What is the percentage risk of erectile dysfunction after a Transurethral Resection of the Prostate (TURP) procedure?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 8, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Risiko Disfungsi Ereksi Setelah TURP

Berdasarkan pedoman American Urological Association, risiko disfungsi ereksi setelah TURP adalah sekitar 10% (7-13%), yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan komplikasi ejakulasi retrograde yang mencapai 65%. 1

Angka Kejadian Berdasarkan Bukti Terkini

  • Pedoman AUA 2003 melaporkan tingkat disfungsi ereksi pasca-TURP sebesar 10% dengan rentang kepercayaan 7-13%, berdasarkan analisis randomized controlled trials dengan kontrol TURP 1

  • Praxis Medical Insights mengkonfirmasi bahwa disfungsi ereksi mempengaruhi sekitar 10% pasien setelah TURP, menjadikannya komplikasi yang relatif jarang dibandingkan dengan disfungsi ejakulasi 2

Perbandingan dengan Komplikasi Seksual Lainnya

  • Ejakulasi retrograde adalah komplikasi seksual yang paling umum, terjadi pada 65% (56-72%) pasien, yang secara signifikan lebih tinggi daripada disfungsi ereksi 1

  • Transurethral incision of the prostate (TUIP) menunjukkan tingkat ejakulasi retrograde yang lebih rendah (18% vs 65% dengan TURP), tetapi data spesifik untuk disfungsi ereksi dengan TUIP tidak tersedia dalam pedoman 2

Faktor Risiko yang Meningkatkan Kemungkinan Disfungsi Ereksi

Beberapa studi penelitian mengidentifikasi faktor risiko spesifik yang meningkatkan risiko disfungsi ereksi pasca-TURP:

  • Diabetes mellitus adalah faktor risiko independen yang paling signifikan untuk perkembangan disfungsi ereksi setelah TURP 3, 4, 5

  • Perforasi kapsul intraoperatif dikaitkan dengan peningkatan risiko disfungsi ereksi pasca-operasi 4, 5

  • Pasien dengan fungsi ereksi yang lebih rendah sebelum operasi (skor IIEF-5 lebih rendah) memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami disfungsi ereksi pasca-operasi 3

  • Presentasi dengan retensi urin akut dan perdarahan primer yang profus juga merupakan faktor risiko 6

Variasi dalam Literatur Penelitian

Meskipun pedoman AUA menetapkan angka 10%, studi penelitian individual menunjukkan variasi:

  • Satu studi dengan 63 pasien melaporkan insiden 14% menggunakan parameter objektif (Rigiscan) 3

  • Studi yang lebih besar dengan 459 pasien melaporkan insiden disfungsi ereksi baru sebesar 12% pada follow-up 6 bulan 4

  • Studi retrospektif dengan 264 pasien melaporkan bahwa hanya 5,8% pasien dengan fungsi ereksi baik sebelum TURP mengalami perburukan setelah prosedur 7

  • Studi lain melaporkan tingkat kegagalan ereksi total sebesar 4,8% 6

Peringatan Penting untuk Konseling Pasien

  • Pasien harus diberitahu bahwa TURP adalah prosedur yang relatif aman terhadap fungsi ereksi, dengan risiko sekitar 10%, terutama jika tidak ada faktor risiko seperti diabetes atau perforasi kapsul 1, 3

  • Ejakulasi retrograde (65%) adalah komplikasi seksual yang jauh lebih umum dan harus menjadi fokus utama dalam konseling pra-operasi 1, 2

  • Aspek psikologis dapat memainkan peran penting dalam penurunan aktivitas seksual pasca-operasi, terutama terkait dengan penurunan libido 7

  • Pasien yang menjalani TURP setelah radioterapi harus diberitahu tentang tingkat inkontinensia yang tinggi, meskipun ini tidak secara langsung terkait dengan disfungsi ereksi 1

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Complications of Transurethral Resection of the Prostate (TURP)

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Sexual dysfunctions after transurethral resection of the prostate (TURP): evidence from a retrospective study on 264 patients.

Archivio italiano di urologia, andrologia : organo ufficiale [di] Societa italiana di ecografia urologica e nefrologica, 2015

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.