Is the current medication regimen of Plavix (clopidogrel) 75 mg, Forxiga (dapagliflozin) 10 mg, Concor (bisoprolol) 2.5 mg, and Atorvastatin 20 mg appropriate for a post-bypass patient with CKD on HD?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 17, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Evaluasi Regimen Obat Pasien Post-Bypass dengan CKD on HD

Rekomendasi Utama

Regimen obat saat ini memerlukan modifikasi penting: Plavix 75 mg dapat dipertimbangkan meskipun efikasinya berkurang pada ESKD, Forxiga 10 mg TIDAK direkomendasikan untuk pasien HD, Concor 2,5 mg perlu titrasi lebih tinggi untuk target EF 39%, dan Atorvastatin 20 mg sudah tepat tetapi pertimbangkan dosis tinggi. 1, 2, 3

Analisis Per Obat

1. Plavix (Clopidogrel) 75 mg

Status: Dapat dilanjutkan dengan catatan penting

  • Pedoman ESC/EACTS 2018 merekomendasikan clopidogrel 75 mg maintenance dose untuk pasien post-PCI/CABG, dengan durasi minimal 6-12 bulan tergantung jenis stent dan risiko perdarahan 1
  • Peringatan kritis: 50-80% pasien ESKD mengalami resistensi clopidogrel dengan high on-treatment residual platelet reactivity 4
  • Pada pasien CKD dengan eGFR <60 ml/menit, reanalisis studi CURE dan CREDO menunjukkan manfaat berkurang atau tidak ada dari clopidogrel 4
  • Clopidogrel dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian dan perdarahan pada pasien ESKD 4

Alternatif yang lebih baik: Prasugrel atau ticagrelor lebih poten dan direkomendasikan sebagai pilihan pertama untuk ACS, namun data pada ESKD terbatas 1

2. Forxiga (Dapagliflozin) 10 mg

Status: TIDAK DIREKOMENDASIKAN untuk pasien HD

  • Label FDA menyatakan: Dapagliflozin tidak direkomendasikan untuk inisiasi pada pasien dengan eGFR <25 mL/min/1.73 m² 2
  • Untuk pasien yang sudah menggunakan dapagliflozin, dapat dilanjutkan jika eGFR turun <25, tetapi TIDAK untuk inisiasi baru 2
  • Pasien HD memiliki eGFR <15 mL/min/1.73 m², jauh di bawah ambang batas 2
  • Mekanisme kerja SGLT2 inhibitor bergantung pada filtrasi glomerulus yang masih berfungsi 2, 3

Studi DAPA-CKD: Meskipun menunjukkan manfaat kardio-renal pada CKD stage 2-4 (eGFR 25-75), pasien HD tidak termasuk dalam studi ini 3, 5

Rekomendasi: HENTIKAN dapagliflozin karena tidak efektif dan tidak ada data keamanan pada pasien HD 2

3. Concor (Bisoprolol) 2,5 mg

Status: Dosis terlalu rendah, perlu titrasi

  • Beta-blocker direkomendasikan untuk semua pasien post-MI dan heart failure dengan EF ≤40% 1, 6
  • Dosis bisoprolol 2,5 mg adalah dosis awal, bukan dosis target 1
  • Untuk EF 39%, target dosis bisoprolol adalah 10 mg sekali sehari (atau maksimal yang dapat ditoleransi) 1
  • Pedoman ACC/AHA 2013 menyatakan beta-blocker harus dilanjutkan setelah hospitalisasi untuk semua pasien STEMI tanpa kontraindikasi 1

Titrasi yang direkomendasikan:

  • Tingkatkan bertahap setiap 2 minggu jika TD dan HR stabil
  • Target HR istirahat 50-60 bpm
  • Monitor tanda-tanda dekompensasi jantung 1

Catatan penting: Hindari inisiasi beta-blocker IV pada pasien dengan tanda-tanda heart failure atau risiko syok kardiogenik 1

