What is the recommended dose of omeprazole for children?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 22, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Omeprazole untuk Anak

Untuk anak usia 2-16 tahun dengan GERD simptomatik atau esofagitis erosif, berikan omeprazole 10 mg sekali sehari untuk berat badan 10 hingga <20 kg, dan 20 mg sekali sehari untuk berat badan ≥20 kg. 1, 2

Dosis Berdasarkan Indikasi dan Usia

Anak Usia 2-16 Tahun (Dosis FDA-Approved)

GERD Simptomatik:

  • Berat badan 10 hingga <20 kg: 10 mg sekali sehari hingga 4 minggu 1, 2
  • Berat badan ≥20 kg: 20 mg sekali sehari hingga 4 minggu 1, 2

Esofagitis Erosif:

  • Berat badan 10 hingga <20 kg: 10 mg sekali sehari selama 4-8 minggu 1, 2
  • Berat badan ≥20 kg: 20 mg sekali sehari selama 4-8 minggu 1, 2
  • Jika tidak ada respons setelah 8 minggu, dapat diberikan tambahan 4 minggu terapi 2

Maintenance Healing Esofagitis Erosif:

  • Berat badan 10 hingga <20 kg: 10 mg sekali sehari 1, 2
  • Berat badan ≥20 kg: 20 mg sekali sehari 1, 2
  • Studi terkontrol tidak melebihi 12 bulan 2

Bayi dan Anak <2 Tahun (GERD Berat/Refrakter)

Dosis Awal:

  • Mulai dengan 0.7 mg/kg/hari dalam 2 dosis terbagi 1, 3

Titrasi Dosis:

  • Sekitar 50% bayi memerlukan dosis lebih tinggi dari 0.7 mg/kg/hari untuk kontrol asam yang adekuat 1
  • Dosis dapat ditingkatkan hingga 1.4-2.8 mg/kg/hari dalam dosis terbagi berdasarkan respons klinis 1, 3
  • Evaluasi respons dengan monitoring pH esofagus jika tersedia 3

Pertimbangan Farmakokinetik:

  • Bayi memiliki waktu paruh eliminasi yang lebih panjang (55-90 jam vs 30 jam pada dewasa), sehingga pendekatan berbasis berat badan sangat penting 1

Esofagitis Eosinofilik

Terapi Inisial:

  • 1 mg/kg dua kali sehari (maksimum 40 mg dua kali sehari) 1
  • Durasi terapi 8-12 minggu sebelum menilai respons histologis 1

Terapi Maintenance:

  • 1 mg/kg/hari (maksimum 40 mg/hari) 1

Contoh untuk Anak 16 kg:

  • Dosis inisial: 16 mg dua kali sehari (total 32 mg/hari) 1
  • Dosis maksimum: 20 mg dua kali sehari (total 40 mg/hari) 1

Cara Pemberian

Waktu Pemberian:

  • Berikan sebelum makan 2
  • Antasida dapat digunakan bersamaan dengan omeprazole 2

Untuk Anak yang Tidak Dapat Menelan Kapsul:

  • Buka kapsul dan campurkan pellet dengan 1 sendok makan saus apel 1, 2
  • Telan segera dengan air dingin tanpa mengunyah pellet 2
  • Jangan simpan campuran untuk penggunaan di kemudian hari 2

Untuk Bayi (Suspensi Compounded):

  • Dapat dibuat suspensi 6 mg/mL dari kapsul omeprazole oleh apoteker 1
  • Untuk dosis 3 mg harian: berikan 0.5 mL suspensi 6 mg/mL 1

Peringatan Penting

Dosis yang Terlewat:

  • Jika dosis terlewat, berikan segera setelah ingat 2
  • Jika sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlewat 2
  • Jangan berikan dua dosis sekaligus 2

Penggunaan Jangka Panjang:

  • Penggunaan >2.5 tahun dapat menyebabkan hiperplasia sel enterokromafin hingga 50% anak 1
  • Monitor efek samping termasuk sakit kepala, diare, dan mual 1

Efektivitas:

  • Omeprazole menunjukkan efikasi superior dibandingkan antagonis reseptor H2 untuk GERD pediatrik 1
  • Pada esofagitis berat, dosis berbasis berat badan per kilogram yang diperlukan anak jauh lebih besar daripada dewasa 4

Algoritma Titrasi Dosis untuk Kasus Refrakter

  1. Mulai dengan dosis standar berdasarkan berat badan (0.7 mg/kg/hari untuk <2 tahun; 10-20 mg untuk ≥2 tahun) 1, 2
  2. Evaluasi respons klinis setelah 2 minggu 3
  3. Jika respons tidak adekuat: tingkatkan dosis dalam increment 0.7 mg/kg/hari 3
  4. Pertimbangkan monitoring pH untuk memandu titrasi dosis pada kasus kompleks 3
  5. Dosis maksimum yang dilaporkan aman: hingga 3.5 mg/kg/hari 4

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.