What is a recommended epidural regimen for a patient undergoing total hysterectomy?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 14, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Regimen Epidural untuk Total Histerektomi

Untuk pasien yang menjalani total histerektomi abdominal, analgesia epidural dengan kombinasi anestesi lokal konsentrasi rendah (bupivacaine 0.125-0.25% atau ropivacaine 0.2%) ditambah opioid (morfin atau fentanyl) memberikan kontrol nyeri superior dan harus menjadi pilihan utama untuk prosedur terbuka. 1, 2

Teknik Epidural yang Direkomendasikan

Untuk Prosedur Terbuka (Laparotomi)

Analgesia epidural diindikasikan untuk prosedur terbuka karena memberikan analgesia superior dibandingkan opioid sistemik. 1

  • Lokasi insersi: Epidural torakal (T10) untuk histerektomi abdominal 1
  • Anestesi lokal kerja panjang dapat diberikan sebagai bolus atau infusi kontinyu selama prosedur 1
  • Kombinasi optimal: Bupivacaine subarachnoid ditambah morfin dan bupivacaine epidural memberikan analgesia terbaik untuk histerektomi abdominal, dengan hanya 2 dari 40 pasien mengalami ketidaknyamanan ringan 3

Regimen Dosis Spesifik

Untuk analgesia pascaoperasi, gunakan infusi epidural kontinyu dengan:

  • Ropivacaine 0.2% (2 mg/mL) dengan kecepatan 6-14 mL/jam (12-28 mg/jam) 4
  • Atau bupivacaine 0.125-0.25% dengan opioid 1, 2
  • Infusi epidural dapat dilanjutkan hingga 72 jam dengan dosis kumulatif hingga 2016 mg ropivacaine ditambah dosis bedah 100-150 mg 4

Studi terbaru menunjukkan epidural memberikan efek hemat tramadol yang lebih besar (5.3 mg vs 68.8 mg dalam 24 jam) dan skor nyeri lebih rendah dibandingkan blok TAP hingga 24 jam pascaoperasi. 2

Adjuvan Epidural

Opioid Epidural

  • Morfin epidural harus ditambahkan ke anestesi lokal untuk meningkatkan kualitas dan durasi analgesia 3
  • Fentanyl 50 mcg dapat dikombinasikan dengan bupivacaine 0.5% (15 mL) 5
  • Kombinasi anestesi lokal dengan opioid mengurangi konsentrasi anestesi lokal yang diperlukan dan meminimalkan blok motorik 1

Alpha-2 Agonist

Dexmedetomidine epidural (1 mcg/kg) superior dibanding clonidine (2 mcg/kg) sebagai adjuvan untuk levobupivacaine 0.125%:

  • Onset lebih cepat dan efek puncak lebih awal 6
  • Durasi analgesia lebih panjang 6
  • Parameter kardiorespirasi lebih stabil 6
  • Lebih sedikit pasien memerlukan analgesik rescue IV (42.5% vs 70%) 6

Analgesia Multimodal Preemptif

Kombinasikan epidural dengan analgesia preemptif untuk hasil optimal:

  • Paracetamol preemptif mengurangi konsumsi narkotik dan meningkatkan skor nyeri 1
  • Gabapentin preemptif mengurangi konsumsi narkotik dan meningkatkan kepuasan pasien 1
  • Narkotik (ketamine, morfin, fentanyl) memberikan kontrol nyeri superior dibanding non-narkotik 1

Pertimbangan Penting dan Peringatan

Kontraindikasi Absolut

  • Koagulopati atau gangguan hemostasis merupakan kontraindikasi absolut untuk anestesi neuraksial 7
  • Periksa status hemodinamik sebelum memberikan anestesi neuraksial 1

Monitoring Pascaoperasi

  • Nilai kemampuan straight-leg raise pada 4 jam setelah dosis epidural terakhir untuk memastikan resolusi blok motorik 8
  • Waktu pemulihan yang diharapkan untuk epidural bupivacaine/lidocaine adalah 3-5 jam 8
  • Hubungi ahli anestesi segera untuk evaluasi neurologis lengkap jika pasien tidak dapat melakukan straight-leg raise pada 4 jam 8

Alternatif untuk Prosedur Laparoskopi

Untuk laparoskopi atau laparoskopi-assisted dengan insisi horizontal kecil dalam konteks program ERAS:

  • Analgesia epidural atau infusi lidocaine intravena kontinyu memberikan kontrol nyeri yang baik dalam 24 jam pertama 1
  • Blok TAP atau kateter infiltrasi luka dapat dipertimbangkan sebagai alternatif 1
  • Infiltrasi luka dengan bupivacaine 0.25% melalui kateter mengurangi kebutuhan opioid rescue (morfin 6 mg vs 12 mg dalam 6 jam pertama; meperidin 29 mg vs 95 mg total) dan meningkatkan kepuasan pasien 9

Pitfall yang Harus Dihindari

  • Jangan gunakan benzodiazepine kerja panjang pada pasien usia >60 tahun karena risiko disfungsi kognitif dan delirium 1
  • Hindari anestesi dalam (BIS <30), terutama pada pasien lanjut usia 1
  • Gunakan konsentrasi anestesi lokal terendah yang memberikan analgesia maternal adekuat untuk meminimalkan blok motorik 1
  • Jangan tinggalkan botol infusi kontinyu lebih dari 24 jam 4

Related Questions

What is the recommended epidural coverage in terms of dermatomes and visceratomes for a patient undergoing total hysterectomy?
How to manage intraoperative pain in a patient undergoing Total Abdominal Hysterectomy (TAH) under spinal anesthesia with inadequate visceral or peritoneal analgesia?
What are the epidural insertion level, dermatomal coverage, concentration, and volume required for a continuous epidural in a 24-year-old woman undergoing hysterectomy with general anesthesia + epidural?
What is the target insertion site, catheter tip position, initial dosage, and total number of segments to be blocked for epidural anesthesia in a total hysterectomy procedure?
What is the best approach to evaluate and manage a patient with no prior cardiac history, suspected Ehlers-Danlos syndrome, Postural Orthostatic Tachycardia Syndrome (POTS), fibromyalgia, bilateral carpal tunnel, back pain, and ligament disorder, who experiences symptoms such as feeling fuzzy, dark, shaky, and palpitations in hot environments or when bending over?
What are the primary treatments for obsessive-compulsive disorder (OCD) in adults and adolescents?
What is the best approach to manage tremors in an elderly patient with multiple comorbidities and a complex medication regimen?
What is the maximum recommended daily dose of Buspar (buspirone) for a patient with anxiety disorder and potential impaired renal or liver function?
What is the appropriate management for a 2.5-year-old female with her first non-febrile urinary tract infection (UTI)?
What are the causes of hypocalcemia in the general adult population?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.