Manajemen Kalori Pasien Post Operasi Laparatomi Repair Gaster
Pasien post laparatomi repair gaster harus memulai nutrisi oral dalam 24 jam pertama setelah operasi, dengan target asupan protein 60-80 g/hari (atau 1-1,5 g/kg berat badan ideal) dan kalori 25 kcal/kg/hari, serta jika asupan oral tidak mencapai >50% kebutuhan kalori dalam 7 hari, harus segera dimulai kombinasi nutrisi enteral dan parenteral. 1
Inisiasi Nutrisi Dini (Dalam 24 Jam)
Mulai nutrisi oral segera setelah operasi tanpa menunggu flatus atau bising usus kembali, karena terbukti menurunkan mortalitas (RR 0,41,95% CI 0,18-0,93) dan memperpendek lama rawat inap 1
Pada pasien bedah emergensi gastrointestinal, pemberian makan dalam 24 jam pertama aman dan tidak meningkatkan komplikasi, meskipun dapat menyebabkan muntah ringan yang mudah diatasi 1
Jika pasien tidak dapat makan oral, segera pasang feeding tube (nasojejunal atau needle catheter jejunostomy) dalam 24 jam untuk memulai nutrisi enteral 1
Target Kalori dan Protein Spesifik
Kebutuhan Protein
- Target: 60-80 g/hari atau 1-1,5 g/kg berat badan ideal (BMI = 25) 1
- Prioritaskan sumber protein berkualitas tinggi: produk susu, telur, ikan, daging tanpa lemak, produk kedelai, dan kacang-kacangan 1
- Protein whey direkomendasikan sebagai suplemen karena kandungan leucine tinggi yang membantu mempertahankan massa otot 1
Kebutuhan Kalori
- Target: 25 kcal/kg/hari 1
- Dalam praktik, pasien post operasi abdomen mayor sering hanya mencapai rata-rata 9,58 ± 3,33 kcal/kg/hari pada minggu pertama, yang tidak adekuat 2
- Komposisi makronutrien: 35-48% karbohidrat, 37-42% lemak, sisanya protein 1
Algoritma Eskalasi Nutrisi
Hari 0-1 Post Operasi
- Mulai cairan jernih dan makanan padat sesuai toleransi pasien dalam beberapa jam setelah operasi 1
- Tidak perlu diet bertahap (dari cair ke lunak ke padat) - pasien dapat langsung makan makanan regular sesuai keinginan 3
Hari 2-7 Post Operasi
- Evaluasi asupan harian: jika asupan oral <50% kebutuhan kalori, segera tambahkan suplemen nutrisi oral (ONS) 1
- Target minimal: 1200 kcal/hari dari hari pertama post operasi 1
- Jika asupan tetap <50% kebutuhan setelah 7 hari, wajib dimulai kombinasi nutrisi enteral dan parenteral 1
Indikasi Nutrisi Enteral via Tube
Mulai feeding tube dalam 24 jam jika: 1
- Pasien tidak dapat makan oral
- Diperkirakan asupan oral akan <50% kebutuhan selama >7 hari
- Terdapat malnutrisi pre-operatif
Indikasi Nutrisi Parenteral
Mulai parenteral nutrition jika: 1
- Nutrisi enteral kontraindikasi (obstruksi intestinal, ileus berat, iskemia intestinal, fistula output tinggi, perdarahan gastrointestinal berat)
- Asupan oral + enteral tetap <50% kebutuhan kalori setelah 7 hari
- Terdapat komplikasi mayor dengan relaparotomi 1
Pertimbangan Khusus untuk Repair Gaster
Immunonutrition (formula dengan arginine, omega-3, dan RNA) pada pasien bedah gaster untuk kanker terbukti meningkatkan penyembuhan luka dan menurunkan komplikasi (0% vs 26,7%, P=0,005) 4
Pasien dengan komplikasi Clavien-Dindo grade ≥III mengonsumsi protein lebih sedikit dan memiliki outcome lebih buruk, sehingga monitoring ketat asupan protein sangat penting 2
Monitoring dan Penyesuaian
- Evaluasi asupan kalori dan protein setiap hari selama minggu pertama 2
- Jika muntah terjadi dengan nutrisi dini, berikan antiemetik - jangan hentikan nutrisi 1
- 90% pasien post operasi abdomen mayor mengalami asupan protein inadekuat (<1,5 g/kg/hari) tanpa intervensi aktif 2
- Libatkan dietitian dalam perawatan post operatif untuk memastikan target nutrisi tercapai 2
Peringatan Penting
- Jangan menunggu bising usus atau flatus untuk memulai makan - ini adalah dogma lama yang tidak berbasis bukti 1, 3
- Hindari puasa berkepanjangan karena meningkatkan katabolisme protein dan memperlambat pemulihan 1
- Bed rest berkepanjangan memperburuk muscle wasting, sehingga mobilisasi dini harus dikombinasikan dengan nutrisi adekuat 1