Vankomisin Dapat Digunakan pada Pasien Miastenia Gravis
Vankomisin dapat digunakan dengan aman pada pasien miastenia gravis karena tidak terdapat bukti yang menunjukkan bahwa vankomisin memperburuk transmisi neuromuskular atau memicu eksaserbasi miastenia gravis. 1, 2
Dasar Pemikiran Keamanan Vankomisin
- Vankomisin tidak termasuk dalam daftar antibiotik yang diketahui mengganggu transmisi neuromuskular pada pasien miastenia gravis 3, 4
- Tidak ada laporan kasus atau studi yang mendokumentasikan eksaserbasi miastenia gravis yang terkait dengan penggunaan vankomisin 3, 4
- Pedoman dari berbagai organisasi medis (American Heart Association, Infectious Diseases Society of America, European Society of Cardiology) secara rutin merekomendasikan vankomisin untuk berbagai infeksi serius tanpa kontraindikasi khusus untuk pasien miastenia gravis 5
Antibiotik yang Harus Dihindari pada Miastenia Gravis
Sebaliknya, antibiotik berikut ini harus dihindari karena dapat memperburuk kelemahan otot:
- Fluorokuinolon (ciprofloxacin, levofloxacin, moxifloxacin, ofloxacin, norfloxacin): Dapat menyebabkan eksaserbasi yang mengancam jiwa, termasuk krisis miastenik yang memerlukan ventilasi mekanik dalam 30% kasus, dengan onset gejala median 1 hari setelah paparan 6, 7
- Aminoglikosida: Mengganggu transmisi neuromuskular dengan mempengaruhi kanal ion presinaptik dan postsinaptik 3
- Makrolida: Dapat memperburuk kelemahan otot melalui gangguan pada neuromuscular junction 3
- Penisilin (termasuk amoksisilin): Meskipun secara tradisional dianggap aman, laporan kasus terbaru menunjukkan eksaserbasi miastenia gravis dapat terjadi dalam beberapa hari setelah pemberian amoksisilin, dengan semua pasien mengalami perburukan klasifikasi klinis MGFA 8
Rekomendasi Dosis Vankomisin untuk Pasien Miastenia Gravis
Untuk pasien miastenia gravis dengan fungsi ginjal normal yang memerlukan vankomisin:
- Dosis standar: 15-20 mg/kg (berat badan aktual) setiap 8-12 jam, tidak melebihi 2 gram per dosis 1
- Dosis loading untuk infeksi serius: 25-30 mg/kg (berat badan aktual) untuk mencapai konsentrasi terapeutik dengan cepat 1
- Target trough level: 15-20 μg/mL untuk infeksi serius (bakteremia, endokarditis, meningitis, pneumonia); 10-15 μg/mL untuk infeksi yang tidak berat 1
- Monitoring: Periksa kadar trough sebelum dosis keempat atau kelima untuk memastikan level terapeutik tercapai 1
Pertimbangan Khusus untuk Pasien Miastenia Gravis
- Pasien dengan miastenia gravis yang bergejala dan penyakit generalisata lebih rentan terhadap eksaserbasi yang dipicu obat dibandingkan pasien stabil dengan gejala minimal 3
- Monitor ketat untuk kemungkinan peningkatan kelemahan otot saat memulai antibiotik baru, meskipun vankomisin dianggap aman 3, 4
- Jika terjadi perburukan, pertimbangkan apakah ada antibiotik lain yang diberikan bersamaan yang mungkin menjadi penyebab, bukan vankomisin 3
- Infeksi harus diobati secara aktif karena infeksi itu sendiri dapat memicu dan memperburuk miastenia gravis 4
Peringatan Penting
- Hindari kombinasi vankomisin dengan aminoglikosida (seperti gentamisin) pada pasien miastenia gravis karena risiko nefrotoksisitas dan potensi gangguan neuromuskular dari aminoglikosida 5, 2
- Jika pasien memerlukan rawat inap atau perawatan intensif selama infeksi, hal ini mungkin diperlukan karena perburukan miastenia gravis akibat infeksi itu sendiri dan risiko insufisiensi pernapasan, bukan karena vankomisin 4
- Konsultasi dengan spesialis penyakit infeksi sangat direkomendasikan untuk manajemen infeksi serius pada pasien miastenia gravis guna memastikan pemilihan antibiotik yang tepat dan monitoring yang adekuat 2