Is the chemotherapy regimen for a 37-year-old male with esophageal adenocarcinoma, liver metastasis, and ulcerative colitis guided by American Society of Clinical Oncology (ASCO), European Society for Medical Oncology (ESMO), or National Comprehensive Cancer Network (NCCN) guidelines?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 3, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Kesesuaian Regimen Kemoterapi dengan Pedoman Internasional

Untuk adenokarsinoma esofagus dengan metastasis hati pada pasien berusia 37 tahun dengan kolitis ulseratif, regimen kemoterapi yang sesuai dengan pedoman ESMO, ASCO, dan NCCN adalah kombinasi platinum/fluoropirimidin (cisplatin/5-FU) sebagai terapi paliatif, dengan pertimbangan khusus terhadap kondisi kolitis ulseratif yang dapat mempengaruhi toleransi terhadap kemoterapi.

Rekomendasi Berdasarkan Pedoman Internasional

Stadium dan Tujuan Terapi

  • Pasien dengan metastasis hati termasuk dalam stadium IV (penyakit metastatik), sehingga tujuan terapi adalah paliatif untuk memperpanjang survival, mengontrol gejala, dan mempertahankan kualitas hidup 1
  • Kemoterapi diindikasikan untuk pasien terpilih dengan status performa baik 1, 2

Regimen Kemoterapi Standar untuk Adenokarsinoma Esofagus Metastatik

Lini Pertama:

  • Cisplatin/5-FU merupakan kombinasi standar untuk adenokarsinoma esofagus metastatik dengan tingkat respons 25-35% 1, 3
  • Regimen ini direkomendasikan oleh ESMO sebagai pilihan terbaik untuk adenokarsinoma dengan metastasis 1
  • Dosis yang digunakan: cisplatin dikombinasikan dengan 5-FU infus kontinu 3

Alternatif Regimen:

  • Paclitaxel sebagai agen tunggal atau kombinasi dengan cisplatin menunjukkan hasil yang menjanjikan untuk adenokarsinoma 3
  • Irinotecan mingguan dengan cisplatin merupakan regimen baru yang efektif dengan toksisitas relatif rendah 3

Pertimbangan Khusus: Kolitis Ulseratif

Peringatan Penting:

  • Pasien dengan kolitis ulseratif memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami diare berat dan kolitis akibat kemoterapi, terutama dengan regimen berbasis irinotecan 1
  • 5-FU infus lebih aman dibandingkan regimen bolus karena profil toksisitas yang lebih baik, terutama untuk pasien dengan kondisi gastrointestinal yang mendasari 1
  • Capecitabine (fluoropirimidin oral) harus digunakan dengan sangat hati-hati pada pasien dengan kolitis ulseratif karena dapat memperburuk diare 1

Evaluasi Resektabilitas Metastasis Hati

Meskipun pasien memiliki metastasis hati, evaluasi multidisiplin tetap penting:

  • Re-evaluasi setiap 2 bulan untuk menilai konversi ke penyakit yang dapat direseksi 1
  • Jika metastasis hati menjadi resectable setelah kemoterapi, reseksi bedah dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan survival 1
  • Konsultasi dengan tim bedah hepatobilier dan ahli radiologi intervensi diperlukan 1

Monitoring dan Manajemen Suportif

Evaluasi Respons:

  • Evaluasi respons dilakukan melalui evolusi simptomatik, endoskopi, dan CT scan 1
  • Fokus follow-up pada gejala, nutrisi, dan masalah psikososial 1

Manajemen Disfagia:

  • Jika terjadi disfagia, brachytherapy dosis tunggal (12 Gy) memberikan perbaikan jangka panjang yang lebih baik dengan komplikasi lebih sedikit dibandingkan stent 1, 2
  • Stenting esofagus dapat dipertimbangkan untuk restorasi nutrisi oral yang cost-effective 1

Perangkap Klinis yang Harus Dihindari

  • Jangan gunakan regimen berbasis irinotecan sebagai lini pertama pada pasien dengan kolitis ulseratif aktif karena risiko tinggi diare berat dan kolitis 1
  • Hindari capecitabine pada pasien dengan riwayat kolitis ulseratif karena dapat memicu flare 1
  • Jangan abaikan status nutrisi - pasien dengan adenokarsinoma esofagus sering mengalami malnutrisi yang memerlukan intervensi nutrisi agresif 1
  • Evaluasi ulang resektabilitas secara berkala - beberapa pasien dapat dikonversi menjadi kandidat reseksi setelah kemoterapi 1

Kesimpulan Algoritma Terapi

  1. Konfirmasi stadium IV dengan CT scan thorax/abdomen dan evaluasi fungsi organ 1
  2. Pilih cisplatin/5-FU infus sebagai regimen lini pertama (BUKAN capecitabine atau irinotecan karena kolitis ulseratif) 1, 3
  3. Evaluasi respons setiap 2 bulan dengan CT scan dan endoskopi 1
  4. Konsultasi bedah jika metastasis hati menjadi resectable 1
  5. Manajemen suportif untuk nutrisi dan gejala 1
  6. Pertimbangkan terapi lini kedua dengan paclitaxel atau irinotecan (dengan monitoring ketat untuk kolitis) jika progresif 3

Regimen ini sesuai dengan pedoman ESMO, ASCO, dan NCCN untuk adenokarsinoma esofagus metastatik, dengan modifikasi penting untuk mengakomodasi kolitis ulseratif pasien.

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Treatment Options for Esophageal Cancer to Improve Survival

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Chemotherapy in esophageal cancer.

Seminars in oncology, 1999

Related Questions

What are the treatment options for esophageal cancer?
Is C15.0 (esophageal cancer) treatment effective?
What is the best method for determining the depth of tumor invasion and potential involvement of periesophageal lymph nodes in esophageal cancer diagnosed by endoscopy (endoscopic examination)?
What are the early and late symptoms of esophageal cancer?
What is the optimal management for a 70-year-old male with mid-esophagus (oesophagus) cancer and metastasis, who is currently without dysphagia and in good health, and is ready for resection?
What is the recommended treatment approach for a patient experiencing binge drinking episodes, potentially with underlying mental health issues such as depression or anxiety, and possible health complications like impaired liver function?
What is the equivalent dose of Victoza (liraglutide) to Mounjaro (tirzepatide) for a patient switching medications?
What is the ideal timing of cholestyramine administration for a patient with bile acid diarrhea?
When should DNA analysis be performed after hemoglobin (Hb) analysis in patients with suspected genetic disorders, such as thalassemia or sickle cell disease, particularly those with a family history or from high-prevalence areas?
What is the immediate management and treatment for a 13-year-old male patient who has experienced a seizure, with mildly exaggerated deep tendon reflexes (GWM) globally?
At what age can phototherapy for jaundice (hyperbilirubinemia) typically be discontinued in a healthy, full-term neonate?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.