What is the recommended calorie management for a post-operative patient after a laparotomy for gastric repair?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 19, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Manajemen Kalori Pasien Post Operasi Laparatomi Repair Gaster

Pasien post laparatomi repair gaster harus memulai nutrisi oral dalam 24 jam pertama setelah operasi, dengan target asupan protein 60-80 g/hari (atau 1-1,5 g/kg berat badan ideal) dan kalori 25 kcal/kg/hari, serta jika asupan oral tidak mencapai >50% kebutuhan kalori dalam 7 hari, harus segera dimulai kombinasi nutrisi enteral dan parenteral. 1

Inisiasi Nutrisi Dini (Dalam 24 Jam)

  • Mulai nutrisi oral segera setelah operasi tanpa menunggu flatus atau bising usus kembali, karena terbukti menurunkan mortalitas (RR 0,41,95% CI 0,18-0,93) dan memperpendek lama rawat inap 1

  • Pada pasien bedah emergensi gastrointestinal, pemberian makan dalam 24 jam pertama aman dan tidak meningkatkan komplikasi, meskipun dapat menyebabkan muntah ringan yang mudah diatasi 1

  • Jika pasien tidak dapat makan oral, segera pasang feeding tube (nasojejunal atau needle catheter jejunostomy) dalam 24 jam untuk memulai nutrisi enteral 1

Target Kalori dan Protein Spesifik

Kebutuhan Protein

  • Target: 60-80 g/hari atau 1-1,5 g/kg berat badan ideal (BMI = 25) 1
  • Prioritaskan sumber protein berkualitas tinggi: produk susu, telur, ikan, daging tanpa lemak, produk kedelai, dan kacang-kacangan 1
  • Protein whey direkomendasikan sebagai suplemen karena kandungan leucine tinggi yang membantu mempertahankan massa otot 1

Kebutuhan Kalori

  • Target: 25 kcal/kg/hari 1
  • Dalam praktik, pasien post operasi abdomen mayor sering hanya mencapai rata-rata 9,58 ± 3,33 kcal/kg/hari pada minggu pertama, yang tidak adekuat 2
  • Komposisi makronutrien: 35-48% karbohidrat, 37-42% lemak, sisanya protein 1

Algoritma Eskalasi Nutrisi

Hari 0-1 Post Operasi

  • Mulai cairan jernih dan makanan padat sesuai toleransi pasien dalam beberapa jam setelah operasi 1
  • Tidak perlu diet bertahap (dari cair ke lunak ke padat) - pasien dapat langsung makan makanan regular sesuai keinginan 3

Hari 2-7 Post Operasi

  • Evaluasi asupan harian: jika asupan oral <50% kebutuhan kalori, segera tambahkan suplemen nutrisi oral (ONS) 1
  • Target minimal: 1200 kcal/hari dari hari pertama post operasi 1
  • Jika asupan tetap <50% kebutuhan setelah 7 hari, wajib dimulai kombinasi nutrisi enteral dan parenteral 1

Indikasi Nutrisi Enteral via Tube

Mulai feeding tube dalam 24 jam jika: 1

  • Pasien tidak dapat makan oral
  • Diperkirakan asupan oral akan <50% kebutuhan selama >7 hari
  • Terdapat malnutrisi pre-operatif

Indikasi Nutrisi Parenteral

Mulai parenteral nutrition jika: 1

  • Nutrisi enteral kontraindikasi (obstruksi intestinal, ileus berat, iskemia intestinal, fistula output tinggi, perdarahan gastrointestinal berat)
  • Asupan oral + enteral tetap <50% kebutuhan kalori setelah 7 hari
  • Terdapat komplikasi mayor dengan relaparotomi 1

Pertimbangan Khusus untuk Repair Gaster

  • Immunonutrition (formula dengan arginine, omega-3, dan RNA) pada pasien bedah gaster untuk kanker terbukti meningkatkan penyembuhan luka dan menurunkan komplikasi (0% vs 26,7%, P=0,005) 4

  • Pasien dengan komplikasi Clavien-Dindo grade ≥III mengonsumsi protein lebih sedikit dan memiliki outcome lebih buruk, sehingga monitoring ketat asupan protein sangat penting 2

Monitoring dan Penyesuaian

  • Evaluasi asupan kalori dan protein setiap hari selama minggu pertama 2
  • Jika muntah terjadi dengan nutrisi dini, berikan antiemetik - jangan hentikan nutrisi 1
  • 90% pasien post operasi abdomen mayor mengalami asupan protein inadekuat (<1,5 g/kg/hari) tanpa intervensi aktif 2
  • Libatkan dietitian dalam perawatan post operatif untuk memastikan target nutrisi tercapai 2

Peringatan Penting

  • Jangan menunggu bising usus atau flatus untuk memulai makan - ini adalah dogma lama yang tidak berbasis bukti 1, 3
  • Hindari puasa berkepanjangan karena meningkatkan katabolisme protein dan memperlambat pemulihan 1
  • Bed rest berkepanjangan memperburuk muscle wasting, sehingga mobilisasi dini harus dikombinasikan dengan nutrisi adekuat 1

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Actual postoperative protein and calorie intake in patients undergoing major open abdominal cancer surgery: A prospective, observational cohort study.

Nutrition in clinical practice : official publication of the American Society for Parenteral and Enteral Nutrition, 2022

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.