What is the appropriate treatment approach for acute diarrhea in a 14-year-old adolescent?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 14, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Tatalaksana Diare Akut pada Anak Usia 14 Tahun

Terapi Rehidrasi Oral sebagai Terapi Utama

Oral rehydration solution (ORS) merupakan terapi lini pertama untuk diare akut pada remaja 14 tahun dengan dehidrasi ringan hingga sedang, dengan pemberian volume kecil dan sering (5-10 mL setiap 1-2 menit menggunakan sendok atau spuit) yang dapat berhasil merehidrasi >90% pasien bahkan dengan muntah. 1, 2, 3

Penilaian Derajat Dehidrasi

Evaluasi status dehidrasi melalui pemeriksaan klinis berikut 1, 2, 3:

  • Turgor kulit (skin tenting >2 detik menunjukkan dehidrasi berat)
  • Membran mukosa (kering pada dehidrasi sedang-berat)
  • Status mental (letargi atau penurunan kesadaran pada dehidrasi berat)
  • Capillary refill time (memanjang pada dehidrasi sedang-berat)
  • Tanda vital (takikardia, hipotensi pada dehidrasi berat)

Kategorisasi dehidrasi 1, 2, 3:

  • Dehidrasi ringan (3-5% defisit cairan): Turgor kulit sedikit menurun, mukosa agak kering
  • Dehidrasi sedang (6-9% defisit cairan): Turgor kulit menurun jelas, mukosa kering, takikardia ringan
  • Dehidrasi berat (≥10% defisit cairan): Letargi/penurunan kesadaran, skin tenting berkepanjangan, perfusi buruk, pernapasan cepat dan dalam (asidosis)

Protokol Rehidrasi Berdasarkan Derajat Dehidrasi

Dehidrasi Ringan (3-5%)

  • Berikan 50 mL/kg ORS selama 2-4 jam 1, 2, 3
  • Untuk remaja 14 tahun dengan berat badan ~50 kg: berikan sekitar 2500 mL ORS selama 2-4 jam

Dehidrasi Sedang (6-9%)

  • Berikan 100 mL/kg ORS selama 2-4 jam 1, 2, 3
  • Untuk remaja 14 tahun dengan berat badan ~50 kg: berikan sekitar 5000 mL ORS selama 2-4 jam
  • Ganti kehilangan cairan yang berlangsung: 10 mL/kg ORS untuk setiap BAB cair dan 2 mL/kg ORS untuk setiap episode muntah 1, 2, 3

Dehidrasi Berat (≥10%)

  • Rehidrasi intravena segera dengan cairan isotonik (Ringer Laktat atau NaCl 0.9%) sampai nadi, perfusi, dan status mental normal 1, 2, 3
  • Setelah stabil, transisi ke ORS untuk melengkapi penggantian cairan 1, 2

Teknik Pemberian ORS yang Benar (Sangat Penting)

Kesalahan umum yang harus dihindari: Jangan biarkan pasien minum ORS dalam volume besar sekaligus (ad libitum) dari gelas atau botol—ini adalah kesalahan paling sering yang menyebabkan kegagalan terapi dan memperburuk muntah 1, 3

Teknik yang benar 1, 3:

  • Mulai dengan 5-10 mL setiap 1-2 menit menggunakan sendok atau spuit
  • Tingkatkan volume secara bertahap sesuai toleransi
  • Jangan memicu muntah dengan pemberian volume besar
  • Teknik ini berhasil pada >90% pasien dengan muntah tanpa memerlukan antiemetik

Untuk muntah yang intraktabel meskipun sudah menggunakan teknik volume kecil, pertimbangkan infus ORS nasogastrik kontinyu 1, 2

Komposisi ORS yang Optimal

Untuk diare dengan volume besar (>10 mL/kg/jam), gunakan ORS dengan natrium 75-90 mEq/L karena perbedaan halus dalam komposisi elektrolit berperan kritis dalam keberhasilan terapi pada pasien dengan purging berat 4, 1

Solusi standar seperti Pedialyte (45 mEq/L) atau Ricelyte (50 mEq/L) dapat digunakan jika solusi natrium tinggi tidak tersedia, tetapi suboptimal untuk kehilangan volume besar 1

Peringatan penting: Saat menggunakan solusi dengan natrium >60 mEq/L untuk maintenance setelah rehidrasi awal, selang-seling dengan cairan natrium rendah (air putih) untuk mencegah kelebihan natrium 1

