At what age is a comprehensive eye examination recommended for children?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 3, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Usia yang Disarankan untuk Pemeriksaan Penglihatan Anak

Anak harus menjalani skrining penglihatan sejak periode neonatal dan berlanjut di setiap kunjungan well-child, dengan pemeriksaan mata komprehensif pertama direkomendasikan antara usia 3-5 tahun, idealnya sebelum usia 5 tahun. 1, 2

Jadwal Skrining Berdasarkan Usia

Periode Neonatal hingga 6 Bulan

  • Pemeriksaan mata harus dimulai sejak bayi baru lahir, menggunakan inspeksi dan tes red reflex untuk mendeteksi kelainan struktural okular seperti katarak, opasitas kornea, dan ptosis sebelum pulang dari rumah sakit 2, 3
  • Penyedia layanan kesehatan primer harus melakukan skrining penglihatan pada bayi baru lahir dan bayi di bawah 6 bulan, termasuk tes red reflex, inspeksi eksternal struktur okular dan periokular, pemeriksaan pupil, dan penilaian perilaku fiksasi dan mengikuti objek 1
  • Pada usia 6 bulan, anak harus memiliki alignment binocular yang normal 1, 2

Usia 12 Bulan hingga 3 Tahun

  • Skrining berbasis instrumen (photoscreening atau autorefraction) harus dicoba pertama kali antara usia 12 bulan hingga 3 tahun, dan dapat ditawarkan pada kunjungan well-child di usia 12 bulan, 24 bulan, dan 3-5 tahun 2, 3
  • Skrining berbasis instrumen sangat berharga untuk mendeteksi faktor risiko ambliopia pada usia 1 tahun karena tes ini cepat, non-invasif, dan memerlukan kerja sama minimal dari anak 1, 2
  • Pemeriksaan harus mencakup penilaian penglihatan, riwayat okular, inspeksi mata dan kelopak mata eksternal, evaluasi motilitas okular, pemeriksaan pupil, dan pemeriksaan red reflex 2

Usia 3-5 Tahun

  • Banyak anak usia 3 tahun dapat berpartisipasi dalam skrining ketajaman visual subjektif, tetapi pengujian ketajaman visual monokular yang akurat lebih berhasil pada anak usia 4 tahun 1
  • Setelah usia 4 tahun, pengujian ketajaman visual menjadi metode skrining penglihatan yang disukai 1, 4
  • Pengujian ketajaman visual harus dilakukan menggunakan huruf HOTV atau simbol LEA SYMBOLS, dengan setiap mata diuji secara terpisah dan mata yang tidak diuji ditutup dengan patch adhesif atau tape untuk mencegah mengintip 5, 6
  • Anak yang gagal skrining ketajaman visual harus dirujuk untuk pemeriksaan mata komprehensif setelah kegagalan skrining pertama 5, 6

Indikasi Rujukan untuk Pemeriksaan Komprehensif

Anak harus dirujuk untuk pemeriksaan mata komprehensif jika: 1

  • Gagal skrining penglihatan
  • Tidak dapat diuji (untestable)
  • Memiliki keluhan penglihatan atau menunjukkan perilaku visual yang abnormal
  • Berisiko mengalami masalah mata

Faktor Risiko Tinggi yang Memerlukan Pemeriksaan Komprehensif

Anak dengan kondisi medis tertentu atau riwayat keluarga berisiko lebih tinggi dan memerlukan pemeriksaan komprehensif 1:

  • Kondisi medis: Down syndrome, prematuritas, juvenile idiopathic arthritis, neurofibromatosis
  • Riwayat keluarga: ambliopia, strabismus, retinoblastoma, katarak kongenital, glaukoma kongenital
  • Kondisi lain: ketidakmampuan belajar, keterlambatan perkembangan, disabilitas intelektual, kondisi neuropsikologis, atau masalah perilaku

Peringatan Penting

Kesalahan yang Harus Dihindari

  • Jangan menggunakan huruf Snellen untuk pengujian ketajaman visual pada anak usia 5 tahun, karena huruf individual tidak memiliki legibilitas yang sama; gunakan HOTV atau LEA SYMBOLS 6
  • Jangan melakukan skrining ulang berkali-kali - rujuk untuk pemeriksaan komprehensif setelah kegagalan skrining pertama 5, 6
  • Pastikan oklusi mata yang tepat selama pengujian ketajaman visual untuk mencegah mengintip, yang dapat menghasilkan hasil false-negative 6

Pentingnya Deteksi Dini

  • Efikasi pengobatan untuk ambliopia menurun secara bertahap setelah usia 3 tahun dan menjadi tidak efektif pada usia 12 tahun, sehingga deteksi dini sangat penting untuk mencegah gangguan penglihatan permanen 5, 6
  • Misalignment persisten setelah 6 bulan adalah abnormal dan memerlukan evaluasi, karena dapat mengindikasikan strabismus yang dapat menyebabkan ambliopia 2
  • Kontak mata yang buruk setelah 8 minggu memerlukan evaluasi tambahan 2

Anak yang Tidak Kooperatif

  • Anak yang gagal menyelesaikan penilaian ketajaman visual subjektif dianggap untestable dan setidaknya dua kali lebih mungkin memiliki gangguan penglihatan 1
  • Anak yang untestable harus di-skrining ulang dalam 6 bulan (lebih cepat jika memungkinkan) atau dirujuk untuk pemeriksaan mata komprehensif 1
  • Untuk anak yang tidak kooperatif, skrining berbasis instrumen dapat ditawarkan sebagai alternatif, meskipun tidak superior pada anak yang kooperatif 5, 6

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Ophthalmologic Evaluation in Infants

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Childhood Eye Examination in Primary Care.

American family physician, 2023

Guideline

Well-Child Visit Recommendations

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Health Screenings and Lifestyle Counseling for a 5-Year-Old Child

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Related Questions

At what age does the American Academy of Pediatrics (AAP) recommend the first ophthalmology (optometry) evaluation for infants?
What investigations and physical exams should be done for a 5-year-old child who poked her right eyeball with a stick, presenting with blurry vision in the affected eye, but with Pupils Equal Round Reactive to Light (PERRL), intact sclera, and no signs of erythema, discharge, or swelling?
What is the most appropriate initial management for a 2-month-old infant with intermittent esotropia (inward turning of the eye) noticed during feeding?
What is the initial step in managing a 5-year-old child with a misaligned eye?
What is the best course of action for a 2-year-old child with otherwise normal eye health who has a left eye that turns downward (hypotropia) when looking to the right?
Is Oseltamivir (oseltamivir) effective for treating measles?
Can flat foot (pes planus) cause inflammation and abscesses in the heel, especially in patients who are overweight, diabetic, or have a history of foot trauma?
What is the recommended dose of fluconazole for a patient in septic shock with severe renal impairment (creatinine clearance of 15)?
Is it safe for a patient with a history of gallstones or liver disease to abruptly stop taking Ursodiol (Ursodeoxycholic acid)?
How to manage anuria in a patient with acute liver failure?
What would a CT (Computed Tomography) angiogram show in a patient with Budd-Chiari syndrome, particularly one with Paroxysmal Nocturnal Hemoglobinuria (PNH) and a history of hepatic vein thrombosis?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.