4. Atorvastatin 20 mg

Status: Dosis dapat ditingkatkan

  • Pedoman ESC/EACTS 2018 merekomendasikan statin dosis tinggi untuk semua pasien post-revaskularisasi 1
  • Atorvastatin 80 mg adalah dosis yang direkomendasikan untuk pencegahan sekunder penyakit kardiovaskular 1
  • Tidak ada penyesuaian dosis yang diperlukan untuk CKD atau HD 1

Rekomendasi: Pertimbangkan peningkatan ke atorvastatin 40-80 mg jika tidak ada kontraindikasi atau intoleransi 1

Obat yang Hilang dari Regimen

ACE Inhibitor atau ARB

SANGAT DIREKOMENDASIKAN untuk ditambahkan

  • Pedoman ACC/AHA merekomendasikan ACE inhibitor untuk semua pasien dengan LVEF ≤40%, hipertensi, diabetes, atau CKD 1
  • Untuk pasien intoleran ACE inhibitor, ARB direkomendasikan 1
  • Manfaat mortalitas terbukti pada pasien post-MI dengan disfungsi LV 1

Catatan untuk HD: Monitor ketat kalium dan tekanan darah, terutama pada hari dialisis 1, 7

Aldosterone Antagonist

Pertimbangkan untuk EF 39%

  • Spironolactone atau eplerenone direkomendasikan untuk pasien post-MI dengan EF ≤40% dan diabetes atau heart failure 1
  • Kontraindikasi relatif pada HD: Risiko hiperkalemia sangat tinggi 7, 8
  • Jika digunakan, monitor kalium setiap 5-7 hari sampai stabil, target K+ 4.0-5.0 mEq/L 7

Monitoring yang Diperlukan

Untuk Pasien HD dengan Regimen Ini:

  1. Kalium serum: Periksa sebelum dan sesudah HD, terutama jika menambahkan RAAS inhibitor 7, 8
  2. Tekanan darah: Pre dan post-HD, target <140/90 mmHg 1, 8
  3. Fungsi jantung: Ekokardiografi ulang dalam 3-6 bulan untuk evaluasi respons terapi 6
  4. Risiko perdarahan: Monitor Hb, tanda perdarahan, terutama dengan antiplatelet 4

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  1. Jangan menggunakan SGLT2 inhibitor pada pasien HD - tidak efektif 2
  2. Jangan menggunakan dosis beta-blocker yang terlalu rendah pada heart failure - titrasi sampai dosis target 1
  3. Jangan lupa menambahkan ACE inhibitor/ARB pada EF rendah - manfaat mortalitas terbukti 1
  4. Jangan mengabaikan resistensi clopidogrel pada ESKD - pertimbangkan tes fungsi platelet atau alternatif antiplatelet 4
  5. Jangan menambahkan aldosterone antagonist tanpa monitoring kalium ketat pada HD 7, 8

Regimen yang Direkomendasikan

Modifikasi yang disarankan:

  • Plavix 75 mg: Lanjutkan (dengan pemahaman efikasi berkurang) 1, 4
  • Forxiga 10 mg: HENTIKAN 2
  • Concor: Titrasi bertahap ke 5-10 mg (target maksimal yang ditoleransi) 1
  • Atorvastatin: Tingkatkan ke 40-80 mg 1
  • Tambahkan: ACE inhibitor (misalnya ramipril 2.5-5 mg) atau ARB jika intoleran 1
  • Pertimbangkan: Spironolactone 25 mg dengan monitoring kalium sangat ketat 1, 7

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Dapagliflozin in Patients with Chronic Kidney Disease.

The New England journal of medicine, 2020

Research

Clopidogrel use in end-stage kidney disease.

Seminars in dialysis, 2015

Research

Effects of Dapagliflozin in Stage 4 Chronic Kidney Disease.

Journal of the American Society of Nephrology : JASN, 2021

Guideline

Potassium Supplementation for Hypokalemia

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Management of Hypertension in End-Stage CKD

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.