Manajemen Nutrisi

Lanjutkan diet sesuai usia segera selama atau setelah rehidrasi selesai—puasa tidak dianjurkan dan dapat memperlambat pemulihan 4, 1, 2, 3

Makanan yang direkomendasikan 2, 3:

  • Karbohidrat kompleks (nasi, roti, sereal)
  • Yogurt
  • Buah-buahan
  • Sayuran

Hindari 1, 2:

  • Makanan tinggi gula sederhana (soft drink, jus apel tidak diencerkan)
  • Makanan tinggi lemak
  • Minuman berkafein (kopi, teh, minuman energi)
  • Makanan pedas

Kafein harus dihindari karena dapat memperburuk diare melalui stimulasi motilitas usus dan efek osmotik 2

Terapi Farmakologis

Antiemetik

Ondansetron dapat diberikan pada anak >4 tahun dan remaja untuk memfasilitasi rehidrasi oral saat muntah signifikan, tetapi hanya setelah hidrasi adekuat tercapai 2, 3

Antimotilitas (KONTRAINDIKASI MUTLAK)

Loperamide TIDAK BOLEH diberikan pada pasien <18 tahun dengan diare akut karena risiko efek samping serius termasuk ileus dan reaksi kardiak berbahaya 1, 2, 3, 5

Label FDA menyatakan: "Loperamide hydrochloride capsules are contraindicated in pediatric patients less than 2 years of age due to the risks of respiratory depression and serious cardiac adverse reactions" dan untuk usia 2-12 tahun hanya boleh dengan dosis sangat terbatas 5. Namun, pedoman terkini merekomendasikan menghindari sama sekali pada <18 tahun 1, 2, 3

Probiotik

Probiotik dapat ditawarkan untuk mengurangi keparahan dan durasi gejala pada anak imunokompeten dengan diare infeksi 2, 3

Antibiotik

Antibiotik TIDAK diindikasikan secara rutin untuk gastroenteritis akut 2, 3

Pertimbangkan antibiotik hanya pada kondisi spesifik 2, 3:

  • Disentri (diare berdarah dengan demam dan toksisitas sistemik)
  • Demam tinggi
  • Diare cair persisten >5 hari
  • Kultur tinja menunjukkan patogen yang dapat diobati (Shigella, Salmonella, Campylobacter)

Indikasi Beralih ke Terapi Intravena

Beralih dari oral ke intravena untuk 1, 2:

  • Syok atau near-shock
  • Ileus intestinal (bising usus tidak terdengar)
  • Malabsorpsi glukosa sejati (peningkatan dramatis output feses dengan pemberian ORS, dengan penurunan segera saat terapi IV dimulai—terjadi pada ~1% kasus)
  • Muntah intraktabel meskipun sudah menggunakan teknik volume kecil yang benar
  • Penurunan status mental

Tanda Bahaya yang Memerlukan Evaluasi Medis Segera

Bawa ke fasilitas kesehatan segera jika 1, 2, 3:

  • Dehidrasi berat (letargi, penurunan kesadaran, skin tenting >2 detik, perfusi buruk)
  • Diare berdarah dengan demam
  • Muntah persisten meskipun pemberian ORS volume kecil
  • Penurunan produksi urin
  • Pernapasan cepat dan dalam
  • Tidak ada perbaikan setelah 2-4 jam rehidrasi

Kontrol Infeksi

Praktikkan higiene tangan yang tepat 2, 3:

  • Setelah menggunakan toilet
  • Sebelum dan sesudah menyiapkan makanan
  • Sebelum makan
  • Setelah menangani barang terkontaminasi

Bersihkan dan disinfeksi permukaan yang terkontaminasi segera 2

Pemantauan dan Follow-up

  • Nilai ulang status hidrasi setelah 2-4 jam rehidrasi 1, 3
  • Jika masih dehidrasi, estimasi ulang defisit dan mulai kembali rehidrasi 1
  • Pantau tanda vital setiap 2-4 jam 1
  • Timbang berat badan harian untuk melacak progres rehidrasi 1

Kriteria pulang: Toleransi intake oral, produksi urin adekuat, terhidrasi secara klinis 1

References

Guideline

Treatment of Large Volume Acute Diarrhea

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Management of Gastroenteritis

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Management of Diarrhea in Children

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.