What is the recommended steroid regimen for a patient with Cushing's syndrome undergoing surgery to prevent adrenal insufficiency?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 13, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Hubungan dengan Insufisiensi Adrenal pada Sindrom Cushing yang Menjalani Pembedahan

Mekanisme Insufisiensi Adrenal Pasca-Operasi

Pasien dengan sindrom Cushing yang menjalani pembedahan akan mengalami insufisiensi adrenal tersier karena aksis hipotalamus-hipofisis-adrenal (HPA) telah tersuppresi oleh hiperkortisolisme kronik. 1, 2

  • Kelenjar adrenal kontralateral (pada kasus adenoma adrenal) atau kedua kelenjar adrenal (pada penyakit Cushing) tidak dapat menghasilkan respons stres yang adekuat segera setelah pembedahan karena supresi kronik. 1
  • Neuron CRH hipotalamus dan/atau input regulatornya merupakan lokus defek utama dalam pemulihan aksis HPA, bukan kortikotrop hipofisis. 3
  • Kortikotrop hipofisis sebenarnya dapat merespons dengan kuat terhadap stimulasi CRH bahkan segera pasca-operasi, namun responsivitas adrenal tetap subnormal hingga 3 bulan dan baru normal pada 6-12 bulan pasca-operasi. 3

Regimen Steroid Perioperatif yang Direkomendasikan

Pada Anak dengan Adenoma Adrenal

Berikan hidrokortison 2 mg/kg saat induksi anestesi, diikuti infus kontinu intravena berdasarkan berat badan: 1

  • 25 mg/24 jam untuk pasien hingga 10 kg
  • 50 mg/24 jam untuk pasien 11-20 kg
  • 100 mg/24 jam untuk pasien prepubertas >20 kg
  • 150 mg/24 jam untuk pasien pubertas >20 kg

Setelah stabil, berikan dosis oral hidrokortison dua kali lipat dosis pemeliharaan selama 48 jam, kemudian turunkan ke dosis pemeliharaan normal dalam waktu hingga satu minggu. 1

Pada Dewasa dengan Penyakit Cushing

Untuk pasien yang tidak menerima terapi medis preoperatif, glukokortikoid perioperatif tidak selalu diperlukan, memungkinkan penilaian remisi segera pasca-operasi. 4

Namun, penggantian glukokortikoid perioperatif diperlukan untuk: 4

  • Pasien yang tidak stabil secara klinis
  • Pasien yang menerima terapi medis preoperatif
  • Pasien dengan komplikasi bedah

Hidrokortison adalah pilihan utama untuk penggantian glukokortikoid jika tersedia. 4

Penilaian Remisi dan Insufisiensi Adrenal Pasca-Operasi

Kortisol serum nadir <2-5 µg/dL dalam 24-74 jam pasca-operasi umumnya diterima sebagai remisi; nilai lebih tinggi menunjukkan non-remisi. 4

  • Semua pasien dengan sindrom Cushing akibat adenoma adrenal akan mengalami hipokortisolemia yang memerlukan terapi glukokortikoid selama beberapa bulan. 5
  • Pada pasien dengan insidentaloma dan hiperkortisolisme subklinis, hanya 5/19 pasien memiliki kadar kortisol <3 µg/dL (83 nmol/L) 6-8 jam setelah adrenalektomi dan memerlukan terapi penggantian hidrokortison selama ≤4 minggu. 5
  • Stres bedah merangsang fungsi HPA bahkan pada pasien dengan hiperkortisolemia, dengan peningkatan kadar ACTH pada kedua kelompok. 5

Pemantauan dan Penyesuaian Dosis

Pemantauan kortisol serial sangat penting untuk memandu tapering steroid dan menilai pemulihan aksis HPA, dengan kadar kortisol pagi diukur secara teratur selama follow-up. 1

  • Evaluasi pemulihan aksis HPA harus dilakukan secara berkala, dengan penilaian untuk defisiensi hormon tiroid, gonadal, dan hormon pertumbuhan selama bulan-bulan berikutnya pasca-operasi. 4
  • Pada anak, evaluasi defisiensi hormon pertumbuhan 3-6 bulan setelah pembedahan dan segera mulai penggantian GH jika diperlukan untuk memastikan pertumbuhan yang tepat. 6
  • Pada dewasa, tunggu setidaknya 6-12 bulan setelah pembedahan sebelum mempertimbangkan penilaian defisiensi GHD karena pemulihan aksis HPA sering tertunda. 6

