What is the recommended amiodarone (amio) protocol for uncontrolled atrial fibrillation (a.fib)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 13, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

��

1

��

:// modified: aria s ure of of more of X", of of of,

of,

RE, because and <u

            

Related Questions

Your Answer

Sign in to answer

Sign in with Google

By clicking "Sign in with Google", you agree to our terms & conditions and privacy policy.

Sign in with your email and password

Already have an account? Sign in

Don't have an account? Sign up

Forgot your password?

Enter your email and we'll send you a link to reset your password.

Resend code in:

Don't have an account? Sign up

We use cookies to enhance your experience. By continuing to visit this site, you agree to our use of cookies.Anda di halaman 1dari 18

LAPORAN PENDAHULUAN

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN

SISTEM KARDIOVASKULER DENGAN KASUS CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF)

Disusun Oleh : Nama : Eka Putri Rahmawati NIM : 2020.04.0009

PROGRAM STUDI PROFESI NERS

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BINA SEHAT PPNI MOJOKERTO 2020 LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN SISTEM KARDIOVASKULER DENGAN KASUS CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF)

A. Konsep Dasar Penyakit

  1. Definisi Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah secukupnya dalam memenuhi kebutuhan sirkulasi badan untuk keperluan metabolisme jaringan tubuh pada kondisi tertentu, sedangkan tekanan pengisian ke dalam jantung masih cukup tinggi. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah secukup nya dalam memenuhi kebutuhan sirkulasi badan untuk keperluan metabolisme jaringan tubuh pada kondisi tertentu, sedangkan tekanan pengisian ke dalam jantung masih cukup tinggi. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekut. (Brunner & Suddarth,

Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutuhan untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutuhan untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santoso, 2005) Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient yang adekuat. (Brunner & Suddarth, 2002) Gagal jantung kongestif adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah sesuai kebutaran untuk metabolisme jaringan. (Santosa, 2005)

Anda mungkin juga menyukaiAnda di halaman 1dari 18

LAPORAN PENDAHULUAN

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN

SISTEM ENDOKRIN DENGAN KASUS DIABETES MELITUS

Disusun Oleh : Nama : Eka Putri Rahmawati NIM : 2020.04.0009

PROGRAM STUDI PROFESI NERS

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BINA SEHAT PPNI MOJOKERTO 2020 LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN DIABETES MELITUS

A. Konsep Dasar Penyakit

  1. Definisi Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat dari insufisiensi fungsi insulin. Insufisiensi insulin dapat disebabkan oleh gangguan atau defisiensi produksi insulin oleh sel-sel beta Langerhans kelenjar pankreas, atau disebabkan oleh kurang responsifnya sel-sel tubuh terhadap insulin (WHO, 1999 dalam Soegondo, 2009). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik absolut maupun relatif (Suyono, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat penurunan sekresi insulin yang progresif yang terjadi pada latar belakang resistensi insulin (ADA, 2003). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa (gula sederhana) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara cukup (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare, 2002). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin secara adekuat (Smeltzer & Bare,

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.