Apakah Flat Foot Bisa Menyebabkan Inflamasi dan Abses di Tumit?
Flat foot (pes planus) sendiri tidak secara langsung menyebabkan abses di tumit, tetapi dapat menyebabkan inflamasi dan meningkatkan risiko ulserasi yang kemudian dapat berkembang menjadi infeksi dan abses, terutama pada pasien dengan diabetes, obesitas, atau neuropati perifer.
Mekanisme Flat Foot Menyebabkan Inflamasi
Flat foot menciptakan beban biomekanis abnormal yang dapat memicu proses inflamasi melalui beberapa jalur:
Tekanan plantar yang meningkat: Deformitas pes planus menyebabkan peningkatan tekanan pada midfoot dan tumit selama berjalan dan berdiri, yang mengakibatkan trauma berulang pada jaringan 1.
Pembentukan kalus dan perdarahan subkutan: Beban abnormal menyebabkan penebalan kulit (kalus) yang selanjutnya meningkatkan tekanan dan sering menyebabkan perdarahan subkutan 1, 2.
Inflamasi fascia plantaris: Pes planus adalah salah satu penyebab anatomis utama plantar fasciitis, yaitu inflamasi pada fascia plantar yang menyebabkan nyeri tumit 3.
Progres dari Inflamasi ke Abses
Pada pasien dengan faktor risiko tertentu, inflamasi dapat berkembang menjadi infeksi dan abses:
Pada Pasien Diabetes:
Neuropati perifer menyebabkan hilangnya sensasi protektif, sehingga pasien tidak merasakan trauma berulang dan terus berjalan pada kaki yang cedera 1, 2.
Ulserasi neuropatik: Kombinasi tekanan tinggi, deformitas kaki, dan hilangnya sensasi menyebabkan ulkus kronik yang kemudian terkolonisasi bakteri 1, 2.
Penyebaran infeksi: Mikroorganisme dapat menyebar secara kontinu ke jaringan subkutan, termasuk fascia, tendon, otot, sendi, dan tulang 1, 2.
Abses dalam: Anatomi kaki yang terbagi dalam beberapa kompartemen yang saling berhubungan memfasilitasi penyebaran infeksi proksimal dan pembentukan abses 1.
Pada Pasien Obesitas:
Beban berlebih pada arkus kaki: Peningkatan berat badan meningkatkan gaya yang meratakan arkus kaki, memperburuk deformitas pes planus 4.
Tekanan plantar yang lebih tinggi: Obesitas meningkatkan tekanan pada area tumit dan midfoot, meningkatkan risiko kerusakan jaringan 3, 4.
Faktor Risiko Kritis untuk Perkembangan Abses
Pasien dengan flat foot berisiko tinggi mengalami abses jika memiliki:
Diabetes dengan neuropati perifer - kehilangan sensasi protektif memungkinkan trauma berulang tanpa disadari 1, 5, 2
Penyakit arteri perifer (PAD) - mengganggu penyembuhan luka dan meningkatkan risiko infeksi 1, 5, 2
Riwayat ulkus atau trauma kaki - meningkatkan risiko infeksi hingga 30-40% dalam tahun pertama 1
Kontrol glikemik yang buruk - mengganggu fungsi neutrofil dan penyembuhan luka 2
Tanda Peringatan yang Memerlukan Evaluasi Segera
Pasien dengan flat foot harus segera dievaluasi jika mengalami:
Tanda inflamasi: eritema >2 cm, edema, nyeri, hangat, atau drainase purulen 5
Tanda infeksi dalam: krepitus, gas dalam jaringan, nekrosis ekstensif, atau bau busuk 5
Tanda sistemik: demam, takikardia, hiperglikemia berat, atau ketidakstabilan metabolik 1, 5
Probe-to-bone positif: jika probe dapat menyentuh tulang melalui ulkus, sangat sugestif osteomielitis 5
Pencegahan pada Pasien Berisiko Tinggi
Untuk Pasien Diabetes dengan Flat Foot:
Offloading yang tepat: Gunakan perangkat offloading seperti removable walker atau total contact cast untuk mengurangi tekanan plantar 1.
Alas kaki yang sesuai: Sepatu terapeutik yang dapat mengakomodasi deformitas dan mendistribusikan tekanan secara merata 1.
Inspeksi kaki harian: Periksa kulit untuk lesi pra-ulseratif, kalus, atau kerusakan kulit 1, 5.
Kontrol glikemik ketat: Mencegah komplikasi neuropati dan meningkatkan penyembuhan luka 1, 2.
Peringatan Penting:
Jangan mengabaikan nyeri tumit baru pada pasien diabetes dengan flat foot, bahkan jika tidak ada luka yang terlihat - ini bisa menandakan infeksi dalam atau Charcot neuro-osteoarthropathy 1.
Radiografi polos normal tidak menyingkirkan osteomielitis - MRI adalah modalitas pilihan jika dicurigai infeksi tulang 1, 5.
Jika terdapat tanda infeksi sedang hingga berat, segera rujuk untuk evaluasi bedah dan mulai antibiotik spektrum luas yang mencakup MRSA, bakteri Gram-negatif, dan anaerob 5.