Perangkap Umum yang Harus Dihindari

Jangan menghentikan steroid terlalu cepat, karena penghentian mendadak dapat memicu krisis adrenal, dan tapering harus bertahap dan dipandu oleh pemantauan biokimia. 1

Jangan lupa cakupan dosis stres selama penyakit interkuren: 1

  • Sampai pemulihan aksis HPA dikonfirmasi, pasien tetap berisiko insufisiensi adrenal selama stres fisiologis dan memerlukan cakupan glukokortikoid dosis stres.
  • Semua pasien memerlukan edukasi tentang dosis stres untuk hari sakit, penggunaan injeksi darurat, kapan harus mencari perhatian medis untuk krisis adrenal yang akan datang, dan gelang atau kalung peringatan medis untuk insufisiensi adrenal. 6

Waspadai sindrom withdrawal steroid (SWS): 7

  • Pasien dapat mengalami kompleks gejala mirip insufisiensi adrenal meskipun kadar kortisol dapat diterima (kortisol serum trough >100 nmol/L, dengan puncak antara 460-750 nmol/L).
  • Sindrom ini dapat terjadi karena perkembangan toleransi terhadap glukokortikoid, dengan mediator penting termasuk interleukin-6, CRH, vasopresin, dan sistem noradrenergik dan dopaminergik sentral.
  • SWS bersifat self-limiting dengan durasi median 10 bulan (rentang 6-10 bulan) dan mudah diobati dengan peningkatan sementara dosis terapi penggantian glukokortikoid.
  • Regimen tapering glukokortikoid yang lebih lambat daripada yang digunakan dalam manajemen pasca-operasi standar dapat mengurangi risiko perkembangan SWS.

Follow-up Jangka Panjang

Pengawasan seumur hidup TIDAK diperlukan untuk adenoma adrenal, tidak seperti penyakit Cushing di mana kekambuhan dapat terjadi hingga 15 tahun kemudian. 1

Follow-up endokrin reguler diperlukan selama fase pemulihan untuk: 1

  • Memantau tanda-tanda insufisiensi adrenal
  • Menilai kecepatan pertumbuhan dan pemulihan kepadatan tulang
  • Memandu penyesuaian dosis steroid dan penghentian akhirnya
  • Mengkonfirmasi pemulihan aksis HPA sebelum menghentikan terapi penggantian

Pada pasien yang menjalani adrenalektomi bilateral, penggantian glukokortikoid dan mineralokortikoid seumur hidup akan diperlukan, dengan risiko sindrom Nelson yang tampaknya lebih umum pada pasien yang lebih muda. 2

  • Pemantauan MRI reguler hipofisis akan diperlukan pasca-adrenalektomi untuk memantau sindrom Nelson. 2

Related Questions

What are the considerations for anesthesia management in a patient with Cushing's syndrome (adrenal gland disorder) undergoing surgery?
What is the treatment approach for exogenous Cushing's syndrome, particularly for managing glucocorticoid (cortisol) levels?
What is the most important post-operative management for a patient with Cushing syndrome due to a left adrenal adenoma after adrenalectomy?
How to taper glucocorticoid (cortisol) medication in patients with exogenous Cushing's syndrome and low cortisol levels?
What is the recommended tapering regimen for glucocorticoids (cortisol replacement therapy) in patients recovering from exogenous Cushing's syndrome?
Can a patient with chronic pain and potential depressive or anxiety disorders take Duloxetine (Cymbalta) with Morphine?
What is the appropriate management for an adult patient with iron deficiency anemia, as indicated by laboratory values of low ferritin, iron, and iron saturation, and high total iron-binding capacity?
In an adult or elderly patient with a history of thoracic surgery, trauma, or underlying lung disease and a clotted chest tube (chest drainage tube), should I perform a 1-view chest X-ray (CXR) or a 2-view CXR?
What is the recommended treatment for an adult patient with iron deficiency anemia, characterized by hypoferritinemia and hypoironemia?
How often can a patient with a dry nose use saline nasal spray?
What is the appropriate dosage and management of Euthyrox (levothyroxine) for a patient with total thyroidism, likely following a total thyroidectomy or with a non-functioning thyroid gland?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.