Ya, Salofalk (mesalazine) dapat diberikan untuk kolitis ulseratif pada pasien ini
Salofalk (mesalazine) tetap merupakan terapi yang direkomendasikan untuk kolitis ulseratif pada pasien ini, namun harus dipertimbangkan dengan hati-hati mengingat kondisi kanker esofagus dan metastasis hati yang ada. 1
Rekomendasi untuk Kolitis Ulseratif
Indikasi Mesalazine yang Jelas
- Mesalazine direkomendasikan kuat untuk induksi dan pemeliharaan remisi pada kolitis ulseratif ringan hingga sedang dengan dosis standar 2-3 gram/hari 1
- Untuk penyakit ekstensif atau aktivitas sedang, dosis tinggi >3 gram/hari dapat dipertimbangkan 1
- Kombinasi mesalazine oral dan rektal memberikan hasil yang lebih baik dibanding oral saja 1
Dosis yang Tepat untuk Pasien Ini
- Mulai dengan dosis standar 2-3 gram/hari untuk pemeliharaan remisi 1
- Jika terjadi flare atau respons suboptimal, tingkatkan hingga 4 gram/hari 1, 2
- Dosis sekali sehari sama efektifnya dengan dosis terbagi dan meningkatkan kepatuhan 1
Pertimbangan Khusus untuk Pasien dengan Kanker
Tidak Ada Kontraindikasi Absolut
- Mesalazine TIDAK dikontraindikasikan pada pasien dengan adenokarsinoma esofagus atau metastasis hati 3
- Kontraindikasi mesalazine hanya untuk hipersensitivitas terhadap salisilat, aminosalisilat, atau sulfit 3
Monitoring yang Diperlukan
- Evaluasi fungsi ginjal sebelum memulai dan secara periodik selama terapi karena risiko nefrotoksisitas 3
- Evaluasi fungsi hati mengingat pasien memiliki metastasis hati - mesalazine dapat menyebabkan hepatotoksisitas pada pasien dengan penyakit hati pre-eksisting 3
- Monitor tanda-tanda sindrom intoleransi akut (kram, nyeri abdomen akut, diare berdarah) yang dapat sulit dibedakan dari flare IBD 3
Interaksi dengan Terapi Kanker
- Tidak ada bukti dari pedoman yang menunjukkan interaksi signifikan antara mesalazine dan kemoterapi untuk kanker esofagus 1
- Namun, konsultasi dengan tim onkologi sangat penting untuk memastikan tidak ada interaksi dengan regimen kemoterapi spesifik yang digunakan 1
Peringatan Penting
Efek Samping yang Harus Diwaspadai
- Reaksi hipersensitivitas termasuk miokarditis, perikarditis, nefritis, hepatitis - hentikan segera jika terjadi 3
- Reaksi kulit berat (Stevens-Johnson syndrome, TEN, DRESS, AGEP) - hentikan pada tanda pertama 3
- Fotosensitivitas - hindari paparan sinar matahari, gunakan tabir surya 3
- Nefrolitiasis - pastikan asupan cairan adekuat 3
Kapan Harus Menghentikan
- Hentikan mesalazine jika fungsi ginjal memburuk selama terapi 3
- Hentikan jika terjadi tanda hipersensitivitas atau reaksi kulit berat 3
- Hentikan jika dicurigai sindrom intoleransi akut mesalazine 3
Algoritma Praktis
- Periksa fungsi ginjal dan hati baseline 3
- Mulai mesalazine 2-3 gram/hari sekali sehari 1
- Tambahkan mesalazine rektal jika penyakit ekstensif atau sisi kiri 1
- Monitor fungsi ginjal dan hati setiap 3-6 bulan 3
- Jika flare terjadi, tingkatkan hingga 4 gram/hari 2
- Koordinasi dengan tim onkologi untuk memastikan tidak ada interaksi dengan kemoterapi 1
Catatan Penting
- Mesalazine aman dan efektif untuk kolitis ulseratif bahkan pada pasien dengan komorbiditas berat 1, 4, 5, 6
- Tidak ada bukti bahwa kanker esofagus atau metastasis hati merupakan kontraindikasi untuk mesalazine 3
- Manfaat mengontrol kolitis ulseratif harus dipertimbangkan terhadap risiko potensial pada pasien dengan penyakit hati 3
- Formulasi granul mungkin lebih dapat diterima daripada tablet untuk kepatuhan jangka panjang 7