Penyebab Inkompatibilitas ABO
Inkompatibilitas ABO disebabkan oleh adanya antibodi IgM dan IgG yang sudah terbentuk sebelumnya (preformed antibodies/isohemagglutinin) terhadap antigen golongan darah ABO yang tidak dimiliki individu tersebut, yang menyebabkan lisis sel darah merah yang dimediasi komplemen secara cepat. 1
Mekanisme Dasar Inkompatibilitas ABO
Antibodi alami yang sudah ada: Setiap individu (kecuali golongan darah AB) memiliki antibodi IgM dan IgG yang sudah terbentuk secara alami terhadap antigen ABO yang tidak ada pada sel darah merah mereka sendiri 1
Reaksi hemolitik cepat: Ketika sel darah merah dengan antigen ABO yang tidak kompatibel masuk ke sirkulasi, antibodi preformed ini langsung mengikat antigen tersebut dan mengaktivasi sistem komplemen, menyebabkan hemolisis intravaskular yang cepat 1
Signifikansi klinis tertinggi: Sistem golongan darah ABO adalah sistem golongan darah yang paling signifikan secara klinis karena keberadaan antibodi preformed ini 1
Konteks Klinis Terjadinya Inkompatibilitas ABO
Transfusi Darah
- Penyebab utama reaksi transfusi fatal: Transfusi sel darah merah yang tidak kompatibel ABO merupakan penyebab utama reaksi transfusi yang fatal 2
- Sel darah merah golongan O aman universal: Sel darah merah golongan O tidak memiliki gula terminal A dan B yang imunodominan, sehingga aman untuk ditransfusikan ke individu golongan darah apapun 2
Transplantasi Sel Punca Alogenik
- Hampir setengah transplantasi melibatkan inkompatibilitas: Karena sistem HLA dan ABO diwariskan secara independen, hampir setengah dari semua transplantasi sel punca hematopoietik melibatkan inkompatibilitas ABO antara resipien dan donor 3
- Risiko reaksi hemolitik akut dan tertunda: Inkompatibilitas ini menempatkan resipien pada risiko tinggi untuk reaksi hemolitik akut dan tertunda, keterlambatan engraftment sel darah merah, dan aplasia sel darah merah murni 3
- Anti-A1 yang didapat: Limfosit penumpang (passenger lymphocytes) dari donor dapat berkontribusi pada pembentukan antibodi seperti anti-A1, yang meskipun jarang signifikan secara klinis, dapat menyebabkan reaksi hemolitik berat jika diabaikan 4
Transfusi Trombosit
- Inkompatibilitas ABO mengurangi increment trombosit: Inkompatibilitas ABO (misalnya trombosit golongan A untuk resipien golongan O) dapat mengurangi increment trombosit pasca-transfusi 5, 6
- Risiko hemolisis dari plasma yang tidak kompatibel: Plasma yang tidak kompatibel dalam produk trombosit dapat menyebabkan hemolisis, terutama pada anak-anak 6
- Pentingnya kompatibilitas ABO dalam menilai refraktori: Saat mendiagnosis refraktori trombosit, harus menggunakan setidaknya dua transfusi yang kompatibel ABO untuk secara akurat menilai apakah increment yang buruk disebabkan oleh aloimunisasi versus ketidakcocokan ABO 5, 6
Kondisi Klinis Lainnya
- Penyakit hemolitik pada bayi baru lahir: Inkompatibilitas ABO antara ibu dan janin dapat menyebabkan hemolisis 1
- Transplantasi organ solid: Inkompatibilitas ABO dapat menyebabkan komplikasi hemolitik 1
- Infusi imunoglobulin intravena: Dapat menyebabkan hemolisis terkait inkompatibilitas ABO 1
Pertimbangan Penting dalam Praktik Klinis
Pencegahan adalah kunci: Sangat penting untuk mencegah inkompatibilitas ABO bila memungkinkan dan mengantisipasi komplikasi ketika inkompatibilitas ABO tidak dapat dihindari 1
Investigasi reaksi atipikal: Penting untuk menyelidiki reaksi yang tidak biasa/atipikal dalam penggolongan darah, terutama dalam konteks transplantasi dengan inkompatibilitas ABO minor 4
Strategi manajemen khusus: Evaluasi dan manajemen pra-transplantasi untuk transplantasi sel punca dengan inkompatibilitas ABO memerlukan strategi unik ketika terdapat perbedaan mayor, minor, dan bidireksional 3