Transfusi Darah O untuk Bayi dengan Golongan Darah A+
Ya, bayi dengan golongan darah A+ dapat menerima transfusi darah golongan O, karena golongan darah O adalah donor universal yang kompatibel dengan semua golongan darah lainnya. 1
Prinsip Kompatibilitas Darah
- Golongan darah O tidak memiliki antigen A atau B pada permukaan sel darah merah, sehingga tidak akan menyebabkan reaksi hemolitik ketika ditransfusikan ke penerima dengan golongan darah A, B, AB, atau O 1
- Dalam situasi darurat, sel darah merah golongan O dapat digunakan tanpa crossmatch untuk semua pasien, termasuk bayi 1
Rekomendasi Spesifik untuk Bayi
Pilihan Darah yang Optimal
- Untuk bayi perempuan: Gunakan sel darah merah O Rh(D) negatif untuk menghindari sensitisasi dan risiko penyakit hemolitik pada kehamilan di masa depan 1
- Untuk bayi laki-laki: Sel darah merah O Rh(D) positif dapat diterima 1
- Darah harus CMV-negatif dan diiradiasi untuk mencegah komplikasi transfusi pada neonatus 2
Protokol Transfusi Neonatal
- American College of Obstetricians and Gynecologists merekomendasikan penggunaan sel darah merah O negatif yang telah di-crossmatch dengan serum ibu dan kompatibel dengan bayi 2
- Untuk transfusi intrauterin atau neonatal dengan anemia, gunakan packed red blood cells (PRBC) O negatif, CMV-negatif, dan diiradiasi 1
Pertimbangan Penting
Manajemen Plasma
- Meskipun sel darah merah O kompatibel, plasma dari donor O mengandung antibodi anti-A dan anti-B yang secara teoritis dapat menyebabkan hemolisis ringan 1, 3
- Namun, hemolisis klinis yang signifikan jarang terjadi pada penerima dewasa, dan lebih jarang lagi pada neonatus 1
- Produk dengan titer rendah antibodi anti-A/B (low-titer O whole blood) lebih aman dan telah digunakan dengan sukses pada pasien perinatal 3, 4
Kapan Beralih ke Darah Spesifik Golongan
- Begitu golongan darah bayi dikonfirmasi, beralih ke darah golongan-spesifik (dalam hal ini A positif) sesegera mungkin 1
- Hal ini penting karena darah O adalah sumber daya yang langka dan harus dihemat untuk situasi darurat 1
Peringatan Klinis
- Hindari kesalahan identifikasi pasien: Sebagian besar morbiditas terkait transfusi disebabkan oleh pemberian darah yang salah kepada pasien yang salah 1
- Protokol ketat harus diikuti: Bahkan dalam situasi darurat, prosedur identifikasi dan administrasi darah harus tetap dipatuhi 1
- Hindari peningkatan hemoglobin >4 g/dL: Dalam satu episode transfusi untuk mencegah hiperviskositas pada neonatus 2