Dosis Ceftriaxone untuk Demam Tifoid
Untuk demam tifoid, dosis ceftriaxone yang direkomendasikan adalah 50-80 mg/kg/hari (maksimal 2-4 gram/hari) diberikan sekali sehari secara intravena atau intramuskular selama 5-7 hari untuk anak-anak, dan 2-3 gram/hari untuk dewasa selama 5-7 hari. 1, 2
Dosis Berdasarkan Usia
Dewasa
- 2-3 gram IV/IM sekali sehari selama 5-7 hari adalah regimen standar untuk demam tifoid pada dewasa 1, 2, 3
- Studi klinis menunjukkan bahwa dosis 2 gram/hari selama 3 hari efektif dengan tingkat kesembuhan 83% 3
- Dosis yang lebih tinggi (3-4 gram) dapat diberikan sebagai dosis tunggal selama 1-2 hari dengan hasil yang memuaskan 4
Anak-anak
- 50-80 mg/kg/hari (maksimal 2 gram/hari) IV/IM sekali sehari selama 5-7 hari 1, 2
- Dosis 75 mg/kg/hari dalam dua dosis terbagi hingga demam turun, dilanjutkan 5 hari setelah afebrile, menunjukkan hasil yang sangat baik tanpa relaps 5
- Untuk anak dengan berat badan ≥45 kg, gunakan dosis dewasa 6
Algoritma Pemilihan Dosis
Langkah 1: Tentukan Keparahan Penyakit
- Demam tifoid tanpa komplikasi: Mulai dengan 50-80 mg/kg/hari (anak) atau 2 gram/hari (dewasa) 1, 2
- Demam tifoid dengan bakteremia: Gunakan 50-60 mg/kg/hari dalam dua dosis terbagi untuk memastikan konsentrasi plasma yang adekuat 7
- Komplikasi berat (perforasi usus, ensefalopati): Pertimbangkan dosis maksimal 80 mg/kg/hari atau 3-4 gram/hari 1, 4
Langkah 2: Pilih Durasi Terapi
- Durasi standar: 5-7 hari untuk sebagian besar kasus 1, 2
- Durasi fleksibel: Lanjutkan hingga demam turun, kemudian tambahkan 5 hari terapi (total biasanya 7-10 hari) 5
- Durasi pendek: 3 hari terapi dapat dipertimbangkan untuk kasus tanpa komplikasi, meskipun durasi 5-7 hari lebih direkomendasikan 3
Langkah 3: Monitor Respons Klinis
- Harapkan penurunan demam dalam 4-5 hari setelah memulai terapi 2, 5, 7
- Jika tidak ada perbaikan pada hari ke-5, pertimbangkan resistensi antibiotik atau diagnosis alternatif 2
- Kultur darah harus steril dalam 3 hari setelah memulai pengobatan 3
Pertimbangan Farmakologis Penting
Konsentrasi Plasma
- Dosis 3 gram sekali sehari menghasilkan konsentrasi puncak (Cmax) 291 μg/ml dan konsentrasi minimum (Cmin) 21.7 μg/ml pada 24 jam, yang jauh di atas MIC untuk S. typhi 8
- Waktu paruh eliminasi pada pasien tifoid adalah 5.2 jam, lebih pendek dibandingkan sukarelawan sehat 8
- Pemberian sekali sehari tetap adekuat karena Cmin yang tinggi mendukung efikasi klinis 8
Rute Pemberian
- Intravena: Infus selama 30 menit untuk dosis tinggi (≥2 gram) 8
- Intramuskular: Dapat digunakan tetapi menyakitkan; peringatkan pasien sebelumnya 6
- Kedua rute memiliki efikasi yang setara 1, 2
Peringatan Kritis dan Kesalahan Umum
Jangan Gunakan Ceftriaxone sebagai Lini Pertama
- Azithromycin adalah pilihan lini pertama yang lebih disukai untuk demam tifoid, terutama di daerah dengan resistensi fluoroquinolone tinggi 2
- Azithromycin menunjukkan risiko kegagalan klinis yang lebih rendah (OR 0.48) dan tingkat relaps yang jauh lebih rendah (OR 0.09) dibandingkan ceftriaxone 1, 2
- Ceftriaxone harus digunakan sebagai lini kedua ketika azithromycin tidak tersedia atau tidak dapat ditoleransi 1, 2
Hindari Durasi Terapi yang Terlalu Pendek
- Jangan hentikan antibiotik secara prematur meskipun demam sudah turun 2
- Lengkapi kursus penuh 5-7 hari untuk mencegah relaps, yang terjadi pada 10-15% kasus yang tidak diobati dengan adekuat 2
- Studi menunjukkan tidak ada relaps dengan durasi fleksibel (hingga afebrile + 5 hari) 5
Pertimbangan Resistensi
- Lebih dari 70% isolat S. typhi dari Asia Selatan resisten terhadap fluoroquinolone, membuat pilihan antibiotik yang tepat sangat penting 2
- Selalu pertimbangkan pola resistensi lokal saat memilih terapi empirik 2
Efek Samping
- Efek samping umum termasuk ruam, demam, diare, neutropenia, dan gangguan fungsi hati 6
- "Sludging" kandung empedu dapat terjadi dengan penggunaan ceftriaxone 6
- Reaksi lokal nyeri pada tempat injeksi IM 6
Perbandingan dengan Alternatif Lain
Ceftriaxone vs Azithromycin
- Azithromycin mengurangi lama rawat inap sekitar 1 hari dibandingkan fluoroquinolone 2
- Tingkat relaps secara dramatis lebih rendah dengan azithromycin (OR 0.09) dibandingkan ceftriaxone 1, 2
- Gunakan azithromycin 500 mg sekali sehari selama 7 hari (dewasa) atau 20 mg/kg/hari selama 7 hari (anak) sebagai pilihan pertama 2