Durasi Pemberian Meropenem untuk Sepsis
Meropenem untuk sepsis harus diberikan selama 7-10 hari untuk sebagian besar pasien, dengan terapi kombinasi (jika digunakan) dibatasi maksimal 3-5 hari pertama sebelum de-eskalasi ke monoterapi. 1, 2, 3
Durasi Standar Terapi
- Durasi standar adalah 7-10 hari untuk infeksi berat yang berhubungan dengan sepsis dan syok septik 1, 2, 3
- Jika meropenem digunakan sebagai bagian dari terapi kombinasi empiris, kombinasi tersebut harus dihentikan setelah 3-5 hari dan dilanjutkan dengan monoterapi yang paling sesuai begitu profil sensitivitas diketahui 1, 2, 4
- Evaluasi harian wajib dilakukan untuk mengidentifikasi peluang de-eskalasi terapi antimikroba 1, 3
Faktor yang Memerlukan Durasi Lebih Lama (>10 Hari)
Perpanjangan terapi meropenem di atas 10 hari diperlukan pada kondisi berikut:
- Respons klinis yang lambat terhadap terapi awal 1, 2, 3
- Fokus infeksi yang tidak dapat didrainase 1, 2, 3
- Bakteremia dengan Staphylococcus aureus 1, 2, 3
- Defisiensi imunologis, termasuk neutropenia 1, 2, 3
- Infeksi jamur atau virus tertentu 1, 3
Faktor yang Memungkinkan Durasi Lebih Pendek
- Pada infeksi intra-abdomen dengan kontrol sumber yang adekuat pada pasien imunokompeten, durasi 4 hari mungkin cukup 3
- Resolusi klinis yang cepat setelah kontrol sumber efektif pada sepsis intra-abdomen atau urinarius dapat memungkinkan durasi lebih pendek 3
Algoritma Implementasi Klinis
Hari 1-3: Fase Inisiasi
- Mulai meropenem dalam 1 jam sejak pengenalan sepsis atau syok septik 1, 2, 3
- Gunakan dosis loading yang sesuai (biasanya 1-2 gram IV) 5, 6
- Lakukan kontrol sumber dalam 12 jam jika memungkinkan 2, 3
- Ambil kultur darah (minimal 2 set) sebelum antibiotik jika tidak menyebabkan penundaan signifikan 1
Hari 3-5: Fase De-eskalasi
- Hentikan terapi kombinasi begitu hasil kultur dan sensitivitas tersedia atau perbaikan klinis terlihat 1, 4, 3
- Lanjutkan meropenem sebagai monoterapi jika patogen sensitif 1, 2
- Pertimbangkan penyempitan spektrum jika memungkinkan 1
Hari 7-10: Fase Penyelesaian
- Hentikan meropenem pada hari ke-7 hingga 10 untuk sebagian besar pasien dengan respons klinis baik 1, 2, 3
- Pertimbangkan biomarker seperti prokalsitonin untuk mendukung penghentian terapi 1, 3
- Evaluasi kebutuhan perpanjangan terapi berdasarkan faktor risiko yang disebutkan di atas 1, 2
Pertimbangan Khusus Meropenem
Metode Pemberian
Meskipun penelitian menunjukkan infus kontinu meropenem dapat memberikan durasi terapi yang lebih pendek (7,6 hari vs 9,4 hari) dan efikasi bakteriologis yang lebih baik dibandingkan pemberian intermiten 5, 6, uji klinis terbaru yang lebih besar tidak menunjukkan perbedaan signifikan dalam mortalitas atau munculnya bakteri resisten 7. Namun, pedoman tetap merekomendasikan durasi 7-10 hari terlepas dari metode pemberian 1, 2, 3.
Dosis Total
- Penelitian menunjukkan infus kontinu menggunakan total dosis meropenem yang lebih rendah (24 gram vs 48 gram) dengan efikasi yang setara 6
- Durasi median terapi meropenem dalam studi adalah 11 hari (IQR 6-17 hari) 7
Peringatan Penting
- Jangan memperpanjang durasi terapi di atas 10 hari tanpa indikasi spesifik yang jelas 3
- Jangan gagal melakukan reassessment harian untuk peluang de-eskalasi 1, 3
- Jangan melanjutkan terapi kombinasi di atas 3-5 hari tanpa alasan yang kuat 1, 4, 3
- Pada pasien tanpa patogen teridentifikasi yang telah pulih pada hari ke-10, terapi dapat dihentikan 1