What are the causes of recurrent urinary tract infections (UTIs) in prepubescent girls aged 6-12 years?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 13, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Penyebab ISK Berulang pada Anak Perempuan Usia 6-12 Tahun

Pada anak perempuan usia 6-12 tahun dengan ISK berulang, penyebab utamanya adalah kelainan perilaku dan fungsional kandung kemih, bukan kelainan anatomi struktural yang berat. 1

Faktor Perilaku dan Fungsional (Penyebab Paling Umum)

Mayoritas anak perempuan dengan ISK berulang tidak memiliki kelainan saluran kemih yang besar, melainkan kelainan perilaku dan fungsional yang dapat dimodifikasi 1:

Kelainan Berkemih

  • Frekuensi berkemih yang tidak normal - merupakan faktor risiko independen dengan odds ratio 5,3 2
  • Penundaan berkemih (voiding postponement) - faktor risiko independen dengan odds ratio 3,8 2
  • Berkemih yang jarang (infrequent voiding) - ditemukan pada 63 dari 141 pasien (baik terisolasi maupun kombinasi) 1
  • Disfungsi berkemih (dysfunctional voiding) - ditemukan pada 25 pasien 1

Asupan Cairan dan Kebersihan

  • Asupan cairan yang buruk - faktor risiko independen paling kuat dengan odds ratio 9,2, ditemukan pada 60 dari 141 pasien 1, 2
  • Kebersihan genital dan kebiasaan toilet yang tidak adekuat - hampir selalu dikombinasikan dengan kelainan lain, menunjukkan bahwa infeksi tidak selalu terkait dengan kebersihan yang buruk saja 1

Gangguan Usus

  • Retensi tinja fungsional (functional stool retention) - ditemukan pada 30 dari 141 pasien 1
  • Gangguan kandung kemih dan usus (bowel and bladder dysfunction) - identifikasi dan pengobatan kondisi ini dapat mencegah rekurensi ISK 3

Faktor Anatomi dan Struktural

Sisa Urin Pasca Berkemih

  • Volume urin residual >20 mL - merupakan faktor risiko independen dengan odds ratio 1 per mL peningkatan 2

Refluks Vesikoureter (VUR)

  • VUR lebih jarang pada usia >6 tahun - sehingga pencitraan rutin tidak diperlukan pada kelompok usia ini 4
  • VUR meningkatkan risiko pielonefritis berulang - tetapi pielonefritis dan jaringan parut ginjal sering terjadi tanpa VUR 4
  • Anak dengan VUR dan ISK berulang - memiliki peningkatan insiden ISK berulang sesuai dengan derajat VUR (14,3% untuk derajat I-II dan 22,9% untuk derajat III-IV) 4

Kelainan Anatomi Lainnya

  • Obstruksi saluran kemih, batu ginjal, divertikula kandung kemih atau uretra - dapat menyebabkan persistensi bakteri 4
  • Kelainan struktural atau fungsional saluran kemih - harus dicari pada kasus yang atipikal atau tidak responsif terhadap terapi 4

Faktor Usia dan Riwayat Infeksi

  • Usia ≤6,5 tahun saat ISK pertama - merupakan faktor risiko independen untuk rekurensi dengan odds ratio 0,9 per tahun peningkatan usia 2
  • Riwayat pielonefritis atau VUR sebelumnya - meningkatkan risiko pielonefritis berulang 4

Mekanisme Rekurensi

Reinfeksi adalah mekanisme paling umum, terjadi ketika infeksi baru muncul >2 minggu setelah penyembuhan simptomatik, sering disebabkan oleh patogen yang berbeda 4, 5

Relaps atau infeksi persisten terjadi ketika organisme yang sama kembali dalam 2 minggu setelah penyelesaian pengobatan, menunjukkan persistensi bakteri 4, 5

Patogen Penyebab

  • Escherichia coli - menyebabkan sekitar 75% ISK berulang pada semua kelompok pasien 4
  • Organisme lain - termasuk Enterococcus faecalis, Proteus mirabilis, Klebsiella, atau Staphylococcus saprophyticus 4

Peringatan Klinis Penting

Pada anak perempuan usia >6 tahun dengan ISK berulang yang merespons baik terhadap antibiotik, fokus evaluasi harus pada kelainan perilaku dan fungsional, bukan pencitraan rutin untuk mencari kelainan anatomi. 4 Pencitraan hanya diindikasikan jika terdapat faktor risiko untuk ISK komplikata atau respons yang buruk terhadap terapi 4.

Dua atau lebih indikasi perilaku predisposisi sering terjadi bersamaan pada pasien yang sama, sehingga evaluasi harus komprehensif mencakup semua aspek perilaku berkemih, asupan cairan, dan fungsi usus 1.

Related Questions

What is the primary cause of urinary tract infections (UTIs) in pediatric patients, particularly those under 2 years of age?
Can children experience vaginal itching with a urinary tract infection (UTI)?
What are the causes of Urinary Tract Infection (UTI) in a neonatal male?
What are the possible causes of mucus in the first stream of urine in a 3-year-old child?
How many Urinary Tract Infections (UTIs) does a 3-year-old have per year?
What is the treatment for melioidosis?
What dose of progesterone (progestin) is recommended for a postmenopausal woman with an intact uterus starting hormone replacement therapy (HRT) with 75mcg of estrogen?
Can chemotherapy be given without transfusion or erythropoiesis-stimulating agent (ESA) and just monitored in an elderly female patient with breast cancer and anemia for weekly Paclitaxel adjuvant chemotherapy?
What is the best plan for a 40+2 weeks gestational age term infant, discharged home after 36 hours with slightly elevated bilirubin, now below 12% birth weight on exclusive breastfeeding with formula top-ups, to regain birth weight and determine the optimal amount and frequency of formula supplementation?
What is the clarithromycin dosage for a patient with a non-anaphylactic penicillin allergy diagnosed with Group A Streptococcus (GAS) pharyngitis?
What is the management for a patient with anemia and leukopenia, with lab values showing low Hematocrit (HCT), low Hemoglobin (HGB), low White Blood Cell (WBC) count, normal Mean Corpuscular Volume (MCV), and low Mean Corpuscular Hemoglobin Concentration (MCHC)?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.