas gagal atau tidak tersedia, dengan pemahaman bahwa ini hanya untuk penggunaan jangka pendek dan memiliki bukti kepastian rendah 1, 4

Peringatan Penting

  • Jangan mengombinasikan obat anti-obesitas tanpa data uji klinis yang mendukung keamanan dan efikasi kombinasi tersebut 1
  • Diethylpropion memiliki potensi penyalahgunaan (zat terkontrol jadwal IV) dan dapat menyebabkan stimulasi SSP, takikardia, dan peningkatan tekanan darah 1
  • Semaglutide dapat menyebabkan mual, muntah, dan pengosongan lambung yang tertunda; titrasi bertahap diperlukan untuk meminimalkan efek samping gastrointestinal 1, 5
  • Kedua obat memerlukan pemantauan tekanan darah dan denyut jantung secara berkala 1, 5
  • Jika beberapa obat gagal, operasi bariatrik harus dipertimbangkan dengan kuat karena memberikan penurunan berat badan yang superior dan lebih tahan lama dibanding pilihan farmakologis apapun 4

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Once-Weekly Semaglutide in Adults with Overweight or Obesity.

The New England journal of medicine, 2021

Guideline

Alternative Weight Management Options in the UK After Failed Mysimba and Orlistat

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Wegovy (Semaglutide) Prescribing Requirements

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.