Penanganan Coxidyna (Infeksi Setelah Luka Tusuk Paku)
Mulai antibiotik oral segera dengan cakupan terhadap Staphylococcus aureus dan organisme gram-positif jika dicurigai infeksi setelah tertusuk paku. 1
Penilaian Klinis
Tanda-tanda infeksi yang memerlukan antibiotik meliputi 1:
- Nyeri yang meningkat
- Kemerahan dan pembengkakan
- Drainase purulen (nanah)
- Rasa hangat di sekitar lokasi tusukan
Lakukan kultur bakteri jika terdapat nanah atau infeksi dicurigai secara klinis sebelum memulai antibiotik. 1, 2
Pemilihan Antibiotik
Target utama terapi antibiotik adalah Staphylococcus aureus dan organisme gram-positif lainnya. 1
Antibiotik oral yang direkomendasikan meliputi 1:
- Sefalosporin generasi pertama
- Amoksisilin-klavulanat
- Klindamisin
- Doksisiklin
Doksisiklin dapat digunakan pada dosis 100 mg dua kali sehari untuk paronikia yang berulang, berat, atau refrakter terhadap pengobatan, dengan evaluasi ulang setelah 1 bulan. 3
Perawatan Luka Tambahan
Rendam dengan cuka encer (dilusi 50:50) dua kali sehari selama 10-15 menit untuk mengurangi inflamasi dan edema. 3, 1, 2
Aplikasikan salep steroid topikal potensi sedang hingga tinggi pada lipatan kuku dua kali sehari untuk mengurangi pembengkakan dan nyeri. 3, 1
Gunakan larutan antiseptik seperti povidone-iodine 2% untuk membersihkan area yang terkena. 3, 2
Manajemen Berdasarkan Tingkat Keparahan
Infeksi Ringan (Grade 1)
- Lanjutkan perawatan pada dosis saat ini dan pantau perubahan keparahan 3
- Lakukan kultur jika dicurigai infeksi 3
- Mulai antibiotik oral dengan cakupan anti-staphylococcus aureus 3
- Evaluasi ulang setelah 2 minggu 3, 1
Infeksi Sedang (Grade 2)
- Lanjutkan obat pada dosis saat ini 3
- Lakukan kultur bakteri/virus/jamur jika dicurigai infeksi 3
- Mulai antibiotik oral dengan cakupan anti-staphylococcus aureus 3
- Jika terdapat hematoma yang nyeri atau abses subungual, diperlukan avulsi kuku parsial atau total 3, 1
- Taping lipatan kuku menjauh dari lempeng kuku 3
- Evaluasi ulang setelah 2 minggu 3
Infeksi Berat (Grade ≥3 atau Grade 2 yang Tidak Tertahankan)
- Hentikan pengobatan sampai keparahan menurun ke Grade 0-1 3
- Lakukan kultur bakteri/virus/jamur 3
- Lanjutkan antibiotik oral dengan cakupan anti-staphylococcus aureus 3
- Avulsi kuku parsial atau total diperlukan jika terdapat hematoma yang nyeri atau abses subungual 3, 1
- Evaluasi ulang setelah 2 minggu; jika memburuk atau tidak membaik, pertimbangkan penghentian per protokol 3
Peringatan Penting
Antibiotik profilaksis tidak diindikasikan secara rutin untuk luka tusuk bersih tanpa tanda-tanda infeksi. 1
Jangan gunakan steroid topikal jika terdapat nanah atau infeksi aktif - hentikan steroid dan fokus pada terapi antimikroba. 3
Pemantauan komplikasi termasuk infeksi kronis atau pembentukan abses sangat penting. 1
Tindakan Tambahan untuk Komplikasi
Jika terdapat onychocryptosis (kuku tumbuh ke dalam) bersamaan dengan infeksi 3:
- Dental floss nail splinting - masukkan benang gigi di bawah kuku yang tumbuh ke dalam
- Cotton packing untuk memisahkan tepi kuku
- Splinting dengan tabung fleksibel untuk enkapsulasi tepi lateral kuku
- Scoop shave removal dengan hyfrecation untuk jaringan granulasi
Jika infeksi memburuk meskipun sudah diobati, pertimbangkan untuk mengganti antibiotik berdasarkan hasil kultur. 2
Evaluasi ulang wajib dilakukan setelah 2 minggu untuk menentukan apakah infeksi memburuk atau tidak membaik dengan antibiotik oral dan perawatan lokal. 1