What causes frequent nocturia in older adults and how can it be managed?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 9, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Nocturia: Penyebab dan Penatalaksanaan

Sering terbangun malam untuk buang air kecil (nocturia) biasanya disebabkan oleh kondisi medis yang mendasari seperti gangguan tidur, penyakit jantung, diabetes, atau masalah ginjal, dan harus diatasi dengan mengobati penyakit dasarnya terlebih dahulu, diikuti dengan modifikasi perilaku dan penyesuaian waktu minum obat. 1

Penyebab Utama Nocturia

Nocturia didefinisikan sebagai terbangun untuk buang air kecil satu kali atau lebih selama periode tidur utama. 1 Kondisi ini bukan penyakit tersendiri, melainkan gejala dari berbagai kondisi medis yang perlu diidentifikasi menggunakan kerangka "SCREeN": 1

Gangguan Tidur (Sleep)

  • Obstructive sleep apnea (OSA) - berhenti napas saat tidur, mendengkur keras, mengantuk di siang hari 1
  • Insomnia - kesulitan tidur atau mempertahankan tidur 1
  • Restless legs syndrome - sensasi tidak nyaman di kaki yang mengganggu tidur 1

Penyakit Jantung (Cardiovascular)

  • Gagal jantung kongestif - pembengkakan kaki, sesak napas saat beraktivitas 1
  • Hipertensi - tekanan darah tinggi 1
  • Saat berbaring, cairan yang tertahan di kaki kembali ke jantung dan ginjal, menyebabkan produksi urin meningkat di malam hari 2

Penyakit Ginjal (Renal)

  • Penyakit ginjal kronis - kemampuan ginjal untuk mengkonsentrasikan urin menurun 1
  • Periksa fungsi ginjal dan rasio albumin-kreatinin urin 1, 2

Gangguan Endokrin

  • Diabetes mellitus - haus berlebihan, gula darah tinggi 1
  • Gangguan tiroid - hipertiroid atau hipotiroid berat 1
  • Diabetes insipidus - produksi urin sangat banyak (>2.5 liter per 24 jam) 1
  • Hiperkalsemia - kadar kalsium darah tinggi 2

Penyakit Neurologis

  • Penyakit Parkinson, stroke, atau gangguan saraf otonom 1
  • Tanda bahaya: kelemahan tungkai, gangguan berjalan, tremor, gangguan bicara, penurunan daya ingat 1

Evaluasi Awal yang Harus Dilakukan

Buku Harian Berkemih (Bladder Diary)

  • Catat frekuensi dan volume berkemih selama 3 hari untuk menentukan apakah masalahnya adalah produksi urin berlebihan di malam hari (nocturnal polyuria) atau kapasitas kandung kemih yang menurun 3, 4
  • Nocturnal polyuria didefinisikan sebagai >33% dari total produksi urin 24 jam terjadi di malam hari 3, 5

Pemeriksaan Laboratorium

  • Tes darah: fungsi ginjal, elektrolit, fungsi tiroid, HbA1c (diabetes), kalsium 1
  • Urinalisis: protein, darah, infeksi 1
  • Tekanan darah: berbaring dan berdiri (untuk mendeteksi hipotensi ortostatik) 1, 2

Pertanyaan Skrining Penting

  • Apakah Anda mendengkur atau berhenti napas saat tidur? 1
  • Apakah kaki Anda bengkak? 1
  • Apakah Anda sesak napas saat berjalan? 1
  • Apakah Anda merasa sangat haus? 1
  • Apakah mulut Anda terasa kering? 1

Cara Mengatasi Nocturia

Langkah Pertama: Obati Penyakit yang Mendasari

Prioritas utama adalah mengobati kondisi medis yang menyebabkan nocturia, karena ini akan mengurangi gejala secara langsung. 3, 6

  • Jika ada sleep apnea, gunakan CPAP (alat bantu napas) 2
  • Jika ada gagal jantung atau hipertensi, optimalkan pengobatan jantung 6
  • Jika ada diabetes, kontrol gula darah 1

Penyesuaian Waktu Minum Obat

  • Obat diuretik (obat kencing) harus diminum di pagi hari, minimal 6 jam sebelum tidur, agar efek puncaknya tidak terjadi di malam hari 1, 6, 2
  • Tinjau semua obat yang dapat memperburuk nocturia: antidepresan, antihistamin, obat Parkinson 1, 6
  • Kurangi polifarmasi (terlalu banyak obat) terutama pada lansia 1, 6

