What is the recommended dose of metronidazole for a 2-month-old infant?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 8, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Metronidazole untuk Anak Usia 2 Bulan

Untuk bayi berusia 2 bulan, dosis metronidazole yang direkomendasikan adalah 7,5 mg/kg setiap 12 jam secara intravena, dengan dosis loading 15 mg/kg untuk dosis pertama. 1

Regimen Dosis Berdasarkan Usia Postmenstrual

Dosis metronidazole pada bayi sangat bergantung pada usia postmenstrual (PMA), bukan hanya usia kronologis:

  • Untuk bayi dengan PMA 34-40 minggu (yang mencakup sebagian besar bayi berusia 2 bulan): berikan dosis maintenance 7,5 mg/kg setiap 8 jam setelah loading dose 15 mg/kg 1

  • Untuk bayi dengan PMA >40 minggu: berikan dosis maintenance 7,5 mg/kg setiap 6 jam setelah loading dose 1

  • Untuk bayi prematur dengan PMA 23-<34 minggu: berikan dosis maintenance 7,5 mg/kg setiap 12 jam 1

Pertimbangan Farmakokinetik Penting

Waktu paruh metronidazole pada neonatus jauh lebih panjang dibandingkan dewasa:

  • Neonatus memiliki waktu paruh 22,3-22,5 jam, sekitar dua kali lipat dibandingkan dewasa 2

  • Bayi berusia <7 hari menunjukkan kadar obat yang lebih tinggi dibandingkan bayi yang lebih tua 2

  • Clearance metronidazole meningkat seiring bertambahnya usia postmenstrual: CL (L/h/kg) = 0,038 × (PMA/30) 3

Indikasi Klinis Utama

Metronidazole pada bayi usia ini terutama digunakan untuk:

  • Infeksi intra-abdominal yang serius, termasuk profilaksis dan pengobatan infeksi situs bedah 1, 4

  • Infeksi Clostridium difficile non-severe: dosis 7,5 mg/kg/dosis 3-4 kali sehari (oral), dengan dosis maksimal 500 mg per dosis 5

Peringatan Keamanan Kritis

Kejang adalah efek samping yang jarang namun serius yang perlu diwaspadai:

  • Setiap penambahan hari terapi metronidazole meningkatkan risiko kejang (OR = 1,06) 4

  • Durasi paparan yang lebih lama dan kumulatif AUC yang lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko kejang 4

  • Median durasi terapi pada bayi yang mengalami kejang adalah 11 hari versus 7 hari pada yang tidak mengalami kejang 4

  • Batasi durasi terapi seminimal mungkin yang efektif secara klinis untuk mengurangi risiko ini 4

Caveat Penting untuk Praktik Klinis

  • Bayi dengan sepsis menunjukkan kadar obat yang terus meningkat, sehingga mungkin memerlukan penyesuaian dosis 2

  • Kadar obat meningkat hingga hari ketiga pengobatan sebelum mencapai plateau 2

  • Untuk infeksi C. difficile severe/fulminant, vancomycin oral lebih direkomendasikan daripada metronidazole 5

  • Dried blood spot samples dapat digunakan untuk monitoring terapeutik jika diperlukan 3

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.