Perbedaan Susu untuk Anak Usia 1-3 Tahun dan di Atas 3 Tahun
Perbedaan utama adalah kandungan lemak: anak usia 1-2 tahun memerlukan susu whole milk (susu penuh lemak) atau susu dengan lemak 2%, sedangkan anak di atas 3 tahun harus mengonsumsi susu rendah lemak atau tanpa lemak (fat-free/skim milk). 1
Rekomendasi Berdasarkan Usia
Anak Usia 1-3 Tahun
Kandungan Lemak:
- Anak usia 1 tahun memerlukan susu dengan kandungan lemak 2% sebagai transisi dari ASI atau formula 1
- Antara usia 1-2 tahun, dapat menggunakan susu dengan lemak berkurang (mulai dari 2% hingga fat-free) tergantung pada pertumbuhan anak, nafsu makan, asupan makanan padat bergizi lainnya, dan risiko obesitas 1
- Lemak penting untuk perkembangan otak dan kognitif pada usia ini 1
- Total asupan lemak harus 30-40% dari total kalori untuk anak usia 1-3 tahun 2
Jumlah Konsumsi:
- Maksimal 500 mL (16-17 ons) per hari untuk memastikan anak tetap mengonsumsi makanan padat yang bergizi 3
- Setara dengan 2 cangkir susu/produk susu per hari 2
Kebutuhan Kalori:
- Anak usia 1-3 tahun memerlukan 900-1200 kkal per hari tergantung tingkat aktivitas 2
Anak di Atas 3 Tahun
Kandungan Lemak:
- Anak usia 3 tahun ke atas harus mengonsumsi susu tanpa lemak (fat-free/skim milk) atau susu rendah lemak (low-fat milk) 1
- Perubahan ini mengoptimalkan asupan nutrisi sambil menghindari lemak jenuh dan kalori berlebih 1
- Total asupan lemak harus 25-35% dari total kalori untuk anak usia 4-18 tahun 1
Rasional Perubahan:
- Sumber utama lemak jenuh dan kolesterol dalam diet anak adalah susu full-fat dan keju, sehingga penggunaan produk susu rendah lemak sangat penting 1
- Konsumsi susu tanpa lemak dari usia 2 tahun hingga remaja mengoptimalkan manfaat nutrisi tanpa mengorbankan kualitas nutrisi 1
Nutrisi Penting dalam Susu untuk Semua Usia
Susu menyediakan nutrisi esensial yang tidak mudah diperoleh dari makanan lain:
Pertimbangan Khusus
Untuk Anak dengan Riwayat Keluarga Obesitas atau Penyakit Jantung:
- Diskusikan dengan dokter anak tentang transisi ke susu rendah lemak (2% hingga fat-free) setelah usia 12 bulan 3
Suplementasi Vitamin D:
- Semua anak memerlukan suplementasi vitamin D 400 IU/hari terlepas dari jenis susu yang dikonsumsi 1, 4, 3
Alternatif Susu Nabati:
- Susu kedelai yang difortifikasi adalah satu-satunya alternatif yang setara secara nutrisi dengan susu sapi 4
- Sebagian besar susu nabati lainnya (almond, beras) tidak memenuhi kebutuhan nutrisi anak karena kandungan protein yang sangat rendah 5
- Susu almond hanya menyediakan 2% protein yang setara dengan susu sapi, dan susu beras hanya 8% 5
Kesalahan yang Harus Dihindari
- Jangan memberikan susu rendah lemak atau tanpa lemak kepada anak di bawah 2 tahun tanpa indikasi medis khusus, karena lemak penting untuk perkembangan otak 1
- Jangan memberikan lebih dari 500 mL susu per hari karena dapat mengurangi asupan makanan padat bergizi lainnya 3
- Jangan mengandalkan susu nabati (kecuali susu kedelai yang difortifikasi) sebagai pengganti susu sapi tanpa konsultasi dengan ahli gizi 5
- Jangan mengabaikan suplementasi vitamin D meskipun anak mengonsumsi susu yang cukup 3