Klasifikasi Glasgow Coma Scale (GCS)
GCS mengklasifikasikan cedera otak traumatik menjadi tiga kategori berdasarkan skor total: ringan (GCS 13-15), sedang (GCS 9-12), dan berat (GCS ≤8), dengan skala berkisar dari 3 (koma dalam) hingga 15 (kesadaran normal). 1, 2
Komponen Penilaian GCS
GCS terdiri dari tiga komponen yang dinilai secara independen: 2, 3
Respons Mata (Eye Response) - Skor 1-4
- E4: Mata terbuka spontan 3
- E3: Mata terbuka terhadap suara
- E2: Mata terbuka terhadap nyeri
- E1: Tidak ada respons mata 1
Respons Verbal (Verbal Response) - Skor 1-5
- V5: Orientasi baik dan berbicara 3
- V4: Percakapan bingung 3
- V3: Kata-kata tidak sesuai 3
- V2: Suara tidak dapat dipahami 3
- V1: Tidak ada respons verbal 3
Respons Motorik (Motor Response) - Skor 1-6
- M6: Mengikuti perintah 3
- M5: Melokalisir nyeri (mencapai dan mencoba menghilangkan sumber nyeri) 3
- M4: Menarik diri dari nyeri 3
- M3: Fleksi abnormal (postur dekortikasi) 3
- M2: Ekstensi abnormal (postur deserebrasi) 3
- M1: Tidak ada respons motorik 3
Klasifikasi Keparahan Cedera Otak Traumatik
Cedera Otak Traumatik Ringan (Mild TBI)
- GCS 13-15 1, 4
- Memerlukan pemantauan lebih sering jika GCS <14, karena angka kematian mencapai 24,7% pada ambang batas ini 3
Cedera Otak Traumatik Sedang (Moderate TBI)
- GCS 9-12 1, 2
- Menunjukkan gangguan neurologis sedang 2
- Memerlukan penilaian setiap 15 menit selama 2 jam pertama, kemudian setiap jam selama 12 jam berikutnya 3
Cedera Otak Traumatik Berat (Severe TBI)
- GCS ≤8 4
- GCS 3-5 dikategorikan sebagai "sangat berat" dengan prognosis terburuk 4
- Memerlukan transportasi segera ke pusat trauma dan pertimbangan intervensi bedah saraf 4
Kriteria Triase Trauma
GCS <14 merupakan kriteria fisiologis kritis yang memerlukan transportasi ke pusat trauma, dengan angka kematian 24,7% untuk pasien yang memenuhi kriteria ini. 1, 2, 4
Prinsip Penting dalam Dokumentasi
- Selalu catat skor komponen individual (misalnya, E3V4M5 = 12) bukan hanya jumlah total, karena pasien dengan skor total identik tetapi profil komponen berbeda dapat memiliki hasil yang berbeda 3
- Komponen motorik memiliki nilai prediktif tertinggi pada cedera otak traumatik berat 2, 5
- Penilaian serial GCS memberikan informasi klinis yang jauh lebih berharga daripada penentuan tunggal 2, 3, 4
Keterbatasan yang Perlu Diperhatikan
GCS memiliki keterbatasan penting yang harus dipertimbangkan: 2, 4
- Faktor pengganggu seperti sedasi, intubasi, trauma wajah, dan intoksikasi dapat mempengaruhi akurasi penilaian 4
- GCS tidak dirancang untuk penilaian cedera otak traumatik ringan 2
- Satu penentuan GCS tidak cukup untuk mendiagnosis cedera otak traumatik ringan atau menentukan luas cedera parenkim 2
Nilai Prognostik
- Skor motorik >3 pada hari ke-4 setelah henti jantung memprediksi hasil yang baik pada 6 bulan dengan spesifisitas 84% dan sensitivitas 77% 3
- Penurunan skor GCS setidaknya dua poin harus segera mendorong pemindaian CT ulang 4
- Ukuran dan reaktivitas pupil harus didokumentasikan pada setiap penilaian sebagai indikator prognostik kunci 3, 4