Kapan Infeksi CMV dan Toxoplasma Mata Perlu Diobati
Infeksi CMV dan toxoplasma mata harus diobati berdasarkan temuan klinis oftalmologi dan tingkat imunosupresi, bukan hanya berdasarkan IgM reaktif. IgM reaktif saja tidak cukup untuk memulai terapi karena dapat menetap berbulan-bulan hingga bertahun-tahun setelah infeksi akut tanpa menunjukkan penyakit aktif 1, 2.
Indikasi Pengobatan CMV Retinitis
Kriteria Diagnosis dan Pengobatan
Diagnosis CMV retinitis harus ditegakkan melalui oftalmoskopi indirek oleh dokter mata yang berpengalaman, bukan hanya berdasarkan serologi 3. Temuan karakteristik meliputi infiltrat retina putih kekuningan yang fluffy dengan atau tanpa perdarahan intraretinal, dengan sedikit inflamasi vitreus 4.
Pengobatan CMV retinitis diindikasikan pada pasien dengan imunosupresi berat (CD4+ <50 sel/µL pada HIV/AIDS) yang memiliki lesi retina aktif yang terlihat pada pemeriksaan funduskopi 4. Tanpa terapi, retinitis akan selalu progresif dalam 10-21 hari 4.
Lokasi Lesi Menentukan Pilihan Terapi
Untuk lesi yang mengancam penglihatan (sentral, dekat makula atau nervus optikus), CDC merekomendasikan ganciclovir intraocular implant plus valganciclovir oral 900 mg dua kali sehari 5, 6.
Untuk lesi perifer kecil, valganciclovir oral 900 mg dua kali sehari saja sudah memadai 5, 6.
Peran Serologi CMV
Viremia CMV yang terdeteksi dengan PCR tanpa penyakit organ tidak direkomendasikan untuk diobati 4. Deteksi CMV dalam darah atau cairan tubuh tidak dapat membedakan antara viral shedding dan infeksi invasif jaringan 7.
Kultur CMV negatif tidak menyingkirkan diagnosis CMV retinitis 3. Diagnosis tetap berdasarkan temuan oftalmologi.
Indikasi Pengobatan Toxoplasma Mata
Interpretasi IgM Toxoplasma
IgM anti-Toxoplasma dapat tetap positif selama lebih dari 6 bulan hingga bertahun-tahun setelah infeksi akut, sehingga nilai prediktif positif untuk infeksi baru sangat rendah 1, 2.
Deteksi IgA spesifik dan penentuan aviditas IgG lebih berguna untuk mengkonfirmasi infeksi baru 1, 2. Indeks aviditas yang kompatibel dengan infeksi Toxoplasma baru hanya ditemukan dalam 5 bulan pertama setelah onset gejala klinis 2.
Kriteria Pengobatan
Keputusan untuk mengobati toxoplasmosis okular harus berdasarkan temuan klinis aktif (lesi retina aktif, vitritis, vaskulitis) yang dikonfirmasi oleh dokter mata, bukan hanya IgM reaktif 3.
Diagnosis banding harus dipertimbangkan, karena kandidiasis, histoplasmosis, jaringan parut retina, dan cotton wool spots dapat menghasilkan penampilan retina yang mirip dengan CMV atau toxoplasma 3.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Jangan memulai terapi antiviral hanya berdasarkan IgM reaktif tanpa konfirmasi oftalmologi 1, 2. IgM dapat menetap lama dan tidak selalu menunjukkan infeksi aktif.
Jangan menunda pemeriksaan oftalmologi pada pasien imunosupresi berat (CD4+ <50 sel/µL) 4. Pemeriksaan funduskopi rutin setiap 4-6 minggu direkomendasikan untuk deteksi dini 4.
Jangan mengabaikan status imun pasien 4. Penyakit CMV organ akhir hampir selalu terjadi pada pasien dengan CD4+ <50 sel/µL yang tidak menerima atau gagal merespons ART.