Should teenagers with diarrhea from eating outside food be treated with antibiotics?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 29, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Diare pada Remaja: Antibiotik Tidak Direkomendasikan untuk Kasus Rutin

Pada remaja dengan diare akut cair tanpa komplikasi, termasuk yang diduga dari jajanan, antibiotik empiris TIDAK direkomendasikan karena sebagian besar kasus sembuh sendiri dan terapi rehidrasi adalah kunci pengobatan. 1

Kapan Antibiotik TIDAK Diperlukan

Mayoritas diare akut pada remaja yang sehat tidak memerlukan antibiotik karena:

  • Diare cair akut tanpa perjalanan internasional baru-baru ini tidak memerlukan terapi antimikroba empiris 1
  • Sebagian besar kasus disebabkan oleh virus atau bakteri yang sembuh sendiri dalam 3-5 hari 2
  • Penggunaan antibiotik rutin meningkatkan risiko resistensi bakteri dan efek samping seperti diare terkait antibiotik (7-33% pada dewasa) 3
  • Rehidrasi adalah terapi utama yang menentukan outcome morbiditas dan mortalitas 2, 4

Pengecualian: Kapan Antibiotik DIPERTIMBANGKAN

Antibiotik empiris hanya diindikasikan pada kondisi spesifik berikut:

Diare Berdarah dengan Tanda Berat

  • Demam yang terdokumentasi di fasilitas kesehatan (≥38.5°C) + nyeri perut + diare berdarah + tanda disentri basiler (BAB berdarah sedikit-sedikit, demam, kram perut, tenesmus) yang diduga Shigella 1
  • Pilihan antibiotik: Azithromycin (lini pertama) atau fluoroquinolone (ciprofloxacin) tergantung pola resistensi lokal 1, 5

Riwayat Perjalanan Internasional

  • Remaja dengan riwayat perjalanan internasional baru-baru ini + suhu ≥38.5°C dan/atau tanda sepsis 1
  • Traveler's diarrhea dengan gejala berat dapat diobati dengan fluoroquinolone atau azithromycin 1

Kondisi Immunocompromised

  • Remaja dengan penyakit kronis, diabetes, imunosupresi, atau kondisi berisiko tinggi lainnya dengan diare berat 1, 6

Terapi yang Direkomendasikan untuk Diare dari Jajanan

Prioritas Utama: Rehidrasi

  • Oralit (ORS) dengan osmolaritas rendah adalah terapi lini pertama untuk dehidrasi ringan-sedang 1, 2, 4
  • Berikan 100 mL/kg selama 2-4 jam untuk dehidrasi sedang 2
  • Ganti kehilangan cairan yang berlangsung: 10 mL/kg untuk setiap BAB cair 2

Manajemen Nutrisi

  • Lanjutkan diet sesuai usia segera setelah atau selama rehidrasi 2, 4
  • Hindari puasa atau diet terlalu ketat 2
  • Hindari minuman tinggi gula sederhana (soft drink, jus apel murni) karena dapat memperburuk diare 2

Terapi Simptomatik

  • Loperamide TIDAK boleh diberikan pada anak <18 tahun dengan diare akut 2, 4
  • Ondansetron dapat diberikan pada remaja >4 tahun untuk memfasilitasi rehidrasi oral jika muntah signifikan 2
  • Probiotik dapat mengurangi keparahan dan durasi gejala 2

Peringatan Penting: Hindari Kesalahan Umum

  • JANGAN memberikan antibiotik pada diare cair tanpa tanda bahaya karena tidak mengurangi durasi atau volume diare dan meningkatkan resistensi 1, 2, 6
  • JANGAN memberikan antibiotik pada infeksi STEC O157 atau STEC penghasil Shiga toxin 2 karena dapat meningkatkan risiko sindrom uremik hemolitik 1
  • JANGAN menunda rehidrasi sambil menunggu hasil pemeriksaan - mulai rehidrasi segera 2, 4
  • JANGAN menggunakan obat antimotilitas (loperamide) pada diare berdarah atau anak <18 tahun 2, 4

Algoritma Keputusan Klinis

  1. Evaluasi tanda bahaya:

    • Dehidrasi berat (≥10%), syok, perubahan status mental → rawat inap, cairan IV 2, 4
    • Diare berdarah + demam tinggi + tanda sepsis → pertimbangkan antibiotik empiris 1
  2. Jika tidak ada tanda bahaya:

    • Mulai ORS segera 2, 4
    • Lanjutkan diet normal 2
    • TIDAK perlu antibiotik 1
    • Monitor tanda dehidrasi setiap 2-4 jam 2
  3. Kapan mencari bantuan medis:

    • Gejala memburuk setelah 48 jam 4
    • Muncul diare berdarah 1
    • Tanda dehidrasi berat 2, 4
    • Demam tinggi persisten 1

Kesimpulannya, diare pada remaja dari jajanan hampir selalu tidak memerlukan antibiotik - fokus pada rehidrasi yang adekuat sebagai terapi utama untuk mencegah morbiditas dan mortalitas. 1, 2

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Management of Gastroenteritis

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Diagnosis and Management of Diarrhea

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

[Bacterial diarrheas and antibiotics: European recommendations].

Archives de pediatrie : organe officiel de la Societe francaise de pediatrie, 2008

Research

The role of antibiotics in the treatment of infectious diarrhea.

Gastroenterology clinics of North America, 2001

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.