Modifikasi Perilaku

Manajemen Cairan

  • Batasi minum setelah jam 6 sore, tetapi jangan sampai dehidrasi 1, 6, 2
  • Hindari kafein, alkohol, dan minuman berkarbonasi di malam hari 2, 4
  • Pastikan minum cukup di siang hari untuk mencegah kompensasi minum berlebihan di malam hari 6

Mobilisasi Edema (Pembengkakan Kaki)

  • Tidur siang atau angkat kaki 2-3 jam sebelum tidur untuk memobilisasi cairan dari kaki sebelum tidur malam 2
  • Gunakan stoking kompresi jika ada pembengkakan kaki 4

Kebersihan Tidur

  • Hindari stimulan di malam hari 1, 2
  • Pertahankan jadwal tidur-bangun yang teratur 6, 2
  • Hindari tidur terlalu lama di siang hari 4

Tindakan Keamanan untuk Mencegah Jatuh

Nocturia meningkatkan risiko jatuh dan patah tulang saat berjalan ke kamar mandi di malam hari. 3, 2

  • Sediakan pispot atau urinal di samping tempat tidur untuk menghindari berjalan ke kamar mandi 6, 2
  • Pastikan pencahayaan yang cukup di jalur menuju kamar mandi 2
  • Singkirkan rintangan dan bahaya tersandung 2
  • Evaluasi risiko patah tulang pada lansia 2

Terapi Farmakologis (Obat-obatan)

Obat-obatan hanya diberikan jika modifikasi gaya hidup dan pengobatan penyakit dasar tidak berhasil. 4, 5

Untuk Pembesaran Prostat pada Pria

  • Tamsulosin mengurangi gejala berkemih malam pada pria dengan pembesaran prostat jinak, dengan perbaikan gejala terlihat dalam 1 minggu 7
  • Finasteride mengurangi risiko retensi urin akut dan kebutuhan operasi pada pembesaran prostat, tetapi memerlukan 6 bulan untuk efek optimal 8

Untuk Kandung Kemih Overaktif

  • Obat antimuskarinik dapat membantu jika masalahnya adalah kapasitas kandung kemih yang menurun 4, 9
  • Peringatan: Hindari obat antimuskarinik pada lansia dengan gangguan kognitif karena dapat memperburuk daya ingat dan meningkatkan risiko jatuh 3, 6

Untuk Nocturnal Polyuria

  • Desmopressin adalah satu-satunya obat yang diindikasikan khusus untuk nocturia akibat produksi urin berlebihan di malam hari 5, 10
  • Gunakan dosis rendah pada lansia dan monitor kadar natrium darah untuk mencegah hiponatremia 10

Peringatan Penting dan Jebakan Umum

  • Jangan berasumsi nocturia hanya disebabkan oleh obat tanpa mengevaluasi kondisi medis yang mendasari 6
  • Jangan membatasi cairan secara berlebihan karena dapat menyebabkan dehidrasi, hipotensi ortostatik, dan urin pekat yang mengiritasi kandung kemih 6, 2
  • Beberapa nocturia mungkin tidak dapat disembuhkan jika disebabkan oleh kondisi medis yang sudah optimal terkontrol (misalnya gagal jantung yang memerlukan mobilisasi cairan di malam hari) 1, 2
  • Dalam kasus ini, fokus pada tindakan keamanan dan pengaturan ekspektasi yang realistis daripada mengejar pengobatan tambahan yang tidak efektif 2

Kapan Harus Dirujuk ke Spesialis

  • Jika nocturia menetap setelah pengobatan optimal kondisi medis yang mendasari 1
  • Jika ada gejala "bendera merah" neurologis: kelemahan baru, gangguan berjalan, gangguan bicara, kehilangan memori 1
  • Jika diperlukan terapi lanjutan seperti injeksi botulinum toxin, neuromodulasi sakral, atau operasi 4

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Management of Persistent Nocturia Despite Tamsulosin Therapy

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Management of Nocturia in Women

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Nocturia: Evaluation and Management.

American family physician, 2025

Guideline

Managing Nocturia in Patients on Hydrochlorothiazide and Losartan

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Nocturia: etiology, diagnosis, and treatment.

Neurourology and urodynamics, 2008

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.